Dalam interview kerja, HRD atau user biasanya akan menanyakan ide kontribusi untuk perusahaan kepada kandidat.
Melalui pertanyaan tersebut, rekruter ingin mengetahui seberapa tinggi minatmu terhadap posisi yang dilamar.
Selain itu, HRD juga ingin menilai tingkat kecocokan profilmu dengan kebutuhan perusahaan dari jawabanmu terkait kontribusi.
Lantas, seperti apa contoh jawaban yang baik dan benar untuk menjawab pertanyaan interview "Kontribusi Apa yang Bisa Diberikan untuk Perusahaan?"
Pelajari tips dan contoh jawabannya dalam artikel ini. Yuk, kita pelajari bersama!
Hal pertama yang harus kamu lakukan sebelum menghadapi interview kerja dan menjawab pertanyaan soal kontribusi kerja adalah memahami visi dan misi perusahaan.
Dengan mempelajari visi dan misinya, kamu bisa memberikan jawaban yang selaras dengan tujuan perusahaan. Hal ini pun akan memberikan nilai tambah terhadap kontribusimu.
Mencari tahu visi dan misi perusahaan tidak sulit, kok! Kamu bisa mendapatkannya di website resmi perusahaan, profil media sosial, membaca berita atau press release terkini dari perusahaan yang kamu lamar.
Setelah mempelajari visi dan misi perusahaan, sesuaikan jawaban terkait kontribusi untuk perusahaan dengan posisi yang kamu lamar.
Tujuannya untuk memastikan bahwa kamu mampu memenuhi kebutuhan spesifik di perusahaan dan tim.
Selain itu, dengan memberikan jawaban kontribusi yang relevan, HRD akan menilaimu sebagai kandidat yang memiliki pemahaman mendalam tentang peran yang akan dijalani.
Ide kontribusi untuk perusahaan tentu bukan pertanyaan basa-basi. Oleh karena itu, kamu perlu menyusun jawabannya sebaik mungkin.
Agar dapat merumuskan jawaban kontribusi karyawan terbaik dan meningkatkan peluang diterima, berikut strategi yang bisa kamu ikuti:
Tahukah kamu, perusahaan sangat menyukai kandidat yang mengenal value dirinya, lho. Menurut Bucketlist Rewards, kandidat yang memiliki value merupakan aset penting bagi perusahaan.
Oleh sebab itu, cari tahu dan pahami kekuatan dirimu supaya bisa menonjolkan skill yang memberikan dampak positif pada perusahaan.
Coba cermati pengalaman kerjamu sebelumnya. Setelah itu, identifikasi work ethic apa yang kamu terapkan untuk menuntaskan tugas harian atau mencapai KPI.
Selain mempelajari visi dan misi perusahaan, pelajari juga job desc posisi yang kamu lamar.
Catat pengalaman atau skill yang dibutuhkan berdasarkan job desc lowongan kerja tersebut.
Setelah itu, sesuaikan jawabanmu kontribusimu dengan kebutuhan tersebut agar relevan.
Gunakan metode STAR untuk menjawab pertanyaan tentang strategi kontribusi karier.
Dilansir dari Career Advising & Professional Development MIT, metode STAR sangat populer karena menawarkan formula yang efektif untuk menyusun jawaban dari pertanyaan behavioural interview.
Secara garis besar, metode STAR berfokus pada situation atau masalah yang pernah dihadapi. Lalu, jelaskan task atau tugasmu dalam situasi tersebut.
Setelah itu, sambung jawabanmu dengan menceritakan action atau tindakan apa yang kamu lakukan untuk menyelesaikannya. Terakhir, tutup dengan bagaimana result atau hasilnya.
Baca Juga: 13 Contoh Jawaban Alasan Melamar Pekerjaan saat Interview Kerja
Dengan mempertimbangkan tips dan strategi di atas, berikut contoh jawaban pertanyaan terkait kontribusi dalam pekerjaan yang bisa kamu jadikan referensi saat interview:
“Saya percaya, saya mampu meningkatkan efisiensi dan kesuksesan proyek di perusahaan ini. Di kantor sebelumnya, saya pernah memimpin tim untuk menangani proyek dengan deadline ketat.
Saat itu, saya menerapkan metode agile untuk memfasilitasi kolaborasi efektif di antara tim. Hasilnya, proyek pun selesai 15% lebih cepat dari jadwal.”
“Kontribusi yang bisa saya berikan adalah fokus pada retensi dan pengembangan karyawan. Sebelumnya, saya pernah mengadakan program pelatihan untuk meningkatkan skill karyawan. Berkat pelatihan tersebut, produktivitas karyawan dapat meningkat hingga 25%.”
“Saya akan berkontribusi melalui ide-ide kreatif untuk memperkuat branding dan visibilitas perusahaan. Dalam pekerjaan sebelumnya, saya berhasil membuat visual campaign hingga meningkatkan engagement pengguna di media sosial sebesar 40%.”
“Kontribusi saya akan fokus pada pembuatan konten yang tak hanya menarik, tapi juga persuasif untuk meningkatkan konversi. Saya terbiasa membuat konten website yang menghasilkan click through rate hingga 25%. Dari sana, perusahaan tempat saya bekerja sebelumnya mampu menarik lebih banyak pelanggan baru.”
“Sebagai videografer, kontribusi saya akan fokus pada pembuatan konten video yang menarik secara visual serta narasi. Saya pernah menciptakan video promosi dengan teknik storytelling efektif. Hal tersebut berhasil meningkatkan views konten perusahaan di media sosial hingga 40%.”
“Saya percaya, saya mampu meningkatkan efisiensi dan kualitas proses produksi perusahaan. Saya memiliki pengalaman yang solid dalam merancang sistem yang sukses meningkatkan efisiensi pabrik hingga 25%. Caranya adalah dengan mengurangi downtime mesin dan meningkatkan output produksi.”
“Kontribusi yang dapat saya berikan sebagai programmer tidak hanya menulis kode yang efisien. Saya juga siap memastikan solusi yang dihasilkan mampu memberikan dampak positif langsung terhadap performa dan tujuan bisnis.
Sebagai contoh, dalam proyek sebelumnya, saya mengembangkan aplikasi dengan mengoptimalkan kode dan memperbaiki bug. Hasilnya, kinerja platform pun berhasil meningkat sebesar 35%.”
“Kontribusi saya akan fokus pada peningkatan pengalaman pelanggan, yakni dengan menyelesaikan masalah secara efisien. Dalam pengalaman kerja sebelumnya, saya berhasil meningkatkan kepuasan pelanggan hingga 25% dengan mempercepat waktu respons dan memberikan solusi tepat tanpa bertele-tele.”
“Saya akan berkontribusi dengan memberikan solusi teknis yang cepat dan akurat kepada pengguna yang membutuhkan bantuan. Di kantor sebelumnya, saya dan tim berhasil menyelesaikan 96% tiket dalam waktu kurang dari 24 jam berkat skill penyelesaian masalah yang efisien.”
“Sebagai marketing specialist, saya akan meningkatkan akuisisi pelanggan melalui strategi yang efektif. Sepanjang saya berkarier sebagai marketing specialist di berbagai perusahaan, saya berhasil merancang kampanye pemasaran yang meningkatkan lead generation hingga lebih dari 20%. Kunci yang saya pegang adalah berfokus pada konten dan event yang segmented, serta impactful.”
“Saya akan mengembangkan dan menerapkan strategi digital marketing yang fokus pada optimasi konversi pelanggan. Dalam kampanye satu tahun terakhir di perusahaan sebelumnya, saya berhasil mengelola kampanye paid ads yang meningkatkan konversi pengunjung menjadi pelanggan hingga 30%.”
“Jika diterima, saya akan mengoptimalkan performa website perusahaan untuk mendatangkan lebih banyak traffic. Dalam proyek di perusahaan sebelumnya, saya berhasil meningkatkan peringkat homepage perusahaan hingga posisi pertama di Google. Hasilnya, traffic website pun meningkat 40%.”
“Saya mampu menyusun laporan keuangan yang akurat dan mengelola anggaran dengan efisien. Selain itu, saya juga selalu mematuhi regulasi dan standar akuntansi yang berlaku. Saya yakin memiliki keterampilan dan pengalaman relevan untuk bekerja dalam manajemen keuangan yang ketat di perusahaan ini.”
“Sebagai analis keuangan, saya akan memberikan wawasan mendalam untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis yang strategis. Di kantor sebelumnya, saya selalu melakukan analisis keuangan secara mendalam hingga membantu perusahaan mencapai tujuan penghematan biaya sebesar 15%.”
“Saya akan membantu perusahaan mematuhi regulasi perpajakan yang berlaku. Di perusahaan sebelumnya, saya berhasil mengoptimalkan struktur pajak hingga mengurangi kewajiban pajak perusahaan sebesar 15% melalui perencanaan yang strategis.”
Mempelajari contoh jawaban kontribusi kerja saja belum cukup untuk persiapan interview.
Pastikan kamu juga menghindari beberapa kesalahan di bawah ini agar bisa menjawab pertanyaan terkait kontribusi karyawan dengan baik:
Layaknya traveling tanpa uang saku, wawancara tanpa persiapan tentu tidak akan berjalan maksimal.
Oleh sebab itu, kamu juga perlu berlatih untuk menjawab pertanyaan soal kontribusi untuk perusahaan.
Latihan wawancara akan membantumu lebih luwes dan percaya diri saat berhadapan dengan HRD.
Nah, berikut tips latihan menjawab pertanyaan sebelum wawancara:
Baca Juga: Bingung Apakah Diterima Kerja atau Tidak? Cek Tanda-Tanda Ini!
Itulah berbagai contoh kontribusi dalam pekerjaan yang bisa kamu jadikan referensi sebagai jawaban interview.
Ingat, hindari memberikan jawaban klise yang terlalu umum. Pelajari visi dan misi perusahaan agar kamu dapat memahami kebutuhan perusahaan secara umum.
Setelah itu, supaya jawabanmu lebih relevan, hubungkan ide kontribusimu dengan kebutuhan perusahaan dan posisi kerja yang kamu lamar.
Tak kalah penting, pelajari juga kelebihan diri sendiri agar dapat menonjolkan skill yang berdampak positif bagi perusahaan.
Berbekal pengetahuan soal kelebihan dan value diri, kamu bisa lebih mudah dalam merumuskan jawaban terbaik.
Terakhir, cobalah rutin berlatih dan jangan lupa gunakan metode STAR agar jawaban kamu lebih terstruktur.
Yuk, persiapkan diri kamu untuk menggapai pekerjaan impian dengan membaca berbagai informasi dan Tips Karier di situs Jobstreet by SEEK.
Kamu juga bisa mengakses ribuan konten pembelajaran gratis dari banyak pakar industri di KarirKu dalam aplikasi Jobstreet. Butuh teman diskusi soal karier untuk memperluas networking? Gabung Komunitas Jobstreet, sekarang!
Setelah itu, jangan lupa perbarui profil Jobstreet kamu dan temukan lowongan kerja yang tepat.
Download aplikasi Jobstreet by SEEK di Play Store atau App Store dan nikmati kemudahan untuk mengakses informasi terbaru seputar dunia kerja hanya dalam satu genggaman saja! Semoga berhasil!