14+ Pekerjaan di Bidang Pariwisata dan Kisaran Gajinya

14+ Pekerjaan di Bidang Pariwisata dan Kisaran Gajinya
Jobstreet tim kontendiperbarui pada 13 April, 2026
Share

Ringkasan:

  • Industri pariwisata menawarkan jalur karier yang luas, mulai dari operasional hingga peran strategis.
  • Bidang pariwisata mencakup perhotelan, agen perjalanan, destinasi wisata, dan transportasi.
  • Setiap sektor memiliki kisaran gaji dan jenjang karier yang berbeda, tergantung peran dan pengalaman.
  • Keterampilan seperti bahasa asing, komunikasi, dan hospitality sangat menentukan daya saing kandidat pelamar kerja.
  • Dengan minat yang tepat dan skill relevan, karier pariwisata memiliki prospek jangka panjang yang stabil. 

Industri pariwisata menawarkan peluang karier yang luas dan terus berkembang. Berbagai pekerjaan di bidang pariwisata tersedia, baik untuk fresh graduate maupun yang sudah berpengalaman.

Seiring pertumbuhan pariwisata nasional, kebutuhan tenaga kerja juga meningkat. Tidak hanya di hotel, peluang kerja tersedia di agen perjalanan, destinasi wisata, hingga transportasi.

Dalam praktiknya, setiap sektor memiliki peran penting dalam mendukung pengalaman wisatawan. 

Lantas, apa saja daftar pekerjaan di bidang pariwisata dan kisaran gajinya? Yuk, simak peluang karier serta keterampilan yang dibutuhkan di industri pariwisata dalam ini! 

Jenis Industri yang Terbuka di Bidang Pariwisata

Ilustrasi Pekerjaan di Bidang Pariwisata. (Sumber: Pexels)

Prospek kerja jurusan pariwisata terbuka luas di berbagai sektor industri pendukung pariwisata.

Setiap industri menawarkan peran, tanggung jawab, lingkungan kerja, dan kisaran gaji yang beragam. 

Kamu bisa sesuaikan dengan minat, keterampilan, dan latar belakang pendidikan. Selain itu, pengalaman kerja, sertifikasi, serta kemampuan bahasa asing turut memengaruhi perkembangan karier di sektor ini.

Secara umum, peluang kerja di bidang pariwisata dapat ditemukan di beberapa industri utama berikut ini: 

  • Industri perhotelan: mencakup layanan akomodasi, operasional hotel, hingga manajemen properti wisata.
  • Agen perjalanan dan jasa wisata: termasuk perencanaan perjalanan, pemanduan wisata, dan pengelolaan paket tur.
  • Destinasi wisata dan event pariwisata: berfokus pada pengelolaan objek wisata, acara, dan pengembangan destinasi.
  • Transportasi wisata: meliputi layanan penerbangan, pelayaran, kereta, hingga transportasi darat khusus wisatawan.

Daftar Pekerjaan di Industri Pariwisata dan Kisaran Gajinya

1. Industri Perhotelan

Pertumbuhan sektor pariwisata mendorong peningkatan kebutuhan karyawan hotel. Setiap divisi memiliki fungsi berbeda namun saling mendukung operasional hotel. 

Oleh karena itu, peluang karier terbuka bagi berbagai latar belakang pendidikan. Berikut beberapa jenis pekerjaan di industri perhotelan beserta estimasi gajinya: 

Front Office  

Front office merupakan bagian terdepan yang berinteraksi langsung dengan tamu hotel. Tim ini bertanggung jawab atas proses reservasi, check-in, hingga check-out tamu. 

Dalam praktiknya, kualitas layanan front office sangat memengaruhi kepuasan tamu sehingga kemampuan komunikasi dan hospitality menjadi kompetensi utama.

Kabar baiknya, posisi front office tidak hanya terbatas pada resepsionis. 

Terdapat juga peran concierge yang membantu kebutuhan tamu selama menginap. Selain itu, ada juga front desk manager yang bertugas memastikan operasional layanan berjalan sesuai standar.

Setiap posisi memiliki tanggung jawab yang berbeda sesuai tingkatannya. Berikut adalah kisaran gaji staf front office per bulan: 

  • Resepsionis: Rp2,5 juta – Rp6 juta
  • Concierge: Rp4 juta – Rp5,5 juta
  • Personal Butler: Rp2 juta – Rp5 juta
  • Front Desk Manager: Rp2,6 juta – Rp6,1 juta 

Back Office 

Sesuai dengan namanya, back office berperan dalam mendukung operasional hotel secara internal. Divisi ini menangani administrasi, keuangan, serta pemeliharaan fasilitas hotel. 

Meski tidak berinteraksi langsung dengan tamu, perannya juga sangat krusial karena memengaruhi kenyamanan dan standar layanan hotel. 

Salah satu posisi penting back office adalah housekeeper yang menjaga kebersihan area hotel.

Selain itu, engineer bertanggung jawab atas perawatan teknis bangunan. Dalam praktiknya, setiap peran memastikan hotel beroperasi secara aman dan efisien. 

Kisaran gaji staf back office per bulan meliputi: 

  • Housekeeper: Rp2 juta – Rp4,5 juta
  • Executive Housekeeper: Rp3 juta – Rp6,2 juta
  • Engineer: Rp2,6 juta – Rp5,7 juta 

Food and Beverage 

Jenis pekerjaan di industri perhotelan selanjutnya adalah bagian food and beverage (F&B). Departemen ini menangani penyediaan makanan dan minuman bagi tamu. 

Tim F&B memastikan kualitas rasa, kebersihan, dan pelayanan sesuai standar hotel. Perannya sangat berpengaruh langsung pada pengalaman menginap tamu. 

Beberapa posisi strategis terdapat dalam departemen ini. F&B consultant misalnya, berperan memberikan masukan terkait menu dan konsep layanan.

Sementara itu, F&B manager mengelola operasional dan menyusun Standar Operasional dan Prosedur (SOP).

Setiap posisi membutuhkan pemahaman layanan dan manajemen operasional. Kisaran gaji staf F&B per bulan antara lain: 

  • F&B Consultant: rata-rata Rp3,6 juta
  • F&B Manager: Rp7 juta – Rp15 juta
  • Chef: Rp2 juta – Rp15 juta
  • Barista: Rp2 juta – Rp6 juta
  • Waiter/Waitress: Rp2 juta – Rp4 juta 

Sales and Marketing 

Sales and marketing berperan penting dalam meningkatkan tingkat hunian hotel. Tim ini bertanggung jawab mempromosikan layanan hotel kepada pasar.  

Aktivitasnya mencakup strategi pemasaran, promosi, dan relasi klien. Peran ini menuntut kemampuan analisis dan komunikasi yang kuat. 

Selain pemasaran digital, tim ini juga menangani kerja sama korporasi. Mereka menyusun anggaran pemasaran dan materi promosi. Hubungan dengan mitra bisnis menjadi fokus utama. 

Kinerja tim ini berdampak langsung pada pendapatan hotel. Kisaran gaji profesi sales and marketing berkisar Rp5 juta – Rp25 juta per bulan. 

Manajemen Hotel 

Manajemen hotel bertanggung jawab atas keseluruhan operasional properti. Posisi ini bertanggung jawab untuk mengawasi kinerja setiap departemen hotel.  

Sebagai manajer hotel, tugasmu adalah memastikan layanan berjalan sesuai standar dan target bisnis. Peran ini membutuhkan pengalaman serta kemampuan kepemimpinan yang kuat. 

Selain manajer hotel, terdapat asisten manajer yang membantu pengawasan operasional. Keduanya berperan dalam pengambilan keputusan strategis yang umumnya ditempuh melalui pengalaman bertahap. 

Kisaran gaji manajemen hotel per bulan meliputi: 

  • Manajer Hotel: Rp5 juta – Rp30 juta
  • Asisten Manajer Hotel: Rp4 juta – Rp8 juta 

2. Peluang Karier di Agen Perjalanan 

Pekerjaan di Bidang Pariwisata. (Sumber: Pexels)

Selain industri perhotelan, agen perjalanan memiliki peran penting dalam ekosistem pariwisata.

Sektor ini menghubungkan wisatawan dengan berbagai layanan perjalanan secara terintegrasi. 

Oleh karena itu, kebutuhan tenaga profesional di agen perjalanan terus meningkat. Peluang kariernya pun beragam dengan potensi pendapatan yang kompetitif.  

Dalam praktiknya, sektor ini berfokus pada pemesanan perjalanan, perencanaan wisata, layanan pelanggan, hingga pariwisata bisnis. 

Beberapa peluang kerja yang dapat kamu temukan di agen perjalanan di antaranya adalah: 

Travel Agent 

Travel agent bertugas membantu klien merencanakan dan memesan perjalanan wisata. Perannya mencakup pemilihan transportasi, akomodasi, hingga penyusunan itinerary

Selain itu, travel agent menjadi penghubung antara klien dan penyedia layanan perjalanan. Untuk itulah, ketelitian dan kemampuan komunikasi menjadi kunci utama profesi ini. 

Di Indonesia, gaji travel agent bervariasi tergantung pengalaman dan perusahaan. Umumnya, berada di angka Rp3 juta–Rp5 juta per bulan. 

Insentif tambahan dapat diperoleh dari komisi penjualan paket wisata. Peluang peningkatan penghasilan terbuka seiring portofolio klien yang berkembang. 

Tour Guide 

Tour guide bertugas mendampingi wisatawan selama perjalanan wisata. Peran utamanya mencakup penyampaian informasi, pengaturan rute, dan menjaga kenyamanan wisatawan. 

Tak hanya itu, tour guide juga berperan memastikan keamanan selama kegiatan wisata berlangsung.  

Oleh karena itu, pengetahuan destinasi dan keterampilan komunikasi dan kemampuan bahasa asing sangat dibutuhkan jika kamu ingin menjadi tour guide.  

Selain itu, sertifikasi profesi meningkatkan kepercayaan wisatawan dan agen perjalanan.

Adapun pendapatan tour guide berkisar Rp450 ribu per hari. Secara bulanan, penghasilan dapat mencapai Rp4,5 juta–Rp7,5 juta. 

MICE Planner 

Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) Planner berperan dalam pariwisata bisnis dan korporasi. Tugasnya mencakup perencanaan acara, koordinasi vendor, dan pengelolaan logistik.  

Standar pelayanan tinggi menjadi ciri utama sektor MICE. Selain keterampilan organisasi, MICE Planner membutuhkan kemampuan negosiasi yang kuat.  

Profesi ini juga menuntut pemahaman tren industri dan kebutuhan klien. Adapun kisaran gaji MICE Planner berada di angka Rp5 juta–Rp10 juta per bulan. Penghasilan dapat meningkat seiring skala acara yang dikelola. 

3. Pekerjaan di Destinasi Wisata 

Pengembangan destinasi wisata membuka banyak peluang kerja baru. Tidak hanya destinasi populer, kawasan wisata baru juga membutuhkan tenaga profesional. Tujuannya untuk meningkatkan daya tarik dan keberlanjutan destinasi.  

Adapun sektor destinasi wisata mencakup pengelolaan, promosi, hingga pengembangan pengalaman wisata. Setiap posisi memiliki tanggung jawab strategis yang berbeda.   

Beberapa prospek kerja jurusan pariwisata di sektor ini yang bisa jadi peluang untuk kamu di antaranya: 

Pemandu wisata

Pemandu wisata (tour guide) di destinasi wisata dapat bekerja harian. Tugas utamamu adalah memberikan informasi kepada wisatawan selama kunjungan. Peran ini dilakukan secara individu maupun kelompok.  

Pemandu wisata harus mampu menjelaskan sejarah, budaya, dan keunikan destinasi. Sikap ramah dan komunikatif sangat menentukan kualitas layanan. 

Penghasilan rata-rata pekerjaan ini mencapai Rp450 ribu per hari. Adapun pemandu berpengalaman dan bersertifikasi dapat memperoleh Rp1 juta–Rp5 juta per hari. Pendapatan juga dipengaruhi jenis wisata dan durasi perjalanan. 

Manajer Destinasi Wisata 

Manajer destinasi wisata bertanggung jawab atas pengelolaan destinasi secara menyeluruh. Peran ini mencakup pengembangan fasilitas, promosi, dan koordinasi pemangku kepentingan.  

Selain itu, manajer memastikan keberlanjutan lingkungan dan budaya lokal. Posisi ini membutuhkan kemampuan manajerial yang kuat. 

Pengalaman dan latar belakang pendidikan sangat memengaruhi jenjang karier. Kisaran gaji manajer destinasi wisata berada di angka Rp7,5 juta–Rp12 juta per bulan.  

Event Organizer 

Event Organizer berperan dalam perencanaan dan pelaksanaan acara wisata. Tugasnya mencakup pengelolaan akomodasi, aktivitas, dan jadwal acara.  

Profesi ini sering bekerja sama dengan destinasi dan agen perjalanan. Kreativitas dan ketepatan waktu menjadi faktor utama keberhasilan.  

Adapun gaji event organizer rata-rata berada di kisaran Rp5 juta–Rp10 juta per bulan.

Penghasilan dapat meningkat melalui proyek berskala besar. Pengalaman lapangan sangat menentukan reputasi profesional dan jaringan kerja luas menjadi aset penting. 

Konsultan Pariwisata 

Konsultan pariwisata memberikan rekomendasi strategis bagi pengembangan destinasi. Peran utamanya mencakup analisis pasar, perencanaan, dan evaluasi proyek.  

Sebagai konsultan, kamu dapat bekerja dengan pemerintah maupun pelaku industri. Keahlian analitis menjadi kompetensi utama profesi ini. 

Penghasilan konsultan pariwisata berkisar antara Rp3 juta–Rp10 juta per bulan, tergantung proyek dan tingkat keahlian.

Sertifikasi dan pengalaman meningkatkan kredibilitas profesional. Profesi ini cocok bagi yang tertarik pada perencanaan strategis. 

4. Pekerjaan di Bidang Transportasi Wisata 

Transportasi wisata berperan penting dalam mendukung mobilitas wisatawan, kenyamanan, keamanan, dan ketepatan perjalanan. Oleh karena itu, sektor ini menjadi bagian krusial dalam pengalaman wisata.  

Peluang karier terbuka di jalur udara, darat, dan laut. Pekerjaan di sektor ini menuntut standar keselamatan tinggi dan pelayanan pelanggan tetap menjadi prioritas utama.   

Berikut beberapa peluang kerja di bidang transportasi wisata: 

Pramugari dan Pramugara 

Pramugari dan pramugara bertugas melayani serta menjaga keselamatan penumpang.

Profesi ini tidak hanya tersedia di penerbangan, tetapi bisa juga di transportasi darat  maupun laut sebagai kru kabin profesional.  

Penampilan, etika kerja, dan kesiapsiagaan menjadi syarat utama. Besaran gaji pramugari dan pramugara bervariasi, tergantung moda transportasi, perusahaan, dan pengalaman kerja.  

Sebagai gambaran, berikut kisaran gajinya:  

  • Pramugari/pramugara kereta api: Rp4 juta–Rp9,5 juta per bulan.
  • Pramugari/pramugara maskapai penerbangan: Rp2 juta–Rp19 juta per bulan.
  • Pramugari/pramugara kapal pesiar: Rp178 juta–Rp296 juta per bulan.

Staf Pelayaran 

Staf pelayaran bertugas memberikan pelayanan kepada penumpang kapal. Tugasnya mencakup proses check-in, pengelolaan bagasi, dan layanan konsumsi.

Profesi ini menuntut kerja tim dan ketahanan fisik karena pelayanan prima menjadi fokus utama pekerjaan.  

Gaji staf pelayaran ditentukan oleh jabatan dan golongan. Di Indonesia, gaji pokok mengacu pada PP Nomor 5 Tahun 2024. Berikut kisaran gaji dasarnya:

  • Golongan I: Rp1,6 juta–Rp2,9 juta
  • Golongan II: Rp2,1 juta–Rp4,1 juta
  • Golongan III: Rp2,7 juta–Rp5,1 juta
  • Golongan IV: Rp3,2 juta–Rp6,3 juta 

Selain gaji pokok, staf pelayaran menerima berbagai tunjangan, meliputi insentif kinerja, tunjangan profesi, dan tunjangan komando.

Sopir Wisata 

Sopir wisata bertugas mengantar wisatawan ke berbagai destinasi. Profesi ini membutuhkan pemahaman rute dan kondisi perjalanan. Selain mengemudi, sopir wisata juga memberikan pelayanan ramah.   

Gaji sopir wisata berkisar Rp120 ribu–Rp150 ribu per hari, dan penghasilan dipengaruhi rute dan durasi perjalanan.  

Saat musim liburan, pendapatan bisa mencapai Rp4 juta per bulan. Bahkan, kamu juga bisa mendapatkan tip dari penumpang sebagai tambahan penghasilan harian.

Skill yang Dibutuhkan untuk Bekerja di Bidang Pariwisata

Bekerja di bidang pariwisata membutuhkan kombinasi keterampilan teknis dan soft skill.   

Beberapa skill yang dibutuhkan untuk bekerja di bidang pariwisata di antaranya adalah:  

Bahasa asing (terutama Inggris) 

Kemampuan berbahasa asing, terutama bahasa Inggris, sangat penting dalam industri pariwisata yang seringkali menghadapi wisatawan mancanegara.

Selain itu, bahasa asing juga dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan.  

Jadi, tidak heran kalau banyak perusahaan menjadikan kemampuan ini sebagai syarat utama rekrutmen. Penguasaan bahasa asing juga membuka peluang karier lebih luas dan gaji lebih kompetitif.  

Komunikasi efektif

Kemampuan komunikasi menjadi kunci dalam memberikan pengalaman wisata yang memuaskan.

Staf pariwisata, apapun jenis pekerjaan maupun industrinya, harus mampu menyampaikan informasi secara jelas dan ramah.  

Komunikasi efektif juga membantu menangani keluhan pelanggan dengan tepat, sekaligus dapat berpengaruh langsung pada citra perusahaan.

Selain berbicara, kemampuan mendengar juga sangat penting agar kamu dapat memahami kebutuhan pelanggan meningkatkan kualitas layanan.

Keterampilan interpersonal 

Keterampilan interpersonal mendukung interaksi positif dengan wisatawan. Skill ini mencakup empati, sikap ramah, dan kemampuan beradaptasi. 

Dalam pariwisata, interaksi lintas budaya juga sering terjadi. Oleh karena itu, sensitivitas budaya menjadi nilai tambah.  

Dalam praktiknya, interaksi yang hangat meningkatkan kepuasan wisatawan.

Jika wisatawan mendapatkan pengalaman positif, itu akan mendorong ulasan dan rekomendasi. Dampaknya, reputasi profesional pun meningkat. 

Keterampilan manajemen waktu 

Manajemen waktu membantu menyelesaikan tugas secara efisien yang dibutuhkan dalam industri pariwisata.

Pasalnya, bidang ini menuntut ketepatan jadwal dan fleksibilitas. Keterlambatan dapat berdampak pada pengalaman wisatawan.   

Kemampuan ini juga meningkatkan produktivitas kerja. Dengan skill manajemen waktu, staf dapat mengatur prioritas dengan lebih baik sehingga tekanan kerja dapat dikelola secara profesional.

Hasilnya, kualitas layanan tetap terjaga. 

Passion untuk melayani pelanggan 

Passion menjadi fondasi utama dalam karier pariwisata. Ketika kamu memiliki passion melayani pelanggan, akan tercipta pelayanan yang tulus. Hal tersebut berdampak pada pengalaman berkesan bagi wisatawan. 

Sikap ini tidak dapat digantikan oleh keterampilan teknis saja karena kepuasan pelanggan sering berawal dari sikap melayani. 

Passion juga memengaruhi ketahanan dalam bekerja, terutama di saat industri pariwisata memiliki jam kerja yang dinamis. Dengan passion, tantangan dapat dihadapi lebih positif.  

Kesimpulan

Berbagai jenis pekerjaan di bidang pariwisata memiliki prospek kerja dan gaji yang menjanjikan.

Lulusan pariwisata dapat berkarier di perhotelan, agen perjalanan, dan transportasi wisata. 

Dalam praktiknya, setiap sektor memiliki jenjang karier dan kisaran gaji berbeda. Pilihan karier dapat disesuaikan dengan minat dan keahlian.

Terlepas dari apa pun profesiinya, kesuksesan karier membutuhkan keterampilan yang tepat.

Bahasa asing, komunikasi, dan interpersonal menjadi kompetensi utama untuk membangun karier yang sukses di industri pariwisata. Adapun manajemen waktu dan passion juga tidak kalah penting.  

Tertarik bekerja di bidang pariwisata? Temukan berbagai jenis pekerjaan dan lowongan di bidang pariwisata hanya di Jobstreet by SEEK, 

Yuk, persiapkan diri kamu untuk menggapai pekerjaan impian dengan membaca berbagai informasi dan Tips Karier di situs Jobstreet by SEEK.  

Kamu juga bisa mengakses ribuan konten pembelajaran gratis dari banyak pakar industri di KarirKu dalam aplikasi Jobstreet. Butuh teman diskusi soal karier untuk memperluas networking? Gabung Komunitas Jobstreet, sekarang! 

Setelah itu, jangan lupa perbarui profil Jobstreet kamu dan temukan lowongan kerja yang tepat. 

Download aplikasi Jobstreet by SEEK di Play Store atau App Store dan nikmati kemudahan untuk mengakses informasi terbaru seputar dunia kerja hanya dalam satu genggaman saja! Semoga berhasil!

Pertanyaan Seputar Pekerjaan Pariwisata

  1. Apa saja contoh bidang pariwisata?
    ⁠Bidang pariwisata mencakup berbagai sektor pendukung. Contohnya industri perhotelan, agen perjalanan, dan destinasi wisata. Selain itu, transportasi wisata dan event pariwisata juga termasuk. Setiap bidang memiliki karakteristik pekerjaan berbeda.
  2. Lulusan pariwisata bisa kerja apa saja?
    ⁠Lulusan pariwisata dapat bekerja di berbagai posisi. Contohnya resepsionis hotel, travel agent, pemandu wisata, dan MICE planner. Peluang juga tersedia sebagai pramugari, staf pelayaran, dan ASN pariwisata. Pilihan karier dapat kamu sesuaikan minat dan keahlian, ya!
  3. Apa saja tantangan dalam bekerja di industri pariwisata?
    ⁠Bekerja di industri pariwisata memiliki banyak tantangan yang harus dihadapi, di antaranya seperti:
    ⁠- Jam kerja yang panjang dan harus fleksibel.
    ⁠- Pendapatan tidak stabil tergantung pada musim dan banyaknya pengunjung.
    ⁠- Kesenjangan keterampilan yang ada antara tenaga kerja lokal dengan kebutuhan dalam industri pariwisata.
    ⁠- Kurangnya pendidikan dan pelatihan sumber daya agar mampu bersaing di dunia kerja.
    ⁠- Persaingan antara tenaga kerja lokal dengan tenaga kerja asing.
  4. Pendidikan apa yang dibutuhkan untuk bekerja di bidang pariwisata?
    Jika ingin bekerja di bidang pariwisata, kamu dapat mengambil program studi di sekolah pariwisata untuk mendapatkan pengetahuan dasar seputar industri ini. Kamu juga bisa mengambil jalur pendidikan vokasional yang menekankan pada praktek dan mengasah keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja, khususnya pariwisata.
  5. Bagaimana cara meningkatkan peluang untuk mendapatkan pekerjaan di bidang pariwisata?
    ⁠Kamu bisa sekolah dan kuliah di jurusan pariwisata untuk meningkatkan peluang kerja di sektor ini. Selain itu, kamu perlu mengikuti magang atau praktek kerja lapangan (PKL) untuk mendapatkan pengalaman bekerja langsung di industri pariwisata.

    Selain pendidikan dan pengalaman kerja, kamu juga perlu mengasah sejumlah skill yang dibutuhkan seperti kemampuan bahasa asing, kemampuan komunikasi efektif, kemampuan interpersonal, serta manajemen waktu.

More from this category: Eksplorasi Karir

Telusuri istilah pencarian teratas

Tahukah Anda bahwa banyak kandidat yang menyiapkan resume dan meneliti suatu industri dengan menjelajahi istilah pencarian teratas?

Berlangganan Panduan Karir

Dapatkan saran karier dari ahli yang dikirimkan ke kotak masuk Anda.
Dengan memberikan informasi pribadi Anda, Anda menyetujui Pemberitahuan Pengumpulan dan Kebijakan Privasi. Jika Anda berusia di bawah 21 tahun, Anda memiliki izin dari orang tua agar Jobstreet dan afiliasinya memproses data pribadi Anda. Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja.