Kamu baru saja mendapat undangan interview di perusahaan F&B? Selamat! Kamu sudah semakin dekat dengan pekerjaan impian!
Interview merupakan salah tahapan utama dalam proses rekrutmen kerja sebelum mendapat offering letter.
Bagi kandidat, sesi interview jadi kesempatan emas untuk memikat HRD serta user dengan menceritakan lebih detail mengenai kualifikasi dan skill yang tercantum di CV maupun portofolio.
Oleh karena itu, kamu perlu menyiapkan strategi interview F&B service sejak sekarang. Salah satu persiapan yang harus kamu lakukan adalah mempelajari pertanyaan yang sering muncul saat interview berlangsung.
Kira-kira, apa saja pertanyaan yang sering muncul dalam interview di perusahaan F&B? Apa saja persiapan yang harus dilakukan sebelum menghadapi interview kerja di perusahaan F&B?
Semua pertanyaan itu akan terjawab dalam artikel ini. Yuk, kita pelajari bersama!
Menurut Indonesian Certification Center, pekerjaan di industri F&B memiliki syarat kompetensi khusus yang menekankan pada keterampilan komunikasi, pelayanan pelanggan, manajemen tim, kreativitas, hingga pengetahuan seputar kualitas produk.
Nah, dalam sesi interview inilah, HRD dan user akan menilai kompetensi kamu. Mereka akan mengamati bagaimana sikap dan cara kamu menjawab pertanyaan.
Selain itu, mereka juga akan menilai kesesuaian antara keterampilan dan kepribadian kamu dengan budaya kerja perusahaan.
Oleh sebab itu, sangat penting untuk mempelajari pertanyaan interview F&B. Dengan demikian, kamu pun bisa tampil percaya diri dengan jawaban-jawaban yang relevan dan meyakinkan.
Lalu, apa saja yang sebaiknya dipersiapkan sebelum menghadapi interview kerja di perusahaan F&B? Setidaknya, ada tiga persiapan penting yang perlu kamu lakukan, yakni:
Paling tidak, HRD pasti akan menanyakan satu pertanyaan perihal perusahaan untuk menguji pemahamanmu mengenai lingkup bisnis mereka.
Akan aneh kalau kamu sampai tidak tahu seperti apa perusahaan F&B yang sedang dituju, kan?
Ketika riset perusahaan, Post University menyarankan untuk mencari tahu seputar:
Kamu tidak harus menghafalkan semuanya, kok. Catat dan pahami poin-poin yang berkaitan erat dengan posisi yang kamu lamar.
Misalnya, jika melamar posisi Marketing Manager, riset soal produk, target pasar, dan strategi bisnis lebih daripada poin lainnya.
Lalu, beri sedikit apresiasi atau evaluasi untuk menunjukkan keseriusanmu terhadap kemajuan perusahaan.
Simulasi interview sangat penting karena bisa meningkatkan kepercayaan diri kamu di hadapan HRD. Kamu bisa mulai dengan menyusun kalimat jawaban yang runtut di buku atau aplikasi catatan.
Setelah itu, latih cara menjawab di depan cermin atau minta bantuan orang lain untuk melakukan koreksi.
Key Coaching juga menganjurkan agar memperhatikan smiling voice dan ekspresi wajah ceria supaya kamu bisa mendapat impresi positif dari HRD.
Terakhir, periksa kembali CV, surat lamaran, hingga sertifikat atau dokumen pendukung lainnya. Pastikan semua sudah sesuai dengan dokumen yang dipersyaratkan perusahaan.
Agar lebih profesional, susun dan rapikan setiap dokumen tersebut menjadi satu di dalam map atau folder. Hal ini juga akan mempermudah HRD saat verifikasi berkas nantinya.
Baca Juga: Apa Itu Event Organizer? Inilah Tugas dan Cara Kerjanya!
Ketika interview kerja di industri F&B, kamu akan menghadapi beragam pertanyaan yang mencakup pengalaman kerja, pengetahuan industri, motivasi, hingga situasi spesifik yang mungkin terjadi dalam pekerjaan sehari-hari.
Sebagai panduan, berikut contoh pertanyaan interview F&B beserta jawabannya:
Melalui pertanyaan ini, HR ingin melihat kesesuaian pengalaman kamu di bidang F&B dengan kebutuhan dan tanggung jawab di posisi yang kamu lamar.
Berikut beberapa contoh pertanyaan dan jawabannya:
Contoh Jawaban:
Saya memiliki pengalaman 3 tahun bekerja di sebuah restoran, di mana saya memulai sebagai pelayan dan kemudian dipromosikan menjadi supervisor shift. Dalam peran tersebut, saya bertanggung jawab atas pelayanan pelanggan, mengelola pesanan, memastikan kebersihan, dan mengawasi tim saat jam sibuk.
Pengalaman ini telah membantu saya mengasah keterampilan komunikasi, manajemen waktu, serta kemampuan untuk bekerja di bawah tekanan.
Contoh Jawaban:
Tantangan terbesar yang pernah saya hadapi adalah mengelola shift pada saat puncak musim liburan. Jumlah pelanggan meningkat drastis, dan beberapa anggota tim baru belum terbiasa dengan kecepatan kerja.
Saya mengatasi situasi ini dengan memberikan arahan yang jelas, membagi tugas dengan baik, dan memastikan semua orang tetap fokus pada peran mereka. Dengan begitu, kami bisa menjaga kualitas pelayanan meskipun dalam situasi yang sibuk.
Contoh Jawaban:
Saya percaya bahwa komunikasi adalah kunci dalam menyelesaikan konflik. Di satu waktu, saya pernah berselisih paham dengan rekan kerja mengenai quality control sebuah produk.
Untuk mengatasi hal itu, saya mengajak dia berdiskusi secara langsung setelah jam kerja, membahas masalahnya dengan tenang, dan mencari solusi bersama. Pendekatan ini membantu kami memahami sudut pandang masing-masing dan bekerja lebih baik sebagai tim.
HRD menanyakan topik ini untuk melihat sejauh mana kamu memahami industri F&B. Termasuk tren terbaru dan strategi kerja terbaik sesuai role yang dilamar.
Jenis pertanyaannya bisa berupa:
Contoh Jawaban:
Salah satu tren terbesar dalam industri F&B saat ini adalah keberlanjutan dan penggunaan bahan-bahan lokal. Banyak restoran yang mulai berfokus pada menu ramah lingkungan dan meminimalkan limbah makanan.
Selain itu, tren plant-based menu juga semakin berkembang karena meningkatnya permintaan dari konsumen yang peduli dengan kesehatan dan lingkungan.
Contoh Jawaban:
Kebersihan dan sanitasi adalah prioritas utama di industri F&B. Saya selalu mengikuti prosedur kebersihan yang ditetapkan, seperti mencuci tangan secara berkala, membersihkan area kerja sebelum dan sesudah digunakan, serta memastikan bahwa semua peralatan dan bahan makanan disimpan sesuai standar sanitasi.
Selain itu, saya juga secara rutin memeriksa peralatan dapur untuk memastikan tidak ada yang rusak atau kotor.
Melalui pertanyaan ini, HRD ingin tahu komitmen jangka panjang kamu terhadap pekerjaan di lingkup F&B. Selain itu, mereka juga ingin menilai tujuan kariermu apakah sejalan dengan budaya dan arah perkembangan perusahaan atau tidak.
Berikut adalah contoh pertanyaan dan jawabannya:
Contoh Jawaban:
Saya tertarik bekerja di bidang F&B karena saya senang berinteraksi dengan orang-orang dan memberikan pengalaman yang positif kepada pelanggan. Bagi saya, industri ini sangat dinamis dan penuh tantangan, yang membuat saya terus berkembang.
Selain itu, saya memiliki passion dalam hal makanan dan minuman, sehingga bekerja di sektor ini memberikan saya kesempatan untuk mengekspresikan minat saya secara profesional.
Contoh Jawaban:
Dalam lima tahun ke depan, saya berharap dapat mengembangkan karier saya menjadi seorang manajer restoran. Saya ingin memperdalam pengetahuan saya tentang manajemen operasional, meningkatkan keterampilan kepemimpinan, serta berkontribusi pada kesuksesan bisnis dengan menciptakan lingkungan kerja yang positif dan layanan pelanggan yang berkualitas.
Contoh Jawaban:
Saya memiliki kombinasi pengalaman dalam bidang operasional serta keterampilan kepemimpinan yang baik.
Saya tidak hanya mampu bekerja secara efisien di bawah tekanan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk memotivasi tim agar tetap produktif dan bersemangat. Saya juga bisa beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan, yang penting dalam lingkungan F&B yang serba cepat.
Secara garis besar, HRD mengajukan pertanyaan situasional untuk menilai kemampuan problem solving, mengambil keputusan, dan beradaptasi di bawah tekanan.
Biasanya, bentuk pertanyaannya seperti berikut ini:
Contoh Jawaban:
Ketika menghadapi pelanggan yang komplain, langkah pertama yang saya ambil adalah mendengarkan dengan penuh perhatian tanpa memotong pembicaraan.
Setelah memahami keluhan mereka, saya meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami, menawarkan solusi seperti mengganti hidangan atau memberikan kompensasi jika diperlukan.
Saya percaya bahwa dengan pendekatan yang empati dan responsif, kita bisa mengubah pengalaman negatif menjadi positif.
Contoh Jawaban:
Jika saya menghadapi situasi di mana bahan untuk menu tertentu habis, saya akan segera memberitahu pelanggan dengan jujur dan menawarkan alternatif yang tersedia.
Saya juga akan mencoba menyarankan menu serupa yang bisa memenuhi selera mereka. Hal ini memastikan bahwa pelanggan tetap puas dengan layanan meskipun bahan yang mereka inginkan tidak tersedia.
Pertanyaan seputar posisi juga pasti akan ditanyakan dalam interview perusahaan F&B.
Tujuannya untuk mengukur kemampuan teknis dan pemahaman kamu terhadap tugas inti sesuai posisi yang dilamar. Berikut contoh pertanyaan dan jawabannya:
Contoh Jawaban:
Saya memiliki pemahaman mendalam tentang berbagai jenis kopi, termasuk Arabica, Robusta, serta proses pengolahan seperti washed, natural, dan honey. Dalam hal teknik pembuatan kopi, saya terampil menggunakan berbagai metode seduh seperti espresso, pour-over, dan French press.
Saya juga selalu menjaga kualitas kopi dengan memastikan biji kopi disimpan dengan benar dan mesin kopi dirawat secara berkala.
Contoh Jawaban:
Saya memiliki pengalaman dalam berbagai teknik memasak, termasuk sous-vide, braising, dan grilling. Jenis masakan favorit saya adalah masakan Italia, terutama pasta dan risotto, karena teknik dan kepekaan rasa yang dibutuhkan.
Di dapur, saya terbiasa bekerja dalam tim, menjaga efisiensi, dan selalu memastikan kebersihan serta keamanan makanan sesuai dengan standar yang berlaku.
Contoh Jawaban:
Dalam melayani pelanggan, saya selalu berusaha memberikan pengalaman yang ramah dan personal. Saya memastikan untuk menguasai menu dengan baik, sehingga bisa memberikan rekomendasi yang tepat kepada pelanggan.
Ketika menghadapi keluhan, saya tetap tenang, mendengarkan masalahnya, dan segera mencari solusi yang dapat membuat pelanggan merasa dihargai.
Selain beberapa contoh tema di atas, berikut beberapa pertanyaan lain yang mungkin akan ditanyakan selama wawancara F&B:
Contoh Jawaban:
Untuk posisi waiter, saya mengharapkan gaji di kisaran Rp4-5 juta per bulan. Namun, saya terbuka untuk mendiskusikan gaji yang sesuai dengan tanggung jawab dan peran yang akan saya jalani.
Berdasarkan pengalaman saya dan riset mengenai standar gaji di industri ini, saya berharap mendapatkan gaji yang kompetitif dan sejalan dengan kontribusi saya terhadap perusahaan.
Contoh Jawaban:
Saya menyadari bahwa industri F&B seringkali memerlukan fleksibilitas dalam jam kerja, termasuk lembur dan kerja di akhir pekan. Saya siap untuk menyesuaikan jadwal saya dan berkomitmen bekerja kapanpun dibutuhkan, terutama saat jam-jam sibuk atau ketika ada acara khusus.
Contoh Jawaban:
Saya meninggalkan pekerjaan sebelumnya karena saya mencari peluang yang lebih besar untuk berkembang dalam karier saya. Saya merasa bahwa posisi yang saya lamar saat ini memberikan tantangan baru serta kesempatan untuk mengasah keterampilan saya lebih lanjut di industri F&B.
Baca Juga: Mencari Pekerjaan Baru? Manfaatkan Pandemi Sebaik Mungkin
Menghadapi interview di perusahaan F&B membutuhkan persiapan yang matang. Berikut beberapa tips sukses yang bisa kamu terapkan agar tampil percaya diri dan siap menghadapi pewawancara:
Tampilan profesional adalah kesan pertama yang penting dalam interview kerja. Jadi, sebaiknya kamu memakai pakaian yang sesuai dengan budaya perusahaan, dan pastikan rapi serta bersih.
Datang tepat waktu menunjukkan bahwa kamu pribadi yang disiplin dan menghargai waktu pewawancara. Untuk itu, usahakan datang 10-15 menit sebelum jadwal agar lebih siap dan tenang.
Menyiapkan beberapa pertanyaan menunjukkan ketertarikanmu pada perusahaan dan posisi yang dilamar. Pertanyaan tentang budaya kerja atau kesempatan pengembangan karier bisa memberikan kesan positif.
Interview di perusahaan F&B bukan hanya soal kemampuan teknis. Namun, kamu juga harus menunjukkan sikap profesional, komunikasi yang baik, dan semangat untuk melayani pelanggan.
Supaya lebih tenang, anggap sesi interview sebagai kesempatan untuk menunjukkan versi terbaik dari dirimu.
Buktikan dengan percaya diri dan jujur bahwa bahwa kamu memang cocok di industri F&B yang dinamis dan penuh peluang ini.
Jika mampu menyusun dan menyiapkan jawaban yang relevan, peluang lolos interview F&B pun akan semakin besar!
Yuk, persiapkan diri kamu untuk menggapai pekerjaan impian dengan membaca berbagai informasi dan Tips Karier di situs Jobstreet by SEEK.
Kamu juga bisa mengakses ribuan konten pembelajaran gratis dari banyak pakar industri di KarirKu dalam aplikasi Jobstreet. Butuh teman diskusi soal karier untuk memperluas networking? Gabung Komunitas Jobstreet, sekarang!
Setelah itu, jangan lupa perbarui profil Jobstreet kamu dan temukan lowongan kerja yang tepat.
Download aplikasi Jobstreet by SEEK di Play Store atau App Store dan nikmati kemudahan untuk mengakses informasi terbaru seputar dunia kerja hanya dalam satu genggaman saja! Semoga berhasil!
Baca Juga: Budgeting: Definisi, Fungsi, Tujuan, dan Contoh Melakukannya