15+ Jenis Kerja Part Time dan Tips Mencarinya

15+ Jenis Kerja Part Time dan Tips Mencarinya
Jobstreet tim kontendiperbarui pada 22 January, 2026
Share

Poin utama:

  • Kerja part time memberi fleksibilitas tinggi untuk menambah pemasukan sambil tetap mengatur waktu untuk kuliah, keluarga, atau aktivitas lain.
  • Ada banyak pilihan pekerjaan part time, mulai dari bidang jasa, retail, kuliner, hingga pekerjaan online yang bisa dilakukan dari mana saja.
  • Bagi yang ingin membangun pengalaman, mengasah skill, dan memperluas koneksi sebelum masuk dunia kerja full time, kerja part time akan sangat membantu pondasi awal kamu.
  • Kini, mencari lowongan makin mudah lewat platform kerja, media sosial, hingga komunitas online.
  • Supaya sukses sebagai pekerja part time, kamu perlu memilih pekerjaan sesuai kemampuan, menyiapkan portofolio/CV, dan pastikan tempat kerja tepercaya sebelum melamar. 

Ingin menambah pemasukan tanpa harus terikat kontrak penuh? Atau mungkin kamu sedang mencari pekerjaan dengan waktu fleksibel yang bisa disesuaikan dengan kegiatan lain? Kerja part time atau paruh waktu dapat menjadi pilihan yang tepat! 

Saat ini, banyak sektor industri yang menawarkan peluang kerja fleksibel bagi para pekerja part time. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan pengalaman kerja sambil tetap memiliki waktu untuk aktivitas lain. 

Lantas, apa saja jenis pekerjaan part time yang bisa dipilih? Lalu, bagaimana cara mencari pekerjaan part timeYuk, cari tahu informasi selengkapnya melalui ulasan berikut!

Keuntungan Bekerja Part Time 

Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), tren kerja part time di Indonesia terus meningkat sejak 2016.

Hal tersebut tidak terlepas dari keuntungan yang ditawarkan oleh sistem kerja tersebut, yaitu: 

1. Fleksibilitas waktu 

Pekerjaan part time adalah pekerjaan yang jam kerjanya lebih pendek daripada pekerjaan penuh waktu (full time).  

Sistem part time memberikan fleksibilitas waktu yang bisa disesuaikan dengan aktivitas sehari-hari, misalnya kuliah atau mengurus keluarga.

Ketika mengambil kerja part time, kamu bisa tetap produktif tanpa harus terikat pada jadwal kerja full time. 

2. Penghasilan tambahan 

Bekerja part time memungkinkan kamu untuk mendapatkan penghasilan tambahan di luar penghasilan utama.

Kamu jadi bisa menggunakan penghasilan tersebut untuk tabungan atau mencapai tujuan finansial. 

3. Pengalaman kerja 

Dengan mencari pekerjaan part time, kamu berkesempatan untuk mendapatkan pengalaman di dunia kerja.

Itulah kenapa kerja part time dinilai cocok untuk mahasiswa atau siapa pun yang baru memulai karier. 

Nantinya, pengalaman kerja part time dapat memberi nilai tambah saat kamu melamar kerja full time.

Sebab, pengalaman tersebut membuktikan bahwa kamu punya etos kerja dan skill yang relevan dengan dunia kerja. 

4. Pengembangan diri 

Tak hanya pengalaman, kerja part time juga memberimu kesempatan untuk mengembangkan keterampilan diri.

Contohnya kamu bisa mengembangkan skill manajemen waktu, komunikasi, dan kerja sama tim.  

Bahkan tidak jarang, kerja part time dapat membantu seseorang menemukan bakat atau passion yang sangat membantu dalam menentukan perjalanan karier mereka. 

5. Memperluas jaringan 

Kerja part time memungkinkan kamu untuk bertemu dengan banyak orang dari berbagai latar belakang, baik itu rekan kerja, atasan, klien, hingga pelanggan. 

Pada akhirnya, relasi di tempat kerja part time dapat membantu membuka peluang kerja di masa depan, baik di industri yang sama maupun berbeda.

Jenis Pekerjaan Part Time untuk Sampingan

Jenis kerja part time tidak kalah beragam dari pekerjaan full time, lho. Mulai dari bidang jasa hingga yang bisa dilakukan secara online, berikut contoh kerja part time yang menarik untuk kamu pilih: 

Pekerjaan di bidang jasa

Ilustrasi seorang fresh graduates sedang kerja part time sebagai desainer grafis. (Image by pressfoto on Freepik)

Kerja paruh waktu tidak harus menjual produk dalam bentuk barang. Bagi yang menguasai skill tertentu, kamu bisa menawarkan jasa sebagai profesi-profesi berikut: 

1. Tutor/guru les 

Pekerjaan satu ini cocok untuk kamu yang mempunyai keahlian di bidang akademik atau keterampilan khusus. 

Kamu bisa menjadi guru les untuk pelajaran sekolah seperti matematika, fisika, atau bahasa Inggris. Opsi lainnya adalah menjadi tutor untuk mengajarkan keterampilan khusus, seperti musik, coding, atau public speaking.  

Tawarkan jasamu secara langsung ke orang terdekat atau melalui media sosial. Selain itu, kamu juga bisa bergabung dengan lembaga bimbingan belajar. 

2. Freelancer writer 

Freelance writer bertugas membuat beragam jenis konten tertulis, contohnya seperti artikel blog, copywriting websiteemail marketing, konten media sosial, hingga e-book

Sebagai freelance writer, kamu bisa bekerja dari mana saja selama memiliki laptop dan koneksi internet.

Untuk mendapatkan proyek, manfaatkan platform freelance seperti Sribulancer atau Upwork.  

Seiring bertambahnya pengalaman kerja dan hasil tulisan, buatlah portofolio sebagai kredensial agar kamu bisa menawarkan jasa menulis ke perusahaan atau klien dengan lebih mudah. 

3. Freelance designer 

Kalau freelance writer membuat konten tulisan, freelance designer menghasilkan konten visual. Beberapa contohnya adalah logo, ilustrasi, desain media sosial, dan berbagai materi pemasaran lain. 

Profesi satu ini membutuhkan keahlian dalam mengoperasikan tool desain, seperti Adobe Photoshop, Figma, atau Procreate. 

Untuk memulai freelance designer, kamu bisa cari kerja part time dengan bergabung di situs freelance bidang kreatif seperti Behance, 99designs, atau Dribbble. 

4. Freelance programmer 

Bagi yang menguasai keterampilan coding, kamu bisa bekerja part time sebagai freelance programmer.

Tugas utamamu adalah mengembangkan website, aplikasi, atau software tertentu sesuai permintaan klien.

Nah, agar bisa mengerjakan berbagai tugas tersebut, pastikan kamu menguasai berbagai bahasa pemrograman seperti Python, JavaScript, dan R.

Sebaiknya, kerjakan proyek-proyek kecil terlebih dulu untuk membangun portofolio.

Barulah setelah itu kamu bisa mempromosikan keahlianmu pada platform seperti Github dan Arc.dev. 

5. Konsultan 

Jika kamu punya pengalaman dan wawasan mendalam pada bidang tertentu, tawarkan jasa konsultasi kepada klien individu atau bisnis yang membutuhkan. 

Beberapa contoh bidang konsultan yang banyak dicari adalah bisnis, digital marketing, keuangan dan investasi, serta pengembangan karier.

Supaya lebih hemat waktu dan modal, kamu bisa membuka sesi konsultasi via Google Meet atau Zoom.

Pekerjaan di bidang retail 

Pekerjaan part time di bidang retail biasanya menerapkan sistem kerja shift dan melibatkan interaksi langsung dengan pelanggan. 

Berikut beberapa pekerjaan part time di bidang retail yang layak kamu coba: 

1. Kasir 

Tanggung jawab utama petugas kasir adalah menangani pembayaran dan memastikan transaksi berjalan lancar.

Untuk itu, kamu harus memiliki ketelitian dalam menghitung uang serta keterampilan mengoperasikan mesin kasir atau point of sale (POS). 

Dilansir dari U.S Bureau of Labour Statisticspart time kasir umumnya tidak terlalu memerhatikan pendidikan formal dalam persyaratannya.

Meski begitu, training tetap diadakan sebelum resmi bekerja di balik mesin kasir.

Bagi yang tertarik bekerja part time sebagai kasir, kamu bisa melamar kerja di toko swalayan, minimarket, hingga pusat perbelanjaan. 

2. Penjaga toko 

Tugas utama penjaga toko adalah membantu melayani pelanggan, menjaga kebersihan toko, serta mengatur stok barang. 

Pekerjaan satu ini umumnya tidak memerlukan keterampilan teknis khusus. Namun, kamu dituntut untuk memberikan pelayanan ramah kepada pelanggan. Selain itu, kamu juga harus jujur dan teliti dalam mengelola stok barang. 

Kamu bisa melamar sebagai penjaga toko ke toko pakaian, elektronik, atau apotek. Opsi lainnya adalah bergabung dengan toko UMKM yang membutuhkan tenaga tambahan. 

Menariknya, beberapa toko biasanya menerapkan sistem komisi. Jadi, kamu pun berpeluang mendapat komisi dari penjualan untuk menambah penghasilan. 

3. Pramuniaga 

Pramuniaga juga termasuk contoh kerja part time di bidang retail. Tugas utamanya adalah melayani pelanggan dan menyusun display barang di toko agar terlihat menarik. 

Karena harus melayani pelanggan, pramuniaga perlu memiliki komunikasi yang baik. Selain itu, kamu juga perlu memiliki pengetahuan mendalam tentang produk agar bisa menjelaskannya dengan baik kepada pelanggan. 

Baca Juga: 20+ Contoh Passive Income untuk Karyawan & Tips Mendapatkannya 

Pekerjaan di bidang kuliner

Ilustrasi pekerjaan part time barista. (Image by benzoix on Freepik)

Mirip seperti bidang retail, kerja part time di bidang kuliner juga umumnya melibatkan interaksi langsung dengan pelanggan. Di samping itu, kamu juga biasanya dituntut untuk bekerja cepat. 

Lalu, apa saja peluang kerja part time di bidang kuliner yang bisa dicoba? Berikut beberapa di antaranya:

1. Barista 

Profesi barista makin banyak dicari seiring menjamurnya kedai kopi di berbagai wilayah Indonesia. 

Karena berkutat dengan minuman, seorang barista harus memahami teknik-teknik penyeduhan kopi hingga dasar-dasar latte art

Bagi yang belum punya pengalaman barista, kamu tidak perlu khawatir. Kebanyakan kedai kopi selalu memberikan pelatihan kepada barista baru sebelum resmi bekerja. 

Jadi, tidak ada salahnya untuk mencoba melamar sebagai barista di kedai kopi atau franchise coffee shop ternama.

2. Waiter 

Waiter atau pelayan bertanggung jawab melayani pelanggan, mencatat pesanan, dan mengantarkannya ke meja pelanggan. 

Umumnya, waiter bekerja dengan sistem shift di kafe atau restoran, sehingga jadwalnya cenderung fleksibel. 

Menariknya lagi, beberapa restoran terkadang mengizinkan pelanggan untuk memberikan tip kepada waiter.

Jadi, kamu pun berkesempatan mendapat lebih banyak pemasukan, selama mampu memberikan layanan yang baik kepada pelanggan. 

3. Delivery service 

Delivery service adalah jenis kerja part time yang memiliki tugas utama mengantarkan pesanan makanan atau minuman ke lokasi pelanggan. Kamu bisa bekerja sebagai kurir makanan untuk suatu restoran. 

Namun, jika ingin opsi yang lebih fleksibel, kamu dapat bergabung dengan platform online delivery service seperti GoFood atau GrabFood. 

Selain dibayar berdasarkan jumlah pesanan, driver delivery service juga sering mendapat penghasilan tambahan dari tip pelanggan, lho!

Pekerjaan online 

Tidak semua jenis pekerjaan part time harus dilakukan secara offline. Ada juga pekerjaan paruh waktu yang bersifat online.

Jadi, kamu pun bisa mengerjakannya dari mana saja selama terhubung dengan koneksi internet. 

Berikut adalah beberapa part time job yang bisa dikerjakan secara online

1. Virtual assistant 

Profesi virtual assistant mirip seperti asisten pada umumnya. Bedanya, seluruh pekerjaan virtual assistant dilakukan secara online

Dalam kesehariannya, seorang virtual assistant  bertugas mengelola email, mengatur penjadwalan, hingga administrasi. 

Untuk bisa menyelesaikan berbagai tugas dengan baik, seorang virtual assistant harus memiliki skill komunikasi efektif, mampu mengorganisasi tugas, dan manajemen waktu. 

2. Social media manager 

Social media manager bertanggung jawab mengelola akun media sosial milik brand atau individu.

Untuk menjalankan tanggung jawab tersebut, kamu harus mampu membuat perencanaan konten, menyusun strategi pemasaran di media sosial, menjadwalkan posting konten, hingga mengevaluasi performa konten tersebut. 

Supaya konten yang dibuat menarik dan relevan dengan audiens, kamu harus terus up-to-date dengan tren seputar media sosial dan digital marketing.  

Selain skill teknikal, pemahaman tentang data analitik juga tak kalah penting. Hal itu mencakup berbagai metrik seperti impression, engagement, reach, hingga ROI. 

Mengapa begitu? Sebab, kamu juga harus mampu mengukur kesuksesan konten dan menganalisis performanya demi kampanye selanjutnya. 

3. Dropshipper 

Ingin menjual barang secara online, tapi modal cenderung terbatas? Salah satu solusi yang bisa kamu coba adalah dengan menjadi dropshipper.

Sebagai dropshipper, kamu tidak perlu membeli dan menyimpan stok barang sendiri.

Ketika ada pelanggan yang memesan produkmu, kamu bisa langsung menyampaikan pesanan tersebut kepada distributor atau seller.

Kemudian, mereka yang akan memproses pesanan tersebut hingga barang sampai ke tangan pelanggan. 

4. Content creator 

Pekerjaan satu ini cocok untuk kamu yang punya jiwa kreativitas tinggi.

Manfaatkan kreativitas dan rasa percaya dirimu untuk membuat konten yang menarik di Instagram, TikTok, YouTube, atau platform digital lain. 

Sebelum mulai, tentukan dulu fokus utama kontenmu. Beberapa topik atau niche content creator yang cukup populer adalah tentang traveling, kecantikan, hingga hiburan.

Setelah menemukan topik, sesuaikan isi konten dengan target audiensmu agar menarik dan relevan.

Tak kalah penting, pastikan kamu juga membentuk personal branding yang menarik dan selalu konsisten mengunggah konten untuk menarik followers.

Nantinya, seiring meningkatnya jumlah followers, kamu akan berkesempatan mendapat penghasilan dari sponsor, iklan, hingga endorsement.

Cara Mudah Mencari Kerja Part Time  

Ilustrasi seorang fresh graduate sedang mencari pekerjaan part time. (Image by pressfoto on Freepik)

Nah, dari belasan contoh pekerjaan part time yang telah disebutkan, mana yang paling menarik perhatianmu, nih

Setelah menentukan pilihan, saatnya kamu mengetahui cara mencari pekerjaan part time. Berikut cara yang bisa kamu lakukan:

1. Platform lowongan kerja  

Mencari kerja part time secara online sangatlah praktis karena kamu bisa menemukan banyak lowongan tanpa harus keluar rumah. 

Apalagi, saat ini telah tersedia berbagai platform lowongan kerja yang menyediakan ribuan info lowongan dalam satu tempat, seperti Jobstreet by SEEK

Melalui Jobstreet, kamu bisa memasukkan kata kunci seperti “paruh waktu” atau “part time” untuk menemukan lowongan kerja yang sesuai.

Bahkan, Jobstreet juga memiliki fitur untuk menyaring info lowongan sesuai lokasi hingga bidang pekerjaan. 

2. Media sosial  

Kini, banyak perusahaan yang mengunggah info lowongan kerja part time di media sosial seperti Instagram, dan Facebook. 

Jadi, supaya tidak kelewatan info tersebut, ikuti akun perusahaan atau brand yang sering membuka lowongan part time.

Selain itu, kamu juga bisa mencari info lowongan kerja dengan menggunakan hashtag seperti #LowonganPartTime atau #FreelanceJob.

3. Grup komunitas online 

Cara mencari pekerjaan part time selanjutnya adalah bergabung dengan grup komunitas online di Telegram, WhatsApp, atau Facebook Groups.

Setelah bergabung ke dalam grup, pastikan kamu selalu aktif untuk diskusi dan bertukar pikiran dengan anggota lain. Inisiatif ini tidak hanya untuk membangun relasi, tapi juga bentuk promosi diri.

Namun, sebelum melamar, pastikan lowongan tersebut benar-benar aman dan tepercaya, ya!

4. Mengunjungi tempat-tempat yang potensial  

Lowongan kerja part time biasanya paling sering ditawarkan oleh toko retail, restoran, atau kafe.

Oleh sebab itu, coba datangi tempat-tempat tersebut dan tanyakan apakah mereka sedang buka lowongan. 

Jangan lupa, bawa CV dan surat lamaran agar bisa langsung diberikan kepada manajer.

Biasanya, manajer akan langsung mewawancarai kamu pada saat itu juga. Jadi, tidak ada salahnya berlatih wawancara terlebih dahulu dari rumah. 

Baca Juga: Apa Itu Afiliator? Ketahui Tugas dan Keuntungannya 

Kesimpulan 

Bekerja part time menawarkan keunggulan dari segi fleksibilitas waktu hingga pengembangan diri. 

Apalagi, jenis kerja part time juga sangat beragam. Kamu bisa bekerja sebagai guru les, freelancer, konsultan, hingga content creator

Bagi kamu yang tertarik bekerja di bidang retail atau F&B, beberapa pilihan pekerjaan part time yang menarik adalah kasir, pramuniaga, waiter, dan barista. 

Selain itu, kamu juga bisa kerja part time secara online dengan menjadi virtual assistant, social media manager, atau dropshipper.

Yuk, persiapkan diri kamu untuk menggapai pekerjaan impian dengan membaca berbagai informasi dan Tips Karier di situs Jobstreet by SEEK. 

Kamu juga bisa mengakses ribuan konten pembelajaran gratis dari banyak pakar industri di KarirKu dalam aplikasi Jobstreet. Butuh teman diskusi soal karier untuk memperluas networking? Gabung Komunitas Jobstreet, sekarang!

Setelah itu, jangan lupa perbarui profil Jobstreet kamu dan temukan lowongan kerja yang tepat.

Download aplikasi Jobstreet by SEEK di Play Store atau  App Store dan nikmati kemudahan untuk mengakses informasi terbaru seputar dunia kerja hanya dalam satu genggaman saja! Semoga berhasil!

Pertanyaan Seputar Kerja Part Time  

  1. Berapa rata-rata gaji untuk pekerjaan part time?
    Rata-rata gaji part time berkisar Rp1.400.000 hingga Rp1.500.000 juta per bulan, tergantung lokasi kerja dan jenis pekerjaannya.
  2. Bagaimana cara menyeimbangkan pekerjaan part time dengan aktivitas lainnya?
    Supaya pekerjaan part time dan aktivitas lainnya dapat berjalan beriringan tanpa kendala, kamu bisa menerapkan beberapa tips jitu berikut:
    ⁠- Buatlah jadwal yang terencana.
    ⁠- Tentukan prioritas kegiatan yang paling penting.
    ⁠- Pilih pekerjaan part time yang fleksibel.
    ⁠- Manfaatkan teknologi untuk efisiensi.
  3. Apa saja tantangan yang sering dihadapi pekerja part time?
    Beberapa tantangan yang sering dialami pekerja part time, yaitu:
    ⁠- Sulitnya manajemen waktu.
    ⁠- Penghasilan kurang stabil.
    ⁠- Tidak mendapat benefit seperti pekerja full time.
    ⁠- Kurangnya kesempatan untuk karier jangka panjang.
  4. Apa saja persyaratan untuk mendapatkan pekerjaan part time?
    ⁠Syarat kerja part time umumnya tidak ribet, kok! Kamu cukup memenuhi:
    ⁠- Usia minimal 18 tahun.
    ⁠- Minimal lulusan SMA/SMK/sederajat.
    ⁠- Terampil, jujur, dan teliti.
    ⁠- Punya pengalaman kerja (opsional, tapi bisa menjadi nilai tambah).

More from this category: Eksplorasi Karir

Telusuri istilah pencarian teratas

Tahukah Anda bahwa banyak kandidat yang menyiapkan resume dan meneliti suatu industri dengan menjelajahi istilah pencarian teratas?

Berlangganan Panduan Karir

Dapatkan saran karier dari ahli yang dikirimkan ke kotak masuk Anda.
Dengan memberikan informasi pribadi Anda, Anda menyetujui Pemberitahuan Pengumpulan dan Kebijakan Privasi. Jika Anda berusia di bawah 21 tahun, Anda memiliki izin dari orang tua agar Jobstreet dan afiliasinya memproses data pribadi Anda. Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja.