Ngobrol karir di komunitas KarirKu!

Gabung sekarang dan dapatkan CV review gratis dari Vina Mulianaa
Diunggulkan
i
incognito · 13 Apr 2026
Saya penasaran. Knp ya banyak kandidat agresif ketika nego gaji, padahal belum pernah kerja disini? Bukannya lebih masuk akal nego setelah 3–6 bln/udah ada bukti performa? Saya paham kandidat butuh kompensasi layak. Tapi kalau dari awal udah minta tinggi terus ternyata performanya biasa aja, kan kami yang rugi. Makanya saya lebih suka sistem gaji standar pas probation, pas lulus baru naik. Sistem kayak gini bagus kan? Atau kalian ttep mau nego diawal? Knp? Nggak percaya bakal dikasih kenaikan?
A
Anon085233 · 13 Apr 2026
Digital Marketer
Saya lihatnya dua arah sih. Kalau kandidat minta tinggi di awal, itu karena mereka juga mitigate risiko. Gimana kalau dari awal terima gaji rendah, performa ternyata bagus, tapi pas evaluasi nggak ada kenaikan atau nggak sesuai ekspektasi? Kandidat yang rugi waktu dan tenaga. Apalagi probation itu maksimal 3 bulan, bukan 6 bulan (sesuai undang-undang). Jadi wajar kalau nego dari awal. Ini bukan soal nggak percaya, tapi soal fairness dua sisi.
A
Anon345890 · 13 Apr 2026
Menurut gue sistem probation + adjustment setelah lulus itu fair, asal transparan. Jadi dari awal udah jelas KPI-nya apa dan kenaikannya berapa. Pertanyaannya, lu bisa kaga ngejanjiin sesuai kontrak? Soalnya company zaman sekarang pada bgsttt semua, dibilang A tetiba berubah C
k
komun · 13 Apr 2026
Accountant
Masalahnya bukan gak percaya, tapi banyak banget kasus janji kenaikan setelah probation yang ujung-ujungnya zonk 😅 jadi wajar kalau kandidat maunya secure dari awal karena kerja itu sifatnya long term
o
optimis_kerja · 13 Apr 2026
Realitanya banyak yang gak dapet kenaikan signifikan setelah probation, jadi ya wajar kalau orang nego di depan. Better safe than sorry. #IZINNN
M
Muhammad · 14 Apr 2026
Spesialis Pemasaran Digital
Dari sisi kandidat, negosiasi di awal umumnya bukan semata soal “agresif”, tetapi lebih ke manajemen risiko dan transparansi nilai. Kandidat seringkali belum memiliki kepastian apakah setelah 3–6 bulan akan benar-benar ada penyesuaian gaji yang objektif dan konsisten. Banyak pengalaman di pasar kerja menunjukkan bahwa janji kenaikan setelah probation tidak selalu terealisasi sesuai ekspektasi, baik karena perubahan kebijakan internal maupun penilaian yang bersifat subjektif.
H
Herman · 14 Apr 2026
Leader Elektrikal
klo dia merasa yakin dgn skillnya,pengalamannya pd posisi yg dilamar knp tdk? bergaining position saat interview itu wajar karena ada nilai jual.
N
Nita · 28 hari yang lalu
Kasir Sales
Sepengalaman ku ya, Aku pernah kerja as a personal assistant, di awal dijanjikan kenaikan gaji kalau performa bagus atau bonus kalau ada peningkatan penghasilan di beberapa usaha mereka, fyi mereka punya banyak banget usaha, Setelah hampir 1 tahun udah kerja keras memperbaiki sistem adm, pelayanan, memperbaiki sistem managemen etc, ngatur kerjaan kecil sampai besar ga pernah tu ada bonus yang turun, dan you know kerjaan sebanyak itu gaji ku cuma 3,5 juta dan itu di BALI
M
Mohamad Umar · 15 Apr 2026
Kurir Motor
ya emang kebanyakan begitu... setelah masa probabilitas 3-6 bulan dan disodorin kontrak baru kebanyakan gajinya sama padahal sudah terbiasa dan performa naik, paling naik 100-300 🙂 jadi logis aja sih
A
Anon017668 · 25 hari yang lalu
Procurement Engineer
Yakin ga objektif penilaianya? ntar abis prob ga ada kenaikan tapi diperpanjang kwwkkw, lagu lama.
M
Muammar · 27 hari yang lalu
Health Safety and Environment Officer
Masalah sistem gini sering banyak HR nipu hal ginian janji setelah probation Di naikin, kenyataannya zonk. Sudah habis masa probation ga dinaikkan kontrak pun tidak dilanjut, atau ya probation habis tapi tetap kerja tanpa kontrak alias HRnya pura pura lupa. Bukan ga ada yang mau tapi modus ginian sudah sering 😂

Mau pengalaman komunitas yang lebih lengkap? Coba di aplikasi!

Berbagai fitur Karir dari aplikasi Jobstreet mulai hadir di web, dan akan terus bertambah. Namun, versi paling lengkapnya tersedia di aplikasi. Cek sekarang!