18+ Pertanyaan Interview Kerja di Perusahaan F&B dan Jawabannya

18+ Pertanyaan Interview Kerja di Perusahaan F&B dan Jawabannya
Jobstreet tim kontendiperbarui pada 14 November, 2025
Share

Poin utama:

  • Pertanyaan interview kerja di perusahaan F&B berkaitan dengan kompetensi dan keterampilan di industri tersebut.
  • Riset perusahaan dan perbanyak latihan interview dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri.
  • Tunjukkan pemahamanmu terhadap tren di industri F&B dan posisi yang sedang dilamar.
  • Jawab jujur dan fokus pada solusi untuk pertanyaan tricky seperti yang bertema konflik, komplain, atau tekanan kerja.
  • Siapkan semua dokumen, pastikan penampilan rapi, dan tunjukkan antusiasme terhadap posisi yang kamu lamar selama interview.

Kamu baru saja mendapat undangan interview di perusahaan F&B? Selamat! Kamu sudah semakin dekat dengan pekerjaan impian! 

Interview merupakan salah tahapan utama dalam proses rekrutmen kerja sebelum mendapat offering letter.

Bagi kandidat, sesi interview jadi kesempatan emas untuk memikat HRD serta user dengan menceritakan lebih detail mengenai kualifikasi dan skill yang tercantum di CV maupun portofolio. 

Oleh karena itu, kamu perlu menyiapkan strategi interview F&B service sejak sekarang. Salah satu persiapan yang harus kamu lakukan adalah mempelajari pertanyaan yang sering muncul saat interview berlangsung. 

Kira-kira, apa saja pertanyaan yang sering muncul dalam interview di perusahaan F&B? Apa saja persiapan yang harus dilakukan sebelum menghadapi interview kerja di perusahaan F&B?

Semua pertanyaan itu akan terjawab dalam artikel ini. Yuk, kita pelajari bersama! 

Pentingnya Mempelajari Pertanyaan Interview F&B 

Ilustrasi seorang fresh graduates tampak serius saat menjawab pertanyaan interview di perusahaan F&B. (Sumber: Envato)

Menurut Indonesian Certification Center, pekerjaan di industri F&B memiliki syarat kompetensi khusus yang menekankan pada keterampilan komunikasi, pelayanan pelanggan, manajemen tim, kreativitas, hingga pengetahuan seputar kualitas produk. 

Nah, dalam sesi interview inilah, HRD dan user akan menilai kompetensi kamu. Mereka akan mengamati bagaimana sikap dan cara kamu menjawab pertanyaan.

Selain itu, mereka juga akan menilai kesesuaian antara keterampilan dan kepribadian kamu dengan budaya kerja perusahaan. 

Oleh sebab itu, sangat penting untuk mempelajari pertanyaan interview F&B. Dengan demikian, kamu pun bisa tampil percaya diri dengan jawaban-jawaban yang relevan dan meyakinkan. 

Persiapan Menghadapi Interview di Perusahaan F&B 

Ilustrasi seorang HRD perusahaan F&B sedang mengajukan pertanyaan kepada pelamar kerja dalam sesi interview. (Sumber: Envato)

Lalu, apa saja yang sebaiknya dipersiapkan sebelum menghadapi interview kerja di perusahaan F&B? Setidaknya, ada tiga persiapan penting yang perlu kamu lakukan, yakni: 

1. Riset Perusahaan 

Paling tidak, HRD pasti akan menanyakan satu pertanyaan perihal perusahaan untuk menguji pemahamanmu mengenai lingkup bisnis mereka.

Akan aneh kalau kamu sampai tidak tahu seperti apa perusahaan F&B yang sedang dituju, kan? 

Ketika riset perusahaan, Post University menyarankan untuk mencari tahu seputar:

  • Budaya kerja
  • Bidang spesifik F&B (apakah minuman, makanan, atau produk khusus?)
  • Nilai-nilai perusahaan
  • Produk yang dijual
  • Target pasar
  • Strategi marketing
  • Cabang perusahaan (jika ada)
  • Pendiri hingga jajaran eksekutif perusahaan. 

Kamu tidak harus menghafalkan semuanya, kok. Catat dan pahami poin-poin yang berkaitan erat dengan posisi yang kamu lamar. 

Misalnya, jika melamar posisi Marketing Manager, riset soal produk, target pasar, dan strategi bisnis lebih daripada poin lainnya.

Lalu, beri sedikit apresiasi atau evaluasi untuk menunjukkan keseriusanmu terhadap kemajuan perusahaan. 

2. Latihan Wawancara 

Simulasi interview sangat penting karena bisa meningkatkan kepercayaan diri kamu di hadapan HRD. Kamu bisa mulai dengan menyusun kalimat jawaban yang runtut di buku atau aplikasi catatan. 

Setelah itu, latih cara menjawab di depan cermin atau minta bantuan orang lain untuk melakukan koreksi.

Key Coaching juga menganjurkan agar memperhatikan smiling voice dan ekspresi wajah ceria supaya kamu bisa mendapat impresi positif dari HRD. 

3. Mempersiapkan Dokumen 

Terakhir, periksa kembali CV, surat lamaran, hingga sertifikat atau dokumen pendukung lainnya. Pastikan semua sudah sesuai dengan dokumen yang dipersyaratkan perusahaan. 

Agar lebih profesional, susun dan rapikan setiap dokumen tersebut menjadi satu di dalam map atau folder. Hal ini juga akan mempermudah HRD saat verifikasi berkas nantinya.

Baca Juga: Apa Itu Event Organizer? Inilah Tugas dan Cara Kerjanya! 

Contoh Pertanyaan Interview F&B dan Jawabannya 

Ilustrasi seorang pelamar kerja tampak bahagia setelah berhasil menjawab pertanyaan interview di perusahaan F&B dengan tepat. (Sumber: Envato)

Ketika interview kerja di industri F&B, kamu akan menghadapi beragam pertanyaan yang  mencakup pengalaman kerja, pengetahuan industri, motivasi, hingga situasi spesifik yang mungkin terjadi dalam pekerjaan sehari-hari. 

Sebagai panduan, berikut contoh pertanyaan interview F&B beserta jawabannya: 

1. Pengalaman Kerja 

Melalui pertanyaan ini, HR ingin melihat kesesuaian pengalaman kamu di bidang F&B dengan kebutuhan dan tanggung jawab di posisi yang kamu lamar. 

Berikut beberapa contoh pertanyaan dan jawabannya:

  • Apa pengalaman Anda di bidang F&B?

Contoh Jawaban: 

Saya memiliki pengalaman 3 tahun bekerja di sebuah restoran, di mana saya memulai sebagai pelayan dan kemudian dipromosikan menjadi supervisor shift. Dalam peran tersebut, saya bertanggung jawab atas pelayanan pelanggan, mengelola pesanan, memastikan kebersihan, dan mengawasi tim saat jam sibuk.  

Pengalaman ini telah membantu saya mengasah keterampilan komunikasi, manajemen waktu, serta kemampuan untuk bekerja di bawah tekanan. 

  • Apa tantangan terbesar yang pernah Anda hadapi dalam pekerjaan sebelumnya? 

Contoh Jawaban: 

Tantangan terbesar yang pernah saya hadapi adalah mengelola shift pada saat puncak musim liburan. Jumlah pelanggan meningkat drastis, dan beberapa anggota tim baru belum terbiasa dengan kecepatan kerja.  

Saya mengatasi situasi ini dengan memberikan arahan yang jelas, membagi tugas dengan baik, dan memastikan semua orang tetap fokus pada peran mereka. Dengan begitu, kami bisa menjaga kualitas pelayanan meskipun dalam situasi yang sibuk. 

  • Bagaimana Anda mengatasi konflik dengan rekan kerja? 

Contoh Jawaban: 

Saya percaya bahwa komunikasi adalah kunci dalam menyelesaikan konflik. Di satu waktu, saya pernah berselisih paham dengan rekan kerja mengenai quality control sebuah produk. 

Untuk mengatasi hal itu, saya mengajak dia berdiskusi secara langsung setelah jam kerja, membahas masalahnya dengan tenang, dan mencari solusi bersama. Pendekatan ini membantu kami memahami sudut pandang masing-masing dan bekerja lebih baik sebagai tim. 

2. Pengetahuan tentang F&B 

HRD menanyakan topik ini untuk melihat sejauh mana kamu memahami industri F&B. Termasuk tren terbaru dan strategi kerja terbaik sesuai role yang dilamar. 

Jenis pertanyaannya bisa berupa: 

  • Apa yang Anda ketahui tentang tren terbaru di industri F&B? 

Contoh Jawaban: 

Salah satu tren terbesar dalam industri F&B saat ini adalah keberlanjutan dan penggunaan bahan-bahan lokal. Banyak restoran yang mulai berfokus pada menu ramah lingkungan dan meminimalkan limbah makanan. 

Selain itu, tren plant-based menu juga semakin berkembang karena meningkatnya permintaan dari konsumen yang peduli dengan kesehatan dan lingkungan. 

  • Bagaimana Anda menjaga kebersihan dan sanitasi di area kerja? 

Contoh Jawaban: 

Kebersihan dan sanitasi adalah prioritas utama di industri F&B. Saya selalu mengikuti prosedur kebersihan yang ditetapkan, seperti mencuci tangan secara berkala, membersihkan area kerja sebelum dan sesudah digunakan, serta memastikan bahwa semua peralatan dan bahan makanan disimpan sesuai standar sanitasi. 

Selain itu, saya juga secara rutin memeriksa peralatan dapur untuk memastikan tidak ada yang rusak atau kotor. 

3. Motivasi dan Tujuan Karier 

Melalui pertanyaan ini, HRD ingin tahu komitmen jangka panjang kamu terhadap pekerjaan di lingkup F&B. Selain itu, mereka juga ingin menilai tujuan kariermu apakah sejalan dengan budaya dan arah perkembangan perusahaan atau tidak. 

Berikut adalah contoh pertanyaan dan jawabannya: 

  • Mengapa Anda tertarik bekerja di bidang F&B? 

Contoh Jawaban: 

Saya tertarik bekerja di bidang F&B karena saya senang berinteraksi dengan orang-orang dan memberikan pengalaman yang positif kepada pelanggan. Bagi saya, industri ini sangat dinamis dan penuh tantangan, yang membuat saya terus berkembang.  

Selain itu, saya memiliki passion dalam hal makanan dan minuman, sehingga bekerja di sektor ini memberikan saya kesempatan untuk mengekspresikan minat saya secara profesional. 

  • Apa tujuan karier Anda dalam 5 tahun ke depan?  

Contoh Jawaban: 

Dalam lima tahun ke depan, saya berharap dapat mengembangkan karier saya menjadi seorang manajer restoran. Saya ingin memperdalam pengetahuan saya tentang manajemen operasional, meningkatkan keterampilan kepemimpinan, serta berkontribusi pada kesuksesan bisnis dengan menciptakan lingkungan kerja yang positif dan layanan pelanggan yang berkualitas. 

  • Apa yang membuat Anda unik dibandingkan kandidat lainnya? 

Contoh Jawaban: 

Saya memiliki kombinasi pengalaman dalam bidang operasional serta keterampilan kepemimpinan yang baik.

Saya tidak hanya mampu bekerja secara efisien di bawah tekanan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk memotivasi tim agar tetap produktif dan bersemangat. Saya juga bisa beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan, yang penting dalam lingkungan F&B yang serba cepat. 

4. Situasional 

Secara garis besar, HRD mengajukan pertanyaan situasional untuk menilai kemampuan problem solving, mengambil keputusan, dan beradaptasi di bawah tekanan.

Biasanya, bentuk pertanyaannya seperti berikut ini: 

  • Bagaimana Anda akan menangani pelanggan yang komplain? 

Contoh Jawaban: 

Ketika menghadapi pelanggan yang komplain, langkah pertama yang saya ambil adalah mendengarkan dengan penuh perhatian tanpa memotong pembicaraan.

Setelah memahami keluhan mereka, saya meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami, menawarkan solusi seperti mengganti hidangan atau memberikan kompensasi jika diperlukan.  

Saya percaya bahwa dengan pendekatan yang empati dan responsif, kita bisa mengubah pengalaman negatif menjadi positif. 

  • Bagaimana Anda akan mengatasi situasi ketika Anda tidak memiliki cukup bahan untuk membuat menu tertentu? 

Contoh Jawaban: 

Jika saya menghadapi situasi di mana bahan untuk menu tertentu habis, saya akan segera memberitahu pelanggan dengan jujur dan menawarkan alternatif yang tersedia.

Saya juga akan mencoba menyarankan menu serupa yang bisa memenuhi selera mereka. Hal ini memastikan bahwa pelanggan tetap puas dengan layanan meskipun bahan yang mereka inginkan tidak tersedia. 

5. Pertanyaan Spesifik Berdasarkan Posisi 

Pertanyaan seputar posisi juga pasti akan ditanyakan dalam interview perusahaan F&B.

Tujuannya untuk mengukur kemampuan teknis dan pemahaman kamu terhadap tugas inti sesuai posisi yang dilamar. Berikut contoh pertanyaan dan jawabannya: 

  • Barista: Pertanyaan tentang jenis kopi, teknik pembuatan kopi, dan pengetahuan tentang kopi  

Contoh Jawaban: 

Saya memiliki pemahaman mendalam tentang berbagai jenis kopi, termasuk Arabica, Robusta, serta proses pengolahan seperti washed, natural, dan honey. Dalam hal teknik pembuatan kopi, saya terampil menggunakan berbagai metode seduh seperti espresso, pour-over, dan French press.  

Saya juga selalu menjaga kualitas kopi dengan memastikan biji kopi disimpan dengan benar dan mesin kopi dirawat secara berkala. 

  • Chef: Pertanyaan tentang teknik memasak, jenis masakan, dan pengalaman dalam dapur 

Contoh Jawaban: 

Saya memiliki pengalaman dalam berbagai teknik memasak, termasuk sous-vide, braising, dan grilling. Jenis masakan favorit saya adalah masakan Italia, terutama pasta dan risotto, karena teknik dan kepekaan rasa yang dibutuhkan.  

Di dapur, saya terbiasa bekerja dalam tim, menjaga efisiensi, dan selalu memastikan kebersihan serta keamanan makanan sesuai dengan standar yang berlaku. 

  • Waiter/Waitress: Pertanyaan tentang pelayanan pelanggan, pengetahuan menu, dan kemampuan menangani keluhan  

Contoh Jawaban: 

Dalam melayani pelanggan, saya selalu berusaha memberikan pengalaman yang ramah dan personal. Saya memastikan untuk menguasai menu dengan baik, sehingga bisa memberikan rekomendasi yang tepat kepada pelanggan. 

Ketika menghadapi keluhan, saya tetap tenang, mendengarkan masalahnya, dan segera mencari solusi yang dapat membuat pelanggan merasa dihargai. 

6. Tambahan 

Selain beberapa contoh tema di atas, berikut beberapa pertanyaan lain yang mungkin akan ditanyakan selama wawancara F&B: 

  • Berapa gaji yang Anda harapkan?

Contoh Jawaban: 

Untuk posisi waiter, saya mengharapkan gaji di kisaran Rp4-5 juta per bulan. Namun, saya terbuka untuk mendiskusikan gaji yang sesuai dengan tanggung jawab dan peran yang akan saya jalani.

Berdasarkan pengalaman saya dan riset mengenai standar gaji di industri ini, saya berharap mendapatkan gaji yang kompetitif dan sejalan dengan kontribusi saya terhadap perusahaan. 

  • Apakah Anda siap jika diminta bekerja di akhir pekan dan hari libur?  

Contoh Jawaban: 

Saya menyadari bahwa industri F&B seringkali memerlukan fleksibilitas dalam jam kerja, termasuk lembur dan kerja di akhir pekan. Saya siap untuk menyesuaikan jadwal saya dan berkomitmen bekerja kapanpun dibutuhkan, terutama saat jam-jam sibuk atau ketika ada acara khusus. 

  • Mengapa Anda meninggalkan pekerjaan sebelumnya?  

Contoh Jawaban: 

Saya meninggalkan pekerjaan sebelumnya karena saya mencari peluang yang lebih besar untuk berkembang dalam karier saya. Saya merasa bahwa posisi yang saya lamar saat ini memberikan tantangan baru serta kesempatan untuk mengasah keterampilan saya lebih lanjut di industri F&B.

Baca Juga: Mencari Pekerjaan Baru? Manfaatkan Pandemi Sebaik Mungkin 

Tips Sukses Menghadapi Interview di Perusahaan F&B 

Ilustrasi seorang pelamar kerja sedang bersiap menghadapi interview di perusahaan F&B. (Sumber: Envato)

Menghadapi interview di perusahaan F&B membutuhkan persiapan yang matang. Berikut beberapa tips sukses yang bisa kamu terapkan agar tampil percaya diri dan siap menghadapi pewawancara: 

1. Berpakaian Rapi dan Sopan 

Tampilan profesional adalah kesan pertama yang penting dalam interview kerja. Jadi, sebaiknya kamu memakai pakaian yang sesuai dengan budaya perusahaan, dan pastikan rapi serta bersih. 

2. Datang Tepat Waktu 

Datang tepat waktu menunjukkan bahwa kamu pribadi yang disiplin dan menghargai waktu pewawancara. Untuk itu, usahakan datang 10-15 menit sebelum jadwal agar lebih siap dan tenang. 

3. Mempersiapkan Pertanyaan untuk Pewawancara 

Menyiapkan beberapa pertanyaan menunjukkan ketertarikanmu pada perusahaan dan posisi yang dilamar. Pertanyaan tentang budaya kerja atau kesempatan pengembangan karier bisa memberikan kesan positif. 

Kesimpulan 

Interview di perusahaan F&B bukan hanya soal kemampuan teknis. Namun, kamu juga harus menunjukkan sikap profesional, komunikasi yang baik, dan semangat untuk melayani pelanggan.

Supaya lebih tenang, anggap sesi interview sebagai kesempatan untuk menunjukkan versi terbaik dari dirimu.

Buktikan dengan percaya diri dan jujur bahwa bahwa kamu memang cocok di industri F&B yang dinamis dan penuh peluang ini. 

Jika mampu menyusun dan menyiapkan jawaban yang relevan, peluang lolos interview F&B pun akan semakin besar!

Yuk, persiapkan diri kamu untuk menggapai pekerjaan impian dengan membaca berbagai informasi dan Tips Karier di situs Jobstreet by SEEK.

Kamu juga bisa mengakses ribuan konten pembelajaran gratis dari banyak pakar industri di KarirKu dalam aplikasi Jobstreet. Butuh teman diskusi soal karier untuk memperluas networking? Gabung Komunitas Jobstreet, sekarang!

Setelah itu, jangan lupa perbarui profil Jobstreet kamu dan temukan lowongan kerja yang tepat.

Download aplikasi Jobstreet by SEEK di Play Store atau App Store dan nikmati kemudahan untuk mengakses informasi terbaru seputar dunia kerja hanya dalam satu genggaman saja! Semoga berhasil!

Baca Juga: Budgeting: Definisi, Fungsi, Tujuan, dan Contoh Melakukannya 

Pertanyaan Seputar Interview di Perusahaan F&B 

  1. Bagaimana cara membuat kesan pertama yang baik pada pewawancara?
    Untuk membuat kesan baik di sesi wawancara, kenakan pakaian yang rapi sesuai budaya perusahaan. Sapa pewawancara dengan ramah, lakukan kontak mata, dan tunjukkan sikap percaya diri sepanjang interview.
  2. Apa saja pertanyaan yang sebaiknya tidak diajukan pada saat wawancara?
    Hindari pertanyaan yang berfokus pada gaji, cuti, atau tunjangan di awal wawancara. Sebaiknya, fokus pada peran, tanggung jawab, dan budaya perusahaan terlebih dahulu.
  3. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan jawaban setelah wawancara?
    Umumnya, perusahaan akan menghubungi dalam 1-2 minggu setelah wawancara untuk menyampaikan hasil proses rekrutmen. Pastikan nomor telepon dan email aktif supaya tidak ketinggalan update-nya.
  4. Bagaimana cara mempersiapkan diri untuk tes praktik di wawancara kerja F&B?
    Latih keterampilan yang relevan dengan posisi yang dilamar, seperti teknik memasak atau pelayanan pelanggan. Pahami standar perusahaan dan siapkan diri untuk menjelaskan proses kerja dengan baik. Selain itu, latihan wawancara juga penting untuk menunjang kelancaran dan rasa percaya diri kamu selama interview.
  5. Berapa gaji rata-rata di industri F&B untuk level pemula?
    Gaji rata-rata di industri F&B untuk level pemula atau entry-level sangat bervariasi, yakni berkisar antara Rp3-5 juta per bulan, tergantung UMR setempat dan skala perusahaan. Adanya sertifikat kompetensi dan pengalaman magang juga bisa meningkatkan peluang gaji yang lebih tinggi.

Telusuri istilah pencarian teratas

Tahukah Anda bahwa banyak kandidat yang menyiapkan resume dan meneliti suatu industri dengan menjelajahi istilah pencarian teratas?

Berlangganan Panduan Karir

Dapatkan saran karier dari ahli yang dikirimkan ke kotak masuk Anda.
Dengan memberikan informasi pribadi Anda, Anda menyetujui Pemberitahuan Pengumpulan dan Kebijakan Privasi. Jika Anda berusia di bawah 21 tahun, Anda memiliki izin dari orang tua agar Jobstreet dan afiliasinya memproses data pribadi Anda. Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja.