Ringkasan
Desain grafis adalah salah satu bidang pekerjaan yang sering kita dengar pada era digital seperti sekarang.
Secara garis besar, desain grafis adalah seni atau praktik menciptakan elemen visual untuk mengkomunikasikan pesan atau konsep tertentu.
Sebagai salah satu bidang pekerjaan yang terus berkembang, desain grafis memegang peran penting dalam membentuk citra dan identitas sebuah merek, produk, atau bahkan individu.
Lalu, seperti apa prospek karier di bidang desain grafis? Apakah saat ini masih menjanjikan? Yuk, simak serba-serbi posisi graphic designer dalam artikel ini!
Pengertian desain grafis adalah salah satu bidang seni untuk menciptakan karya visual. Desain grafis melibatkan banyak pengaturan elemen rupa, seperti gambar, warna, teks, garis, hingga bentuk.
Tujuan desain grafis adalah menciptakan komunikasi yang efektif untuk menyampaikan pesan tertentu. Beberapa contoh desain grafis adalah baliho, papan iklan, brosur, poster, konten media sosial, dan masih banyak lagi.
Orang yang ahli dalam bidang desain grafis disebut desainer grafis atau graphic designer. Dalam dunia kerja profesional, kehadiran desainer grafis sangat dibutuhkan untuk menjalankan tugas kreatif.
Seorang graphic designer biasanya menggunakan software komputer atau menggambar secara manual untuk merancang dan menciptakan karya desain grafis.
Setiap perusahaan mungkin memiliki rincian job desc yang berbeda untuk posisi graphic designer.
Namun, umumnya tugas desain grafis adalah mencakup beberapa aktivitas berikut ini:
Seperti yang disebutkan, desain grafis adalah bentuk komunikasi visual. Artinya, ada pesan yang ingin disampaikan melalui rancangan desain tersebut.
Nah, tugas desainer grafis adalah menerjemahkan ide atau pesan ke dalam bentuk visual. Jadi, ketika target audiens melihat karya desain grafis tersebut, mereka bisa langsung menangkap pesan yang disampaikan.
Pekerjaan desain grafis membutuhkan fleksibilitas tinggi. Sebab, graphic designer harus mampu membuat beragam karya desain yang berbeda-beda sesuai kebutuhan klien, perusahaan, atau brand.
Dalam melakukan hal tersebut, graphic designer akan mendapatkan brief. Biasanya, brief graphic designer berisi rincian ketentuan desain dan goals yang diharapkan.
Adapun rincian goals biasanya memuat target audiens, ukuran, tone warna, pesan yang ingin disampaikan, dan sebagainya.
Setelah itu, barulah graphic designer akan menerjemahkan brief tersebut ke dalam karya desain.
Desainer grafis harus memiliki kemampuan menggunakan software atau perangkat lunak untuk menciptakan desain.
Berbagai software ini membantumu dalam membuat, mengedit, dan menyempurnakan hasil visual sesuai kebutuhan proyek. Berikut beberapa software yang umum digunakan oleh graphic designer:
Setiap software memiliki fungsi dan keunggulan yang berbeda. Dengan begitu, graphic designer biasanya memilih tools sesuai kebutuhan desain, jenis proyek, dan target visual yang ingin dibuat.
Seorang graphic designer tidak bekerja sendiri, lho. Dalam banyak perusahaan, biasanya ia akan sering berkolaborasi dengan tim kreatif.
Dalam kolaborasi ini, graphic designer akan berdiskusi dan melakukan brainstorming bersama tim. Topik diskusinya biasanya mencakup konsep desain dan memastikan konsep tersebut sejalan dengan pesan.
Dalam dunia kerja, karya desain grafis dibutuhkan untuk memperkuat promosi suatu brand. Itulah kenapa tugas desainer grafis juga mencakup pengembangan materi promosi, seperti memperkenalkan produk baru atau menyebarkan info promo.
Untuk kebutuhan promosi, mereka akan bekerja dengan bagian marketing. Hasilnya dapat berupa brosur, online ads, poster, baliho, papan reklame, hingga konten media sosial.
Dengan berbagai tugas tersebut, desain grafis menawarkan berbagai fungsi tersendiri, terutama dalam menunjang kebutuhan perusahaan atau brand termasuk di media sosial.
Fungsi desain grafis sebetulnya lebih dalam daripada hanya sekadar menyediakan nilai estetika.
Berikut ini fungsi desainer grafis untuk membantu mengembangkan bisnis perusahaan atau brand:
Karya desainer grafis adalah bentuk elemen visual yang menarik dan sesuai style perusahaan. Mereka harus menciptakan bentuk komunikasi yang efektif untuk menyampaikan suatu informasi.
Misalnya pada branding, Elemen desain grafis membantu memperkuat identitas merek secara konsisten melalui penggunaan karakter, warna, font, dan sebagainya.
Lalu, dalam iklan dan promosi, desain grafis berfungsi untuk menarik perhatian target audiens dan memudahkan mereka dalam memahami pesan.
Melalui desain grafis, kamu bisa mengekspresikan ide dan kreativitasmu sambil bekerja. Memang, sih, kamu harus mengikuti brief dan materi desain grafis dari klien atau brand.
Namun, adanya brief justru bisa melatih kreativitas kamu, lho.
Kamu bakal ditantang untuk menciptakan karya desain yang out of the box di tengah “keterbatasan” tersebut. Semakin tinggi jam terbang kamu, tentu kreativitas kamu juga bakal semakin terasah!
Fungsi desain grafis satu ini berhubungan dengan branding atau pencitraan merek. Agar suatu merek bisa dikenal oleh masyarakat, sebuah brand harus memiliki identitas yang kuat.
Nah, karya desain yang tepat dapat membantu meningkatkan branding dari merek tersebut. Desain harus sejalan dengan identitas merek yang ditetapkan di awal, misalnya seperti menggunakan tone warna sesuai logo merek atau mencantumkan copy dengan gaya bahasa yang sesuai dengan target audiens.
Ketika digabungkan secara tepat, berbagai unsur desain grafis seperti gambar, garis, warna, hingga tipografi dapat menghasilkan kesatuan karya yang menarik perhatian audiens.
Pada akhirnya, karya tersebut akan meningkatkan ketertarikan target audiens. Alhasil, para audiens lebih termotivasi untuk berinteraksi dengan produk yang ditawarkan, termasuk melakukan pembelian.
Dilihat dari bentuk karya desain yang diciptakan, desain grafis ternyata punya cukup banyak jenis, lho.
Yuk, cari tahu selengkapnya di bawah ini!
Kamu yang kuliah di jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) pasti sudah tidak asing dengan jenis desain grafis satu ini.
DKV adalah adalah bidang desain yang berfokus pada penyampaian pesan melalui elemen visual seperti warna, tipografi, ilustrasi, foto, dan tata letak.
Jenis desain ini memiliki cakupan yang luas karena menggabungkan kreativitas, komunikasi, dan strategi visual untuk menyampaikan informasi secara efektif kepada audiens.
Desain periklanan bertujuan membuat visual promosi yang mampu menarik perhatian audiens dan mendorong mereka melakukan tindakan tertentu, seperti membeli produk atau menggunakan layanan tertentu.
Contohnya meliputi desain poster iklan, banner digital, media sosial, billboard, hingga materi kampanye pemasaran brand.
Pekerjaan desain grafis juga mencakup pembuatan desain web, lho. Desain web berfokus pada tampilan visual website agar terlihat menarik, mudah digunakan, dan nyaman diakses pengguna.
Seorang web designer biasanya mengatur layout halaman, warna, tipografi, ilustrasi, hingga pengalaman pengguna. Dalam proses pengerjaannya, web designer sering bekerja sama dengan programmer atau web developer.
UI/UX Design menjadi salah satu bidang desain yang paling banyak dicari di era digital.
UI (User Interface) berfokus pada tampilan aplikasi atau website, sedangkan UX (User Experience) fokus pada kenyamanan dan pengalaman pengguna saat menggunakan produk digital tersebut.
Desain ilustrasi secara garis besar adalah teknik pembuatan ilustrasi dalam menyampaikan suatu ide, cerita, atau konsep. Desain ilustrasi mengandung banyak hal mulai dari warna dan komposisi untuk menghasilkan karya seni yang bisa “berbicara” melalui gambar.
Jenis desain ini banyak digunakan pada buku anak, komik, majalah, konten media sosial, hingga kebutuhan branding dan maskot perusahaan.
Desain tipografi juga termasuk salah satu jenis-jenis desain grafis.
Tipografi adalah karya seni penggunaan font atau huruf untuk menghasilkan karya desain yang mudah dibaca dan menarik perhatian.
Selain jenis font, tipografi juga melibatkan ukuran, warna, dan tata letak font tersebut.
Kemasan produk menjadi hal pertama yang dilihat konsumen saat mengunjungi toko. Nah, desain kemasan yang menarik dapat memikat target konsumen untuk membeli suatu produk.
Kemasan juga harus dilengkapi informasi jelas tentang produk, seperti nama, logo brand, komposisi, tanggal kadaluarsa, hingga instruksi penggunaan.
Pengertian desain grafis industri adalah kreasi seni berbentuk dua atau tiga dimensi yang melibatkan komposisi garis, bentuk, dan warna.
Umumnya, hasil akhir desain industri berupa barang, produk, atau kerajinan tangan.
Jenis desain ini kini semakin populer karena banyak perusahaan membutuhkan konten visual digital untuk Instagram, TikTok, LinkedIn, hingga YouTube.
Desainer media sosial biasanya membuat konten promosi, feed Instagram, carousel, thumbnail, hingga visual campaign digital yang sesuai dengan target audiens brand.
Motion graphic adalah jenis desain grafis berbasis animasi atau visual bergerak.
Biasanya digunakan untuk video promosi, konten media sosial, opening video, iklan digital, hingga presentasi perusahaan karena dinilai lebih menarik dan interaktif.
Branding design berfokus membangun identitas visual sebuah brand atau perusahaan.
Pekerjaannya meliputi pembuatan logo, pemilihan warna brand, desain identitas visual, guideline perusahaan, hingga materi promosi agar brand terlihat konsisten dan mudah dikenali masyarakat.
Desain grafis adalah salah satu skill yang dibutuhkan oleh banyak perusahaan pada era digital seperti sekarang. Artinya, prospek kerja desain grafis cukup luas.
Gaji seorang desainer grafis bergantung pada tingkat pengalaman dan posisi di tempat kerja.
Menurut data Jobstreet by SEEK, rata-rata gaji graphic designer di Indonesia mencapai Rp4.250.000 hingga Rp6.500.000 untuk pemula. Angka itu tentu bisa bertambah mengikuti skill, pengalaman, dan tentunya jabatan.
Karier seorang graphic designer sangat menjanjikan karena kamu juga bisa mengambil project lain di luar kantor sebagai freelance graphic designer.
Berikut adalah prospek pekerjaan dalam bidang desain grafis:
Seseorang yang ahli dalam bidang desain disebut dengan graphic designer.
Lingkup pekerjaan desainer grafis cukup luas, mulai dari membuat ilustrasi, tipografi, hingga motion graphic untuk kebutuhan klien atau brand.
Art director adalah profesi yang bertanggung jawab atas keseluruhan tampilan visual di berbagai agency atau perusahaan media.
Selain itu, ia juga akan mengarahkan tim yang bekerja sama dalam pembuatan konten visual.
Cara menjadi desain grafis juga bisa ditempuh melalui profesi ilustrator. Profesi ini bertugas untuk menciptakan karya ilustrasi.
Keahlian ilustrasi biasanya dibutuhkan untuk konten majalah, buku, album, komik, dan sebagainya.
Desainer web juga termasuk prospek kerja desain grafis, lho.
Sebagai web designer, kamu bertugas merancang desain untuk website. Desain tersebut akan muncul saat orang-orang membuka website melalui gadget mereka.
Graphic animator fokus menciptakan berbagai gambar yang dapat membentuk ilusi bergerak ketika ditayangkan.
Umumnya, profesi ini sangat dibutuhkan di industri animasi, televisi, film, iklan, hingga video game.
Profesi ini fokus membuat konten visual khusus untuk tayang di platform media sosial seperti Instagram, TikTok, LinkedIn, dan YouTube.
Seorang Social Media Designer dituntut bekerja serba cepat mengikuti tren harian (real-time marketing) sesuai kebutuhan branding dan strategi pemasaran digital perusahaan agar audiens terus berinteraksi (engagement).
Brand designer bertanggung jawab membangun dan merumuskan identitas visual sebuah brand dari nol.
Pekerjaannya sangat strategis, mulai dari mendesain logo, meracik psikologi warna perusahaan, typography (font), hingga menyusun visual guideline (buku panduan visual) agar brand tersebut tampil konsisten dan profesional di mana pun logonya dipasang.
UI/UX Design menjadi salah satu profesi desain paling populer dan prestisius saat ini. UI/UX designer bertugas membuat tampilan visual aplikasi atau website yang indah dipandang (UI/ User Interface).
Selain itu, tugasnya juga merancang alur interaksi yang logis agar nyaman dan tidak membingungkan saat digunakan oleh audiens (UX/ User Experience). Mereka bekerja berdasarkan riset data perilaku pengguna.
Persaingan di industri kreatif semakin ketat, sehingga seorang graphic designer tidak hanya dituntut kreatif, tetapi juga harus mampu mengikuti perkembangan tren dan teknologi digital.
Agar karier di bidang desain grafis semakin berkembang, berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan:
Desain grafis adalah bidang kreatif yang memiliki peran penting di era digital karena hampir semua industri membutuhkan komunikasi visual yang menarik dan efektif.
Tidak hanya terbatas pada pembuatan poster atau ilustrasi, dunia desain grafis kini berkembang luas ke berbagai bidang seperti branding, media sosial, website, UI/UX, motion graphic, hingga konten digital berbasis video.
Hal ini membuat prospek kerja graphic designer semakin terbuka lebar, baik di perusahaan, agency, startup, maupun sebagai freelancer.
Untuk menggeluti bidang desain grafis, kamu harus memiliki sejumlah keterampilan, tidak hanya skill menggambar. Kamu juga harus punya skill kreativitas, manajemen waktu, komunikasi, problem-solving, hingga penguasaan software.
Skill kreativitas sangat berguna untuk menerjemahkan brief dari klien atau perusahaan. Adapun skill manajemen waktu, penguasaan software, dan problem-solving berperan besar untuk memenuhi target pengerjaan karya.
Terakhir, salah satu fungsi skill komunikasi bagi seorang desainer grafis adalah untuk menjelaskan karya di depan klien atau perusahaan.
Setelah mengetahui tentang seluk-beluk desain grafis, apakah kamu jadi makin tertarik untuk menekuni karier di bidang ini?
Temukan banyak lowongan kerja graphic designer hanya di situs dan aplikasi Jobstreet.
Yuk, persiapkan diri kamu untuk menggapai pekerjaan impian dengan membaca berbagai informasi dan Tips Karier di situs Jobstreet by SEEK.
Kamu juga bisa mengakses ribuan konten pembelajaran gratis dari banyak pakar industri di KarirKu dalam aplikasi Jobstreet. Butuh teman diskusi soal karier untuk memperluas networking? Gabung Komunitas Jobstreet, sekarang!
Setelah itu, jangan lupa perbarui profil Jobstreet kamu dan temukan lowongan kerja yang tepat.
Download aplikasi Jobstreet by SEEK di Play Store atau App Store dan nikmati kemudahan untuk mengakses informasi terbaru seputar dunia kerja hanya dalam satu genggaman saja! Semoga berhasil!