Sebelum mengumumkan hasil interview, HRD atau perwakilan perusahaan biasanya membutuhkan waktu sekitar 7-14 hari untuk melakukan penilaian akhir dari proses rekrutmen. Tapi, waktu itu bisa lebih cepat jika posisi yang dibuka sedang urgent.
Selama menunggu kabar, kamu mungkin dilanda harap-harap cemas, “Ini aku lolos nggak, ya, nanti?”. Tenang, hampir semua pelamar kerja pasti pernah merasakan kebingungan yang sama, kok.
Memang, untuk mengetahui secara pasti lolos tidaknya lamaran kerja adalah dari email perusahaan resmi. Tapi sebenarnya, kamu bisa mengenali petunjuknya dari respons HRD atau user, lho.
Kira-kira apa saja tanda-tanda pasti diterima kerja setelah interview, ya? Jobstreet akan membahasnya secara lengkap di artikel ini. Yuk, kita pelajari bersama!
Memperkirakan hasil seleksi rekrutmen kerja tidak bisa dilihat dari satu atau dua hal saja.
Dikutip dari Science of People, ada banyak hidden signs selama dan sesudah interview yang bisa menunjukkan kamu akan diterima kerja atau tidak.
Tanda-tanda itu bisa berupa antusiasme HR sampai follow up gaji sebelum offering letter. Berikut penjelasannya:
Tanda ini bisa kamu cermati dari sikap HR dan user selama wawancara, baik online maupun offline. Coba ingat lagi beberapa hal berikut:
Sinyal penting pertama yang harus kamu cermati adalah bahasa tubuh pewawancara.
Kemungkinan besar, kamu akan diterima kerja jika mereka menunjukkan antusiasme dan sikap positif seperti berikut ini:
Meski tidak selalu, durasi wawancara yang lebih lama bisa jadi salah satu ciri-ciri kamu akan lolos interview sampai diterima kerja.
Hal ini karena HRD atau user merasa keterampilan, karakter, dan skill kamu sudah sesuai dengan kebutuhan posisi.
Alhasil, mereka stay lebih lama untuk menggali lebih dalam tentang profil kamu.
Menurut Leah Lambart, konsultan karier di Relaunch MeLambart, HRD jarang mau meluangkan waktu sibuk mereka untuk mengenalkan kandidat ke tim. Kecuali jika HRD sangat tertarik dan ingin melihat kecocokan kandidat dengan karyawan.
Coba ingat, apakah kamu sempat dikenalkan ke karyawan lain kemarin? Jika iya, besar kemungkinan kamu akan lolos seleksi nantinya.
Office tour umumnya diadakan saat masa orientasi atau onboarding. Tujuannya untuk mengenalkan kandidat dengan budaya kerja, lingkup pekerjaan sehari-hari, dan struktur organisasi perusahaan.
Bisa jadi tanda positif kalau kamu mendapat kesempatan ini sebelum pengumuman. Artinya, HRD sangat mempertimbangkan kamu untuk segera bergabung dengan mereka.
Selain sikap pewawancara, tanda-tanda lolos seleksi kerja juga bisa dikenali dari ucapan mereka. Berikut beberapa di antaranya:
Kata-kata yang mengindikasikan kamu akan diterima kerja biasanya berupa pujian.
Contohnya bisa berupa: “Pencapaian kamu di pekerjaan sebelumnya sangat baik” atau “Wah, menarik juga strategi yang kamu pakai”.
Pujian seperti dua kalimat di atas bisa jadi bukti bahwa pewawancara sangat terkesan dan serius mempertimbangkan kamu untuk posisi tersebut.
Diskusi mengenai notice period atau kapan bisa mulai bekerja sering kali menjadi pertanda baik.
Dalam tahap ini, perusahaan kemungkinan besar sudah memutuskan untuk mempekerjakan kamu.
Dengan kata lain, mereka tidak mau kehilangan kandidat potensial. Jadi jika bisa, onboarding timeline dipercepat dengan mempertimbangkan notice period kamu.
Kebanyakan, negosiasi gaji dan benefit di akhir wawancara menandakan sinyal positif akan lolos seleksi.
Mereka mempertimbangkan kamu untuk posisi tersebut dan ingin menyesuaikan budget perusahaan.
Tapi, kamu tidak bisa hanya mengandalkan tanda ini saja, ya. Soalnya, negosiasi gaji termasuk salah satu diskusi umum saat wawancara.
Pertanyaan tentang ketersediaan untuk mulai bekerja adalah salah satu indikasi positif bahwa perusahaan tertarik untuk segera mempekerjakan kamu.
Artinya, kamu masuk daftar kandidat kuat dan sedang dipertimbangkan untuk penawaran posisi secara resmi.
Tanda diterima kerja atau tidak bisa dipastikan jika HRD menghubungi kamu lewat salah satu cara berikut ini:
Kamu bisa melihat tanda diterima kerja atau tidak dari kalimat pertama email perusahaan setelah interview.
Jika kamu diterima, email perusahaan biasanya menyertakan kata “Selamat”, “Lolos”, “Kami memutuskan untuk melanjutkan proses rekrtumen Anda”, dan sejenisnya yang tercetak tebal di kalimat pertama.
Biasanya, HRD juga turut mencantumkan tanggal onboarding dan dokumen yang perlu dilengkapi atau dipersiapkan.
Tanda lain kamu diterima kerja bisa berupa panggilan telepon dari HRD setelah tahap wawancara.
Jika sudah di fase ini, biasanya isi dari panggilan telepon mengenai konfirmasi penerimaan atau tawaran kerja secara resmi.
Tanda terakhir adalah ketika HRD mengirimkan surat diterima kerja, baik lewat email atau WhatsApp.
Surat penawaran kerja mengonfirmasi secara resmi bahwa kamu lolos seleksi. Di dalamnya tercantum juga detail gaji, waktu onboarding, dan dokumen lainnya.
Baca Juga: Contoh Surat Perjanjian Kerja Sama yang Perlu Karyawan Pahami
Dalam bagian ini, kamu bisa melihat beberapa contoh surat dan email panggilan diterima kerja.
Penting dicatat, mengingat sekarang banyak penipuan lowongan kerja, kamu perlu memastikan pengirim benar-benar resmi dari perusahaan yang kamu lamar, ya!
PT Galaxy IndonesiaJl. Deepsky No. 123, Jakarta 16 Oktober 20xx Kepada Yth. Perihal: Konfirmasi Penerimaan Kerja Dengan hormat, Berdasarkan hasil tes dan interview, kami mengonfirmasi bahwa Anda diterima untuk bergabung di PT Galaxy Indonesia, dengan rincian sebagai berikut:
Untuk selanjutnya, kami mengharapkan Anda untuk hadir di kantor pada tanggal 20 Oktober 20xx pukul 08.00 WIB untuk penandatanganan kontrak kerja. Adapun proses kerja akan terhitung secara resmi per tanggal 22 Oktober 20xx. Kami menantikan kontribusi Anda di PT Galaxy Indonesia. Semoga Anda dapat segera bergabung memberikan dampak positif bagi tim dan perusahaan. Hormat kami, [Nama HR], HR Manager PT Galaxy |
PT Galaxy Indonesia123 Deepsky Street, Jakarta October 16th, 20xx [Employee’s Name] Subject: Job Acceptance Confirmation Dear [Employee’s Name], We are pleased to send you this acceptance letter, confirming that you have been accepted for the position [Job Title] at PT Galaxy. Here are the details:
Please report to our office on October 20th at 8 AM to complete the administrative procedures. If you have any questions, feel free to contact us. Thank you, and we look forward to welcoming you to our team! Best regards, [HR’s Name], HR Manager of PT Galaxy |
Subjek: Penerimaan Kerja di PT Lemuria Indonesia Selamat pagi, [Nama Kandidat]. Kami dengan senang hati mengumumkan bahwa Anda diterima sebagai [Nama Posisi] di PT Lemuria Indonesia. Untuk itu, kami mengundang Anda menghadiri orientasi kerja yang akan diadakan Jumat, 29 September 20xx, pukul 08.00 WIB di kantor kami, Jl. Philos No. 97, Jakarta. Jika Anda membutuhkan penjadwalan ulang, mohon untuk segera mengirim pemberitahuan agar kamu dapat mengatur jadwal yang lebih sesuai. Terima kasih atas perhatiannya. Kami sangat menantikan kehadiran Anda! Salam hormat, [Nama HR] HR Manager PT Lemuria Indonesia |
Subject: Job Acceptance at PT Lemuria Indonesia Good morning, [Candidate's Name]. We are pleased to announce that you have been accepted for the position of [Position Name] at PT Lemuria Indonesia. We would like to invite you to attend the orientation, which will be held on Friday, September 29th, 20xx, at 8 AM at our office, located at Jl. Philos No. 97, Jakarta. If you need to reschedule, please let us know as soon as possible, so we can arrange a more suitable time. Thank you for your attention, and we look forward to seeing you soon! Best regards, [HR’s Name], HR Manager of PT Lemuria Indonesia |
Baca Juga: 5 Tips dan Contoh Email Ucapan Terima Kasih Setelah Interview Kerja
Berikut beberapa cara membalas email diterima kerja agar kamu terlihat profesional:
Merespons email offering letter dengan cepat menunjukkan bahwa kamu menghargai waktu pemberi kerja dan tertarik dengan tawaran yang diberikan. Ini juga sekaligus memperlihatkan bentuk komunikasi yang baik.
Setelah itu, pastikan untuk mengucapkan terima kasih, terlepas kamu akan menerima atau menolak tawaran tersebut.
Ungkapan ini dapat menjadi bentuk apresiasi atas peluang yang diberikan perusahaan.
Penting juga untuk mengonfirmasi ulang terkait detail pekerjaanmu, mulai dari posisi, gaji, benefit, hingga apa saja yang perlu disiapkan untuk onboarding.
Pastikan penawaran sesuai dengan hal-hal yang tercantum di lowongan kerja maupun kesepakatan ketika interview.
Selanjutnya, jangan ragu untuk menanyakan hal-hal yang belum jelas. Baik itu aturan cuti, seragam kerja, maupun hal kecil penting lainnya seperti siapa yang harus ditemui saat sampai di kantor.
Dengan begitu, tidak ada miskomunikasi antara kamu dan perusahaan.
Sikap antusias dan kesiapan untuk berkabung memberikan kesan positif kepada perusahaan. Hal itu menunjukkan bahwa kamu tidak hanya tertarik, tetapi juga siap berkontribusi secara maksimal.
Ada banyak sinyal tersirat maupun tersurat yang bisa menjadi tolok ukur apakah kamu akan diterima kerja atau tidak.
Beberapa tanda yang bisa kamu cermati adalah antusiasme atau pujian HRD saat interview, hingga email konfirmasi berisi offering letter.
Dengan mencermati tanda-tanda diterima kerja di atas, kamu bisa lebih tenang menunggu kabar dari HRD dan mempersiapkan babak baru kariermu.
Yuk, persiapkan diri kamu untuk menggapai pekerjaan impian dengan membaca berbagai informasi dan Tips Karier di situs Jobstreet by SEEK.
Kamu juga bisa mengakses ribuan konten pembelajaran gratis dari banyak pakar industri di KarirKu dalam aplikasi Jobstreet. Butuh teman diskusi soal karier untuk memperluas networking? Gabung Komunitas Jobstreet, sekarang!
Setelah itu, jangan lupa perbarui profil Jobstreet kamu dan temukan lowongan kerja yang tepat.
Download aplikasi Jobstreet by SEEK di Play Store atau App Store dan nikmati kemudahan untuk mengakses informasi terbaru seputar dunia kerja hanya dalam satu genggaman saja! Semoga berhasil!
Baca Juga: Dapatkan Gaji yang Diharapkan dengan 4 Cara Negosiasi Ini!