Bingung Apakah Diterima Kerja atau Tidak? Cek Tanda-Tanda Ini!

Bingung Apakah Diterima Kerja atau Tidak? Cek Tanda-Tanda Ini!
Jobstreet tim kontendiperbarui pada 15 November, 2025
Share

Poin utama:

  • Tanda-tanda diterima kerja bisa dicermati dari sikap pewawancara selama interview berlangsung maupun setelahnya.
  • Jika pewawancara antusias dan mengajak disuksi tanggal masuk, hal tersebut sering jadi sinyal positif akan lolos seleksi kerja.
  • Cermati contoh email dan surat penawaran kerja resmi untuk membedakan mana yang asli dan palsu.
  • Email atau telepon konfirmasi dari HRD adalah tanda pasti kamu resmi diterima kerja.
  • Sikap profesional dan apresiatif bisa terlihat dari cara kamu membalas email atau surat tawaran kerja.

Sebelum mengumumkan hasil interview, HRD atau perwakilan perusahaan biasanya membutuhkan waktu sekitar 7-14 hari untuk melakukan penilaian akhir dari proses rekrutmen. Tapi, waktu itu bisa lebih cepat jika posisi yang dibuka sedang urgent

Selama menunggu kabar, kamu mungkin dilanda harap-harap cemas, “Ini aku lolos nggak, ya, nanti?”. Tenang, hampir semua pelamar kerja pasti pernah merasakan kebingungan yang sama, kok

Memang, untuk mengetahui secara pasti lolos tidaknya lamaran kerja adalah dari email perusahaan resmi. Tapi sebenarnya, kamu bisa mengenali petunjuknya dari respons HRD atau user, lho. 

Kira-kira apa saja tanda-tanda pasti diterima kerja setelah interview, ya? Jobstreet akan membahasnya secara lengkap di artikel ini. Yuk, kita pelajari bersama! 

Ketahui Tanda-Tanda Diterima Kerja  

Ilustrasi tanda diterima kerja setelah interview. (Sumber: Envato)

Memperkirakan hasil seleksi rekrutmen kerja tidak bisa dilihat dari satu atau dua hal saja.

Dikutip dari Science of People, ada banyak hidden signs selama dan sesudah interview yang bisa menunjukkan kamu akan diterima kerja atau tidak.

Tanda-tanda itu bisa berupa antusiasme HR sampai follow up gaji sebelum offering letter. Berikut penjelasannya: 

Tanda-tanda non-verbal 

Tanda ini bisa kamu cermati dari sikap HR dan user selama wawancara, baik online maupun offline. Coba ingat lagi beberapa hal berikut:

1. Bahasa tubuh pewawancara

Sinyal penting pertama yang harus kamu cermati adalah bahasa tubuh pewawancara.

Kemungkinan besar, kamu akan diterima kerja jika mereka menunjukkan antusiasme dan sikap positif seperti berikut ini: 

  • Pewawancara melakukan kontak mata yang baik dan stabil. 
  • Ekspresi wajahnya ceria dan banyak tersenyum.
  • Merespons jawaban kamu dengan sangat antusias.
  • Gaya duduknya condong ke depan yang mengindikasikan rasa tertarik. 

2. Durasi wawancara yang lebih lama 

Meski tidak selalu, durasi wawancara yang lebih lama bisa jadi salah satu ciri-ciri kamu akan lolos interview sampai diterima kerja. 

Hal ini karena HRD atau user merasa keterampilan, karakter, dan skill kamu sudah sesuai dengan kebutuhan posisi.

Alhasil, mereka stay lebih lama untuk menggali lebih dalam tentang profil kamu. 

3. Diperkenalkan dengan tim 

Menurut Leah Lambart, konsultan karier di Relaunch MeLambart, HRD jarang mau meluangkan waktu sibuk mereka untuk mengenalkan kandidat ke tim. Kecuali jika HRD sangat tertarik dan ingin melihat kecocokan kandidat dengan karyawan. 

Coba ingat, apakah kamu sempat dikenalkan ke karyawan lain kemarin? Jika iya, besar kemungkinan kamu akan lolos seleksi nantinya.

4. Diajak berkeliling kantor 

Office tour umumnya diadakan saat masa orientasi atau onboarding. Tujuannya untuk mengenalkan kandidat dengan budaya kerja, lingkup pekerjaan sehari-hari, dan struktur organisasi perusahaan. 

Bisa jadi tanda positif kalau kamu mendapat kesempatan ini sebelum pengumuman. Artinya, HRD sangat mempertimbangkan kamu untuk segera bergabung dengan mereka. 

Tanda-Tanda Verbal 

Selain sikap pewawancara, tanda-tanda lolos seleksi kerja juga bisa dikenali dari ucapan mereka. Berikut beberapa di antaranya: 

1. Pujian terhadap kualifikasi dan pengalaman 

Kata-kata yang mengindikasikan kamu akan diterima kerja biasanya berupa pujian.

Contohnya bisa berupa: “Pencapaian kamu di pekerjaan sebelumnya sangat baik” atau “Wah, menarik juga strategi yang kamu pakai”.

Pujian seperti dua kalimat di atas bisa jadi bukti bahwa pewawancara sangat terkesan dan serius mempertimbangkan kamu untuk posisi tersebut. 

2. Diskusi tentang tanggal mulai bekerja 

Diskusi mengenai notice period atau kapan bisa mulai bekerja sering kali menjadi pertanda baik.

Dalam tahap ini, perusahaan kemungkinan besar sudah memutuskan untuk mempekerjakan kamu.

Dengan kata lain, mereka tidak mau kehilangan kandidat potensial. Jadi jika bisa, onboarding timeline dipercepat dengan mempertimbangkan notice period kamu. 

3. Negosiasi gaji dan benefit 

Kebanyakan, negosiasi gaji dan benefit di akhir wawancara menandakan sinyal positif akan lolos seleksi.

Mereka mempertimbangkan kamu untuk posisi tersebut dan ingin menyesuaikan budget perusahaan. 

Tapi, kamu tidak bisa hanya mengandalkan tanda ini saja, ya. Soalnya, negosiasi gaji termasuk salah satu diskusi umum saat wawancara.

4. Pertanyaan tentang Ketersediaan 

Pertanyaan tentang ketersediaan untuk mulai bekerja adalah salah satu indikasi positif bahwa perusahaan tertarik untuk segera mempekerjakan kamu.

Artinya, kamu masuk daftar kandidat kuat dan sedang dipertimbangkan untuk penawaran posisi secara resmi. 

Tanda-tanda setelah wawancara 

Tanda diterima kerja atau tidak bisa dipastikan jika HRD menghubungi kamu lewat salah satu cara berikut ini: 

1. Email konfirmasi 

Kamu bisa melihat tanda diterima kerja atau tidak dari kalimat pertama email perusahaan setelah interview.

Jika kamu diterima, email perusahaan biasanya menyertakan kata “Selamat”, “Lolos”, “Kami memutuskan untuk melanjutkan proses rekrtumen Anda”, dan sejenisnya yang tercetak tebal di kalimat pertama.

Biasanya, HRD juga turut mencantumkan tanggal onboarding dan dokumen yang perlu dilengkapi atau dipersiapkan. 

2. Telepon dari HRD 

Tanda lain kamu diterima kerja bisa berupa panggilan telepon dari HRD setelah tahap wawancara.

Jika sudah di fase ini, biasanya isi dari panggilan telepon mengenai konfirmasi penerimaan atau tawaran kerja secara resmi. 

3. Surat penawaran kerja 

Tanda terakhir adalah ketika HRD mengirimkan surat diterima kerja, baik lewat email atau WhatsApp.

Surat penawaran kerja mengonfirmasi secara resmi bahwa kamu lolos seleksi. Di dalamnya tercantum juga detail gaji, waktu onboarding, dan dokumen lainnya. 

Baca Juga: Contoh Surat Perjanjian Kerja Sama yang Perlu Karyawan Pahami 

Contoh Surat dan Email Tanda Diterima Kerja 

Ilustrasi seorang fresh graduates membaca surat tanda diterima kerja dari perusahaan. (Sumber: Envato)

Dalam bagian ini, kamu bisa melihat beberapa contoh surat dan email panggilan diterima kerja.

Penting dicatat, mengingat sekarang banyak penipuan lowongan kerja, kamu perlu memastikan pengirim benar-benar resmi dari perusahaan yang kamu lamar, ya! 

1. Contoh Surat Resmi Diterima Kerja Bahasa Indonesia 

PT Galaxy Indonesia

Jl. Deepsky No. 123, Jakarta
⁠Email: [email protected]
⁠Nomor Telepon: xxxxxxxxx 

16 Oktober 20xx 

Kepada Yth.
⁠Saudara [Nama Kandidat]
⁠[Alamat] 

Perihal: Konfirmasi Penerimaan Kerja 

Dengan hormat, 

Berdasarkan hasil tes dan interview, kami mengonfirmasi bahwa Anda diterima untuk bergabung di PT Galaxy Indonesia, dengan rincian sebagai berikut:

  • Posisi: [Nama Posisi] 
  • Gaji: RpX.000.000 per bulan
  • Jam Kerja: Senin—Jumat, pukul 08.00—17.00 WIB
  • Lokasi Kantor: Jl. Deepsky No. 123, Jakarta 

Untuk selanjutnya, kami mengharapkan Anda untuk hadir di kantor pada tanggal 20 Oktober 20xx pukul 08.00 WIB untuk penandatanganan kontrak kerja. Adapun proses kerja akan terhitung secara resmi per tanggal 22 Oktober 20xx. 

Kami menantikan kontribusi Anda di PT Galaxy Indonesia. Semoga Anda dapat segera bergabung memberikan dampak positif bagi tim dan perusahaan. 

Hormat kami, 

[Nama HR], 

HR Manager PT Galaxy

2. Contoh Surat Resmi Diterima Kerja Bahasa Inggris 

PT Galaxy Indonesia

123 Deepsky Street, Jakarta
⁠Email: [email protected]
⁠Phone: xxxxxxxxx 

October 16th, 20xx 

[Employee’s Name]
⁠[Employee’s Address] 

Subject: Job Acceptance Confirmation 

Dear [Employee’s Name], 

We are pleased to send you this acceptance letter, confirming that you have been accepted for the position [Job Title] at PT Galaxy. Here are the details: 

  • Position: : [Job Title]
  • Salary : RpX.000.000 per month
  • Working Hours : Monday to Friday, 8 AM to 5 PM
  • Office Location : 123 Deepsky Street, Jakarta 

Please report to our office on October 20th at 8 AM to complete the administrative procedures. If you have any questions, feel free to contact us. 

Thank you, and we look forward to welcoming you to our team! 

Best regards, 

[HR’s Name], 

HR Manager of PT Galaxy

3. Contoh Email Diterima Kerja Bahasa Indonesia 

Subjek: Penerimaan Kerja di PT Lemuria Indonesia

Selamat pagi, [Nama Kandidat]. 

Kami dengan senang hati mengumumkan bahwa Anda diterima sebagai [Nama Posisi] di PT Lemuria Indonesia.

Untuk itu, kami mengundang Anda menghadiri orientasi kerja yang akan diadakan Jumat, 29 September 20xx, pukul 08.00 WIB di kantor kami, Jl. Philos No. 97, Jakarta. 

Jika Anda membutuhkan penjadwalan ulang, mohon untuk segera mengirim pemberitahuan agar kamu dapat mengatur jadwal yang lebih sesuai. 

Terima kasih atas perhatiannya. Kami sangat menantikan kehadiran Anda! 

Salam hormat, 

[Nama HR] 

HR Manager PT Lemuria Indonesia

4. Contoh Email Diterima Kerja Bahasa Inggris 

Subject: Job Acceptance at PT Lemuria Indonesia

Good morning, [Candidate's Name]. 

We are pleased to announce that you have been accepted for the position of [Position Name] at PT Lemuria Indonesia.

We would like to invite you to attend the orientation, which will be held on Friday, September 29th, 20xx, at 8 AM at our office, located at Jl. Philos No. 97, Jakarta. 

If you need to reschedule, please let us know as soon as possible, so we can arrange a more suitable time. 

Thank you for your attention, and we look forward to seeing you soon! 

Best regards, 

[HR’s Name], 

HR Manager of PT Lemuria Indonesia

Baca Juga: 5 Tips dan Contoh Email Ucapan Terima Kasih Setelah Interview Kerja

Tips Membalas Tawaran Kerja dengan Profesional 

Ilustrasi lulusan Manajemen memegang surat kontrak yang merupakan salah satu tanda diterima kerja. (Sumber: Envato)

Berikut beberapa cara membalas email diterima kerja agar kamu terlihat profesional: 

1. Balas email sesegera mungkin 

Merespons email offering letter dengan cepat menunjukkan bahwa kamu menghargai waktu pemberi kerja dan tertarik dengan tawaran yang diberikan. Ini juga sekaligus memperlihatkan bentuk komunikasi yang baik. 

2. Ucapkan terima kasih atas tawaran yang diberikan 

Setelah itu, pastikan untuk mengucapkan terima kasih, terlepas kamu akan menerima atau menolak tawaran tersebut.

Ungkapan ini dapat menjadi bentuk apresiasi atas peluang yang diberikan perusahaan. 

3. Konfirmasi kembali detail pekerjaan 

Penting juga untuk mengonfirmasi ulang terkait detail pekerjaanmu, mulai dari posisi, gaji, benefit, hingga apa saja yang perlu disiapkan untuk onboarding.

Pastikan penawaran sesuai dengan hal-hal yang tercantum di lowongan kerja maupun kesepakatan ketika interview

4. Tanyakan hal-hal yang belum jelas 

Selanjutnya, jangan ragu untuk menanyakan hal-hal yang belum jelas. Baik itu aturan cuti, seragam kerja, maupun hal kecil penting lainnya seperti siapa yang harus ditemui saat sampai di kantor.

Dengan begitu, tidak ada miskomunikasi antara kamu dan perusahaan. 

5. Tunjukkan antusiasme dan kesiapan untuk bergabung 

Sikap antusias dan kesiapan untuk berkabung memberikan kesan positif kepada perusahaan. Hal itu menunjukkan bahwa kamu tidak hanya tertarik, tetapi juga siap berkontribusi secara maksimal.

Kesimpulan 

Ada banyak sinyal tersirat maupun tersurat yang bisa menjadi tolok ukur apakah kamu akan diterima kerja atau tidak.

Beberapa tanda yang bisa kamu cermati adalah antusiasme atau pujian HRD saat interview, hingga email konfirmasi berisi offering letter

Dengan mencermati tanda-tanda diterima kerja di atas, kamu bisa lebih tenang menunggu kabar dari HRD dan mempersiapkan babak baru kariermu.

Yuk, persiapkan diri kamu untuk menggapai pekerjaan impian dengan membaca berbagai informasi dan Tips Karier di situs Jobstreet by SEEK. 

Kamu juga bisa mengakses ribuan konten pembelajaran gratis dari banyak pakar industri di KarirKu dalam aplikasi Jobstreet. Butuh teman diskusi soal karier untuk memperluas networking? Gabung Komunitas Jobstreet, sekarang!

Setelah itu, jangan lupa perbarui profil Jobstreet kamu dan temukan lowongan kerja yang tepat.

Download aplikasi Jobstreet by SEEK di Play Store atau App Store dan nikmati kemudahan untuk mengakses informasi terbaru seputar dunia kerja hanya dalam satu genggaman saja! Semoga berhasil!

Baca Juga: Dapatkan Gaji yang Diharapkan dengan 4 Cara Negosiasi Ini! 

Pertanyaan Seputar Tanda Diterima Kerja 

  1. Apa yang harus dilakukan setelah menerima penawaran kerja?
    Balas pesan tersebut sesegera mungkin. Mulailah dengan mengucapkan terima kasih sebagai pembuka, lalu konfirmasi ulang detail pekerjaan, dan jika ada hal-hal yang belum jelas, jangan ragu untuk menanyakan.
  2. Bagaimana cara menolak penawaran kerja dengan sopan?
    Jika berniat untuk menolak tawaran perusahaan, pastikan kamu menyampaikannya dengan cepat.

    ⁠Membalas pesan dengan cepat menunjukkan bahwa kamu profesional yang sangat menghargai waktu. Setelah mengucapkan terima kasih atas tawaran kerja yang diberikan, nyatakan penolakan dengan alasan jelas dan sopan.

    ⁠Berikut contohnya: “Selamat pagi Ibu/Bapak ...., Terima kasih banyak atas kesempatan yang diberikan untuk bergabung sebagai Finance Admin di PT GOING Jaya. Saya sangat menghargai waktu dan perhatian selama proses rekrutmen kemarin.

    ⁠Namun, setelah dipertimbangkan secara matang, saya memutuskan untuk tidak melanjutkan tawaran ini karena terkendala izin keluarga untuk penempatan di luar kota. Keputusan ini tentu tidak mudah, karena saya sangat terkesan dengan budaya kerja dan tim yang profesional di PT GOING Jaya.

    ⁠Sekali lagi, terima kasih atas kesempatan berharga ini. Semoga kita bisa bekerja sama di kesempatan lainnya. Sukses selalu untuk tim Anda!”
  3. Apa yang dimaksud dengan ghosting dalam proses rekrutmen?
    Ghosting adalah istilah untuk menggambarkan situasi ketika kandidat maupun rekruter mengakhiri segala bentuk komunikasi tanpa penjelasan apa pun. Contohnya, salah satu pihak tidak merespons email atau tidak hadir dalam wawancara tanpa kabar.
  4. Berapa lama waktu yang wajar untuk membalas tawaran kerja?
    Menurut Huffpost, tidak ada waktu standar yang pasti. Namun, biasanya bervariasi antara 48 jam hingga satu minggu, tergantung kebijakan perusahaan masing-masing.
  5. Apa yang harus dilakukan jika merasa ragu untuk menerima tawaran kerja?
    Pertimbangkan matang-matang sebelum ambil keputusan. Evaluasi apa saja yang membuatmu ragu, apakah terkait gaji atau benefit lainnya.

    ⁠Setelah itu, lihat juga aspek-aspek jangka panjang, seperti stabilitas, jenjang karir, dan work-life balance di perusahaan tersebut. Jika perlu, berkonsultasilah dengan orang terpercaya.
  6. Bisakah saya meminta waktu untuk mempertimbangkan tawaran kerja?
    Tentu. Jika memang tidak bisa memutuskan dengan cepat, kamu bisa dan diperbolehkan meminta waktu untuk berpikir sekitar 1-3 hari ke perusahaan. Sampaikan dengan bahasa yang sopan dan alasan jelas, ya.

More from this category: Mencari pekerjaan

Telusuri istilah pencarian teratas

Tahukah Anda bahwa banyak kandidat yang menyiapkan resume dan meneliti suatu industri dengan menjelajahi istilah pencarian teratas?

Berlangganan Panduan Karir

Dapatkan saran karier dari ahli yang dikirimkan ke kotak masuk Anda.
Dengan memberikan informasi pribadi Anda, Anda menyetujui Pemberitahuan Pengumpulan dan Kebijakan Privasi. Jika Anda berusia di bawah 21 tahun, Anda memiliki izin dari orang tua agar Jobstreet dan afiliasinya memproses data pribadi Anda. Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja.