Topik tentang UMR atau UMK memang selalu menarik dan jadi bahan perbincangan, ya.
Di Surakarta sendiri, upah minimum kabupaten/kota atau UMK Surakarta mengalami peningkatan pada tahun 2026. Tentunya, kabar ini menjadi angin segar bagi para pencari pekerja dan pegawai.
Ketika mencari kerja, ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan. Selain besaran UMK tiap kabupaten/kota, penting juga untuk mengetahui sektor industri apa saja yang banyak menyerap tenaga kerja di Solo Raya.
Lantas, berapa UMR Solo dan apa saja peluang kerja yang menarik di Kota Batik tersebut? Cari tahu jawabannya di pembahasan berikut, yuk!
Setiap tahun, pemerintah di berbagai daerah melakukan penyesuaian UMK sebagai salah satu upaya meningkatkan taraf hidup hidup masyarakat.
Untuk Provinsi Jawa Tengah, penyesuaian besaran UMP/UMK 2026 sudah ditetapkan pada 24 Desember 2025 dan akan berlaku mulai 1 Januari 2026.
Penetapan itu tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 100.3.3.1/505 Tahun 2025 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota serta Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026.
Dalam SK tersebut, besaran UMK Solo atau UMR Surakarta 2026 telah ditetapkan sebesar Rp2.570.000.
Angka itu lebih tinggi UMP Jawa Tengah 2026 yang mencapai Rp 2.327.386. Adapun formula penghitungan merujuk pada PP Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan.
Penetapan UMR Kota Solo melibatkan berbagai pertimbangan, di antaranya:
Salah satu faktor penentu kenaikan UMR Kota Solo adalah pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota.
Aspek ini berkaitan dengan median upah di sektor industri lokal yang menjadi acuan penting dalam menentukan besaran UMR tiap tahun.
Semakin kuat pertumbuhan ekonomi suatu daerah, semakin besar pula potensi kenaikan upah minimum.
Selain pertumbuhan ekonomi, produktivitas pekerja juga menjadi indikator penting dalam penentuan UMR.
Pemerintah berharap, kenaikan gaji UMR Solo dapat mendorong peningkatan produktivitas tenaga kerja.
Dampaknya bukan hanya bagi individu, tapi juga bagi pertumbuhan ekonomi daerah secara keseluruhan.
Untuk menjaga daya beli masyarakat, pemerintah juga membandingkan median upah di Kota Solo dengan tingkat inflasi Provinsi Jawa Tengah.
Langkah ini penting agar kenaikan UMR tetap sejalan dengan kenaikan harga barang dan jasa. Dengan begitu, gaji yang diterima pekerja tidak tergerus inflasi dan tetap memiliki nilai riil yang stabil.
Tujuan utama penetapan UMR adalah untuk meningkatkan kesejahteraan para karyawan.
Kenaikan gaji diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan hidup layak bagi pekerja di Kota Solo.
Namun, dalam prosesnya, pemerintah juga mempertimbangkan kemampuan keuangan perusahaan, agar kebijakan ini tidak justru membebani sektor usaha.
Di sisi lain, penting untuk memastikan bahwa kenaikan UMR sejalan dengan median upah di berbagai sektor industri lainnya.
Langkah ini bertujuan untuk menghindari ketimpangan antar sektor dan menjaga stabilitas ekonomi lokal.
Selain itu, nilai alfa dan kajian ekonomi daerah juga diperhitungkan agar keputusan yang diambil tetap adil bagi pekerja sekaligus realistis bagi dunia usaha.
Secara keseluruhan, penetapan UMR di Surakarta memerlukan kajian mendalam terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota serta nilai alfa yang relevan.
Dengan begitu, pengambilan keputusan dapat bermanfaat bagi pekerja sekaligus mendukung keberlanjutan usaha.
UMK Solo atau Upah Minimum Kabupaten/Kota Surakarta mengalami kenaikan cukup signifikan dari tahun ke tahun.
Sejak 2014 hingga 2024, besaran UMK Solo terus meningkat. Sebagai contoh, UMR Solo tahun 2026 mengalami kenaikan cukup signifikan, yakni 6,66%.
Kenaikan ini menunjukkan adanya upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja di Solo Raya.
Tahun | UMK Kota Solo & Persentase Kenaikan |
2014 | Rp1.145.000 (naik Rp229.100 atau 25%) |
2015 | Rp1.222.400 (naik Rp77.400 atau 6,76%) |
2016 | Rp1.418.000 (naik Rp195.600 atau 16%) |
2017 | Rp1.534.985 (naik Rp116.985 atau 8,24%) |
2018 | Rp1.668.700 (naik Rp133.715 atau 8,72%) |
2019 | Rp1.802.700 (naik Rp134.000 atau 8,04%) |
2020 | Rp1.956.200 (naik Rp153.500 atau 8,51%) |
2021 | Rp2.013.810 (naik Rp57.610 atau 2,95%) |
2022 | Rp2.035.720 (naik Rp21.910 atau 1,09%) |
2023 | Rp2.174.169 (naik Rp138.449 atau 6,8%) |
2024 | Rp2.269.070 (naik Rp94.901 atau 4,36%) |
2025 | Rp2.416.560 (naik Rp147.490 atau 6,5%) |
2026 | Rp 2.570.000 (naik Rp153.440 atau 6,66%) |
Sumber: Detik.com
Jika kita lihat data UMK Solo sepuluh tahun terakhir, terdapat tren kenaikan yang cukup konsisten meski besarannya berbeda. Kenaikan terbesarnya pada tahun 2016 dan 2025.
Baca Juga: Tips Menabung dengan Gaji UMR Bagi Para Perantau di Ibu Kota
Dikutip dari Harian Jogja, angka kenaikan UMK Solo 2026 sudah sesuai dengan usulan Wali Kota Solo, Respati Ardi, yang kemudian disampaikan ke Gubernur Jawa Tengah.
Angka kenaikan sekitar 6% merupakan titik tengah dari usulan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan serikat pekerja yang dibahas dalam Dewan Pengupahan.
Tepat pada 24 Desember 2025, Gubernur Jawa Tengah meresmikan UMK Jateng 2026 untuk 35 Kabupaten/Kota, termasuk Kota Solo atau Surakarta.
Hasilnya, UMK Solo 2026 atau UMR Kota Solo ditetapkan sebesar Rp 2.570.000, atau mengalami kenaikan Rp 153.440.
Di antara Kabupaten/Kota di Solo Raya, Kabupaten Karanganyar memiliki UMK tertinggi yakni Rp2.592.154,06, diikuti oleh Kota Surakarta atau Solo sebesar Rp 2.570.000.
Sementara itu, Kabupaten Wonogiri memiliki UMK terendah, yakni Rp 2.335.126.
Berikut adalah daftar lengkap UMK Solo Raya 2026 dikutip dari Kompas.com:
Seiring pertumbuhan ekonomi daerah dan penetapan UMR Solo Raya 2026, peluang kerja di Kota Solo atau Surakarta makin meningkat.
Beberapa sektor industri yang menarik di antaranya:
Solo Raya dikenal sebagai pusat industri kreatif di Jawa Tengah. Dengan kekayaan budaya dan kreativitas masyarakatnya, sektor ini terus berkembang.
Beberapa peluang kerja yang dapat ditemukan di industri kreatif antara lain:
Sebagai kota tujuan wisata, Solo Raya menawarkan banyak peluang kerja di sektor pariwisata. Beberapa posisi yang dibutuhkan antara lain:
Sektor manufaktur di Solo Raya juga cukup berkembang, terutama industri kecil dan menengah. Beberapa pekerjaan yang dapat ditemukan di sektor ini antara lain:
Seiring dengan perkembangan teknologi, kebutuhan akan tenaga kerja di bidang teknologi informasi makin meningkat. Berikut contoh posisi kerja yang banyak dilamar:
Munculnya banyak startup lokal di Solo Raya membuka peluang kerja baru bagi generasi muda. Beberapa posisi yang dibutuhkan di startup antara lain:
Seiring dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi, berbagai sektor industri seperti dunia kreatif, pariwisata, manufaktur, teknologi informasi, dan startup menawarkan peluang kerja yang sangat beragam.
Namun, persaingan dalam dunia kerja makin ketat sehingga setiap individu perlu terus meningkatkan kompetensi dan keterampilan.
Bagi generasi muda, Solo Raya merupakan kota yang menjanjikan untuk mengembangkan karir.
Selain sektor-sektor di atas, masih banyak lagi peluang kerja lain yang dapat ditemukan di Solo Raya, seperti di sektor perbankan, keuangan, pendidikan, dan kesehatan.
Baca Juga: 6 Cara Mengatur Gaji dengan Efektif Setiap Bulan
UMK Kota Solo atau Surakarta untuk tahun 2026 sudah ditetapkan meningkat 6,66% menjadi Rp 2.570.000 dari tahun sebelumnya.
Angka itu tentu menarik, terutama karena lebih besar dari UMP Jawa Tengah 2026 yang mencapai Rp2.327.386,07.
Dengan potensi yang besar, Solo Raya tidak hanya menawarkan peluang kerja, tapi juga lingkungan hidup berkualitas.
Sedang mencari pekerjaan di Kota Surakarta/Solo? Temukan banyak lowongan kerja di Surakarta/Solo hanya di situs dan aplikasi Jobstreet.
Yuk, persiapkan diri kamu untuk menggapai pekerjaan impian dengan membaca berbagai informasi dan Tips Karier di situs Jobstreet by SEEK.
Kamu juga bisa mengakses ribuan konten pembelajaran gratis dari banyak pakar industri di KarirKu dalam aplikasi Jobstreet. Butuh teman diskusi soal karier untuk memperluas networking? Gabung Komunitas Jobstreet, sekarang!
Setelah itu, jangan lupa perbarui profil Jobstreet kamu dan temukan lowongan kerja yang tepat.
Download aplikasi Jobstreet by SEEK di Play Store atau App Store dan nikmati kemudahan untuk mengakses informasi terbaru seputar dunia kerja hanya dalam satu genggaman saja! Semoga berhasil!