Ketika sudah punya pengalaman kerja, kamu mungkin akan sering mendengar istilah counter offer gaji.
Istilah itu erat kaitannya dengan resign atau pengunduran diri karyawan. Nah, ketika ada karyawan yang mengajukan resign, HRD atau perusahaan tentu punya beragam respon.
Beberapa perusahaan mungkin akan langsung menyetujui, tapi ada juga yang memberikan counter offer gaji agar tidak kehilangan karyawan yang dianggap potensial.
Memangnya, apa itu counter offer gaji? Apakah itu penting dinegosiasikan dengan perusahaan demi karier ? Bagaimana cara menyikapinya dengan baik?
Semua pertanyaan soal counter offer gaji itu akan terjawab dalam artikel ini. Yuk, kita pelajari bersama!
Secara garis besar, counter offer adalah penawaran balik yang diberikan sebagai respons terhadap penawaran awal dalam suatu negosiasi.
Tujuannya untuk mencapai kesepakatan yang lebih menguntungkan bagi pihak yang memberikan penawaran balik.
Dalam konteks dunia kerja, counter offer gaji adalah penawaran balik mengenai gaji serta tunjangan antara perusahaan dan karyawan.
Umumnya, pihak yang mengajukan counter offer gaji adalah perusahaan. Situasi itu muncul ketika perusahaan hendak mempertahankan karyawan yang ingin atau akan menerima pekerjaan dari perusahaan lain.
Biasanya, situasi itu terjadi ketika karyawan mengajukan pengunduran diri karena mendapat tawaran gaji atau posisi yang lebih baik di tempat lain.
Supaya tidak kehilangan karyawan tersebut, perusahaan kemudian menawarkan gaji yang lebih tinggi atau insentif lainnya.
Dilansir dari Alexander Daniel Offshore, tujuan counter offer adalah untuk mempertahankan karyawan yang berharga berdasarkan prestasi, jabatan, maupun hal lain.
Meski begitu, karyawan juga perlu mempertimbangkan berbagai faktor, baik peluang career growth maupun lingkungan kerja, sebelum menerima counter offer.
Lantas, apakah karyawan juga bisa yang mengajukan counter offer gaji kepada perusahaan? Jawabannya bisa dan umumnya dilakukan pada saat negosiasi perpanjangan atau pembaruan kontrak kerja.
Adapun calon karyawan atau pelamar kerja juga bisa mengajukan counter offer gaji kepada perusahaan pada tahap akhir proses rekrutmen.
Berbeda dari perusahaan, tujuan utama pelamar kerja atau karyawan mengajukan counter offer gaji adalah untuk mendapatkan kompensasi yang lebih baik dari penawaran awal.
Baca Juga: Budgeting: Definisi, Fungsi, Tujuan, dan Contoh Melakukannya
Ada beberapa alasan penting yang membuat pelamar kerja atau karyawan harus memanfaatkan kesempatan mengajukan counter offer gaji kepada perusahaan.
Berikut beberapa di antaranya:
Melakukan counter offer memungkinkan karyawan meningkatkan posisi tawarnya dalam negosiasi. Misalnya untuk mendapatkan kenaikan gaji atau tambahan tunjangan.
Dengan menunjukkan harapan lebih, karyawan dapat memiliki peluang untuk mendapatkan penawaran yang lebih baik dari perusahaan saat ini.
Counter offer membantu karyawan mendapatkan kompensasi yang lebih layak dan sesuai dengan kontribusi maupun kemampuan mereka.
Dikutip dari Forbes, jika merasa gaji atau tunjangan yang diterima kurang adil, mengajukan counter offer adalah cara efektif untuk meminta penyesuaian dengan nilai diri di pasar kerja.
Dengan counter offer, karyawan dapat bernegosiasi untuk mencapai kesepakatan yang lebih menguntungkan, baik dari segi gaji, tunjangan, atau tanggung jawab kerja.
Negosiasi membantu memastikan bahwa karyawan merasa dihargai dan mendapatkan imbalan yang setimpal atas pekerjaannya.
Baca Juga: Mencari Pekerjaan Baru? Manfaatkan Pandemi Sebaik Mungkin
Pada dasarnya, counter offer penting dilakukan demi keuntungan lebih yang adil, baik untuk karyawan maupun perusahaan.
Lalu, bagaimana cara melakukan counter offer yang efektif? Simak tipsnya berikut ini:
Pertama, lakukan riset gaji terkait posisi kamu di pasar kerja sebelum mengajukan counter offer. Cari tahu standar gaji untuk posisi dan industri yang sama di perusahaan lain.
Mengantongi informasi standar gaji sangat membantumu dalam membuat penawaran yang realistis.
Data riset yang kamu kumpulkan nantinya juga akan mendukung klaim bahwa kamu layak mendapatkan kompensasi lebih berdasarkan kondisi pasar.
Sebelum membuat counter offer, identifikasi apa yang penting bagi kamu di perusahaan lama.
Apakah itu gaji lebih tinggi, tambahan tunjangan, fleksibilitas kerja, atau peluang pengembangan karier?
Dengan mengetahui prioritas, kamu bisa lebih terarah dalam negosiasi, sehingga permintaanmu lebih spesifik dan relevan dengan kebutuhanmu.
Susun argumen berdasarkan kontribusimu selama bekerja, pencapaian yang telah kamu raih, dan bagaimana keterampilanmu mendukung tujuan perusahaan.
Argumen yang kuat dan didukung fakta akan membantu meyakinkan atasan bahwa kamu layak mendapatkan penawaran yang lebih baik.
Ketika menyampaikan counter offer, pastikan kamu melakukannya dengan percaya diri dan profesional.
Sikap percaya diri menunjukkan bahwa kamu serius dan yakin dengan permintaanmu.
Jangan lupa, tetap fleksibel untuk bernegosiasi, sehingga kamu dan perusahaan bisa mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan.
Baca Juga: Pindah Karir Menjadi Content Creator? Ini Tips dari Gerry Girianza!
Counter offer dapat dilakukan secara langsung maupun lewat email. Jika memilih email, kamu bisa menyimak contohnya berikut ini:
Menggunakan email membuat komunikasi di dunia kerja lebih terstruktur tanpa tekanan langsung.
Email juga memudahkan karyawan dan perusahaan untuk meninjau kembali kesepakatan
counter offer yang dibahas.
Subjek: Pengajuan Counter Offer untuk Penyesuaian Gaji Yth. Bapak Budi Santoso, Semoga Bapak dalam keadaan baik. Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih atas kesempatan bekerja di PT Maju Bersama dan atas dukungan yang terus Bapak berikan dalam peran saya sebagai Manajer Proyek. Saya sangat menikmati bekerja di sini dan berkontribusi untuk kesuksesan perusahaan. Setelah mempertimbangkan penawaran yang diberikan, saya ingin mendiskusikan kemungkinan penyesuaian gaji. Berdasarkan riset industri serta kontribusi saya kepada perusahaan, termasuk keberhasilan dalam menyelesaikan proyek A dan B secara tepat waktu dan dalam anggaran, saya merasa bahwa gaji sebesar Rp15.000.000 akan lebih mencerminkan nilai saya dalam tim. Saya yakin penyesuaian ini akan memungkinkan saya untuk terus memberikan hasil kerja yang berkualitas tinggi dan tetap berkomitmen pada tujuan perusahaan. Saya menghargai kesempatan untuk membahas hal ini lebih lanjut dan berharap kita dapat mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan. Terima kasih atas perhatian Bapak terhadap permintaan saya. Saya menantikan tanggapan Bapak dan berharap dapat melanjutkan kerja sama yang sukses. Hormat saya, Andi Prabowo |
Subjek: Pengajuan Counter Offer untuk Penyesuaian Gaji Halo Ibu Maya, Semoga Ibu dalam keadaan baik. Terima kasih atas kesempatan untuk berdiskusi mengenai tawaran yang diberikan kepada saya untuk tetap bergabung di PT Maju Jaya. Saya sangat menghargai perhatian dan dukungan Ibu serta tim selama ini. Setelah mempertimbangkan tawaran gaji sebesar Rp8.000.000, saya ingin mendiskusikan kemungkinan penyesuaian gaji. Berdasarkan riset yang saya lakukan mengenai standar gaji di industri ini serta kontribusi saya kepada perusahaan, termasuk keberhasilan dalam memimpin proyek X yang meningkatkan efisiensi tim hingga 25%, saya merasa bahwa gaji sebesar Rp10.500.000 akan lebih mencerminkan nilai dan komitmen saya terhadap tim. Saya yakin penyesuaian ini akan semakin memotivasi saya untuk memberikan kinerja terbaik dan berkontribusi lebih banyak lagi bagi perusahaan. Saya sangat menghargai kesempatan untuk membahas hal ini lebih lanjut dan berharap kita dapat mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan. Terima kasih atas perhatian Ibu terhadap permintaan saya. Saya menantikan tanggapan Ibu dan berharap untuk melanjutkan kerja sama yang sukses. Hormat saya, Rudi Hartono |
Jika counter offer lewat email dirasa kurang efektif, kamu bisa mencoba mengajukan counter offer salary secara langsung melalui 1-on-1 meeting.
Simak contohnya di bawah ini:
Andi: Halo, Pak Budi. Terima kasih atas kesempatan ini. Saya ingin membahas gaji yang ditawarkan untuk posisi Manajer Proyek. Budi: Tentu, Andi. Apa yang ingin kamu diskusikan? Andi: Saya sangat menghargai tawaran sebesar Rp12.000.000. Namun, setelah melakukan riset pasar dan mempertimbangkan pengalaman serta pencapaian saya dalam proyek sebelumnya, saya merasa gaji sebesar Rp15.000.000 lebih sesuai dengan nilai yang dapat saya bawa ke tim. Budi: Saya mengerti. Namun, kami sudah mempertimbangkan anggaran yang ada. Andi: Saya mengerti, Pak. Namun, saya percaya bahwa kontribusi saya, terutama dalam menyelesaikan proyek A dan B dengan sukses, akan memberikan dampak positif bagi perusahaan. Saya yakin dengan penyesuaian ini, saya dapat berkomitmen lebih baik dalam mencapai target perusahaan. Budi: Baik, Andi. Mari kita diskusikan ini lebih lanjut dan lihat opsi yang mungkin bisa kita tawarkan. |
Rudi: Halo, Ibu Maya. Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk berbicara dengan saya hari ini. Maya: Tentu, Rudi. Kami ingin membahas keputusanmu untuk resign. Kami sangat menghargai kontribusimu di sini. Rudi: Terima kasih, Ibu. Saya juga sangat menghargai kesempatan yang telah diberikan. Namun, setelah mempertimbangkan tawaran gaji yang diberikan sebesar Rp8.000.000, saya ingin mendiskusikan kemungkinan penyesuaian. Maya: Tentu. Apa yang ingin kamu ajukan? Rudi: Berdasarkan riset yang saya lakukan mengenai standar gaji di industri ini dan kontribusi saya, termasuk keberhasilan dalam memimpin proyek X yang meningkatkan efisiensi tim hingga 25%, saya merasa bahwa gaji sebesar Rp10.500.000 lebih mencerminkan nilai saya dalam tim. Maya: Saya mengerti. Itu argumen yang valid. Namun, kami perlu mempertimbangkan anggaran perusahaan. Rudi: Saya mengerti, Ibu. Namun, saya percaya penyesuaian ini akan semakin memotivasi saya untuk memberikan kinerja terbaik dan berkontribusi lebih banyak lagi bagi perusahaan. Saya sangat berharap kita bisa mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan. Maya: Baiklah, Rudi. Mari kita diskusikan lebih lanjut dan lihat opsi yang mungkin bisa kami tawarkan. |
Baca Juga: Apa Itu Event Organizer? Inilah Tugas dan Cara Kerjanya!
Negosiasi counter offer adalah langkah penting untuk memastikan bahwa kamu mendapatkan kompensasi yang sesuai dengan nilai dan kontribusimu di perusahaan.
Lantas, bagaimana agar negosiasi counter offer menghasilkan keuntungan yang adil? Berikut tips yang bisa kamu terapkan:
Sikap tenang dan percaya diri sangat penting dalam negosiasi. Menghadapi negosiasi gaji dengan HRD mau atasan dengan ketenangan akan membantu kamu menyampaikan argumen dengan jelas dan tegas.
Percaya diri menunjukkan bahwa kamu yakin dengan nilai dan kemampuan yang kamu tawarkan.
Latihan berbicara di depan cermin atau dengan teman bisa membantu meningkatkan kepercayaan diri sebelum melakukan negosiasi.
Ketika melakukan counter offer, penting untuk menekankan nilai tambah yang kamu bawa ke perusahaan.
Identifikasi kontribusi spesifik yang telah kamu berikan. Misalnya, proyek yang sukses, peningkatan kinerja yang signifikan, atau rencana jangka panjang untuk meningkatkan profit perusahaan.
Gunakan data atau pencapaian yang terukur. Berbagai data itu akan menguatkan argumenmu, sehingga atasan lebih mudah memahami alasan di balik permintaan kenaikan gaji.
Jika tawaran yang diberikan tidak sesuai dengan harapanmu, jangan ragu untuk menolak. Ini menunjukkan bahwa kamu memiliki standar yang jelas mengenai kompensasi.
Namun, pastikan kamu menolak menggunakan kata-kata yang sopan dan berbasis data agar perusahaan bisa mempertimbangkan opsi lain.
Ingat, negosiasi adalah tentang mencapai kesepakatan yang adil untuk kedua belah pihak.
Selain gaji, jangan lupa untuk menanyakan tentang benefit tambahan seperti tunjangan kesehatan, fleksibilitas kerja, atau peluang pelatihan.
Terkadang, perusahaan mungkin tidak dapat memenuhi permintaan gaji yang lebih tinggi, tetapi bisa menawarkan kompensasi lain yang berharga.
Mempertimbangkan keseluruhan penawaran dapat membuat negosiasi lebih adil.
Selalu siap dengan alternatif jika negosiasi tidak berjalan sesuai rencana. Misalnya tetap terima tawaran benefit yang ada, dengan perjanjian review gaji di bulan berikutnya.
Atau tetap mempertimbangkan tawaran dari perusahaan lain.
Memiliki rencana cadangan akan memberi kekuatan dalam negosiasi, serta membantu mengurangi tekanan yang mungkin kamu rasakan.
Baca Juga: Apa Itu Stack? Ini Arti, Kelebihan, dan Kekurangannya
Itu dia penjelasan lengkap mengenai counter offer. Perlu diingat bahwa negosiasi counter offer adalah kesempatan penting untuk memastikan bahwa kamu mendapatkan kompensasi yang sesuai dengan kontribusimu.
Dengan mempersiapkan diri dan menggunakan strategi yang tepat, kamu dapat mencapai kesepakatan yang lebih baik.
Selain itu, jangan ragu untuk mengeksplorasi berbagai opsi dan bersikap proaktif dalam negosiasi, ya! Dengan demikian, kamu bisa terlihat tetap profesional dan tampak sangat fleksibel untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan.
Yuk, persiapkan diri kamu untuk menggapai pekerjaan impian dengan membaca berbagai informasi dan Tips Karier di situs Jobstreet by SEEK.
Kamu juga bisa mengakses ribuan konten pembelajaran gratis dari banyak pakar industri di KarirKu dalam aplikasi Jobstreet. Butuh teman diskusi soal karier untuk memperluas networking? Gabung Komunitas Jobstreet, sekarang!
Setelah itu, jangan lupa perbarui profil Jobstreet kamu dan temukan lowongan kerja yang tepat.
Download aplikasi Jobstreet by SEEK di Play Store atau App Store dan nikmati kemudahan untuk mengakses informasi terbaru seputar dunia kerja hanya dalam satu genggaman saja! Semoga berhasil!