Apa Itu Sales? Ini Gaji, Tugas, dan Jenisnya

Apa Itu Sales? Ini Gaji, Tugas, dan Jenisnya
Jobstreet tim kontendiperbarui pada 26 May, 2026
Share

Ringkasan

  • Sales merupakan garda terdepan perusahaan yang berperan mengubah strategi pemasaran menjadi transaksi penjualan untuk menghasilkan keuntungan.
  • Profesi sales memiliki banyak jenis dan spesialisasi, mulai dari inside sales dan outside sales hingga posisi teknis seperti sales engineer.
  • Tugas seorang sales tidak hanya menjual produk, tetapi juga mencari prospek, membangun relasi, melakukan negosiasi, hingga menjaga hubungan dengan pelanggan setelah penjualan.
  • Untuk berhasil di bidang ini, seorang salesperson perlu memiliki kemampuan komunikasi persuasif, empati, daya tahan menghadapi penolakan, serta pemahaman produk yang baik.
  • Jika marketing berfokus membangun minat dan menarik calon pelanggan, maka sales bertugas mengubah peluang tersebut menjadi transaksi nyata.

Sales adalah salah satu aktivitas yang sering dikaitkan dengan penjualan suatu produk atau layanan. Orang yang melakukan kegiatan sales akrab disebut dengan istilah salesperson. 

Namun, tugas sales tentunya tidak hanya terbatas pada menawarkan produk ke pelanggan atau calon pelanggan saja.

Yuk, kita pelajari lebih dalam tetang seluk beluk sales mulai dari pengertian, jenis, hingga gajinya dalam artikel ini.

⁠⁠Apa Itu Sales? 

Empat orang sales sedang berdiskusi soal target penjualan. (Sumber: Envato)

Mengutip HubSpot, pengertian sales adalah istilah umum untuk menggambarkan aktivitas penjualan barang atau jasa. 

Dalam praktiknya, suatu bisnis biasanya akan memiliki tim sales yang dibagi ke dalam beberapa divisi. 

Pembagian divisi tersebut biasanya didasarkan pada tiga aspek, yakni wilayah penjualan, produk barang atau jasa yang dijual, serta target pelanggan. 

Menurut Philip Kotler, sales adalah suatu proses yang melibatkan interaksi sosial dan manajerial di antara individu dan kelompok, dengan tujuan menciptakan, menawarkan, dan mempertukarkan suatu produk atau layanan yang memiliki nilai bagi pihak lain.

Pandangan lain terkait apa arti sales juga dikemukakan oleh William G. Nickels, yang menyebut jika sales lebih dari sekadar transaksi komersial. 

Menurutnya, pengertian sales adalah proses ketika penjual ingin memuaskan segala kebutuhan dan keinginan pembeli dengan tujuan mencapai manfaat yang sifatnya berkelanjutan dan menguntungkan kedua belah pihak. 

⁠Macam-macam Sales 

Tiga orang sales sedang berdiskusi di tempat kerja. (Sumber: Envato)

Cakupan kerja sales sangat banyak tergantung pada jabatan dan job desc. Adapun jenis-jenis pekerjaan sales adalah seperti berikut:

Account manager 

Seorang Account Manager memiliki peran penting dalam menjaga hubungan baik antara klien dengan tim sales & marketing di perusahaan. 

Sebagai bagian dari sales management, seorang Account Manager juga memiliki tanggung jawab untuk memantau kepuasan klien terhadap produk atau layanan yang diberikan oleh perusahaan.

Account Manager secara teratur juga akan berkomunikasi dengan klien untuk mengumpulkan feedback, mengevaluasi tingkat kepuasan mereka, dan kemudian mengidentifikasi area mana yang masih perlu diperbaiki atau ditingkatkan.  

Business development representative 

Business Development Representative (BDR) adalah seorang profesional di bidang penjualan yang bertanggung jawab mencari dan mengevaluasi peluang bisnis baru bagi perusahaannya. 

Dalam hal ini, seorang BDR akan mencari peluang bisnis baru secara aktif dengan cara melakukan riset pasar, analisis industri, dan pemetaan prospek potensial.  

Sales engineer 

Melansir Cambridge Dictionary, Sales Engineer adalah seseorang yang menjual produk atau layanan dari perusahaan yang bergerak di bidang teknologi. 

Sales Engineer memiliki pemahaman mendalam tentang produk atau layanan yang kompleks atau sifatnya sangat teknis. 

Karena memiliki pemahaman teknis yang kuat, mereka mampu memberikan solusi tepat sesuai dengan kebutuhan teknis dan bisnis klien. 

Customer success manager 

Seorang Customer Success Manager (CSM) memiliki peran penting dalam mendampingi pelanggan, mulai dari proses penjualan hingga penyediaan dukungan pelanggan yang memadai.

Berbeda dari tim customer support biasa, CSM fokus membantu pelanggan untuk tumbuh dan mencapai tujuan mereka.  

Inside sales representative 

Inside sales representative adalah seorang profesional yang bertugas menjual produk atau layanan perusahaan kepada pelanggan, baik itu dalam lingkup B2B maupun B2C. 

Mereka akan melakukan pendekatan kepada calon pelanggan melalui berbagai metode seperti email, cold calling, dan komunikasi melalui telepon.

B2B sales 

B2B (Business to Business) sales adalah proses penjualan suatu produk atau layanan kepada bisnis lain. Model penjualan seperti ini terbilang menantang.

Pasalnya, B2B sales representative harus memiliki kemampuan komunikasi dan negosiasi yang kuat, serta punya komitmen yang tinggi dalam pengambilan keputusan yang berbasis data. 

B2C sales 

Business to Consumer (B2C) sales berkaitan dengan penjualan produk kepada satu konsumen individu. 

Contoh paling mudah untuk B2C sales adalah penjualan ritel karena barang yang dijual langsung ditujukan atau dikonsumsi oleh satu individu. 

Inside sales 

Melansir Investopediainside sales adalah interaksi antara penjual dan pembeli yang prosesnya terjadi secara virtual atau remote melalui telepon, email, video conference, atau platform komunikasi digital lainnya.  

Outside sales 

Sesuai namanya, outside sales adalah istilah yang merujuk pada aktivitas penjualan yang dilakukan di luar kantor. Orang yang bekerja di bidang ini disebut Outside Sales Representative.

Mereka akan secara teratur bertemu langsung dengan prospek atau pelanggan di lokasi seperti kantor pelanggan, acara bisnis, atau tempat khusus lainnya yang berada di luar kantor.

⁠⁠Fungsi Sales 

Tiga orang karyawan sedang berdiskusi soal fungsi sales. (Sumber: Envato)

Fungsi sales untuk suatu bisnis tidak hanya sebatas pada penjualan produk atau layanan saja. 

Lebih dari itu, berikut adalah beberapa fungsi penting dari sales yang patut dipahami: 

1. Meningkatkan penjualan dan pendapatan 

Fungsi utama dari tim sales adalah meningkatkan pendapatan dan volume penjualan perusahaan. 

Hal ini bisa dilakukan dengan cara menjual produk atau layanan kepada pelanggan. 

Tanggung jawab tim sales adalah mencapai target penjualan yang sudah ditetapkan dan berkontribusi pada pertumbuhan pendapatan perusahaan.  

2. Menjangkau dan menarik pelanggan baru 

Fungsi lainnya dari tim sales adalah mencari dan menjangkau pelanggan baru dengan menerapkan strategi pemasaran yang efektif. 

Mereka juga berperan dalam meyakinkan pelanggan agar mau terus menggunakan produk atau layanan perusahaan. 

3. Membangun dan memelihara hubungan baik dengan pelanggan 

Selanjutnya, fungsi dari tim sales adalah membantu perusahaan untuk membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan. 

Hal ini bisa dilakukan dengan cara memberikan layanan pelanggan yang baik serta memastikan kepuasan mereka. 

Dalam konteks ini, tim sales juga berupaya untuk memelihara hubungan jangka panjang yang berkelanjutan dengan pelanggan untuk memastikan loyalitas mereka. 

4. Mengumpulkan informasi dan feedback dari pelanggan

Peran tim sales adalah sebagai penghubung antara perusahaan dan pelanggan.

Oleh sebab itu, salah satu tugas utama dari salesperson adalah mengumpulkan informasi dan feedback dari pelanggan tentang pengalaman mereka setelah menggunakan produk atau layanan perusahaan.

Semua informasi itu nantinya bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas produk, layanan, atau proses bisnis. 

5. Meningkatkan brand awareness dan reputasi perusahaan 

Fungsi lain yang tidak kalah penting dari tim sales adalah membantu dalam meningkatkan brand awareness dan reputasi perusahaan. 

Hal ini bisa dilakukan dengan cara memberikan informasi yang akurat dan positif kepada pelanggan potensial. 

Interaksi tersebut pada akhirnya dapat membantu memperkuat citra positif perusahaan dan mempromosikan nilai-nilai yang diusung suatu brand.

⁠Tugas dan Job desc Sales 

Tiga orang karyawan sedang berdiskusi soal tugas dan job desc sales. (Sumber: Envato)

Berikut adalah beberapa job desk penting yang termasuk dalam tugas sales

Mencari dan mengidentifikasi prospek 

Sales bertanggung jawab untuk mencari dan mengidentifikasi prospek pelanggan potensial yang sesuai dengan target pasar perusahaan. 

Membangun hubungan dengan prospek 

Urutan cara kerja sales berikutnya adalah membangun hubungan yang baik dan positif dengan pelanggan. 

Tahap ini akan melibatkan komunikasi aktif antara tim penjualan dan pelanggan, upaya membangun kepercayaan dengan pelanggan, serta memahami kebutuhan dan keinginan prospek pelanggan. 

Mengidentifikasi kebutuhan dan keinginan prospek 

Tugas lain dari tim sales selanjutnya termasuk melakukan pendekatan yang proaktif kepada prospek pelanggan. Hal itu ditujukan untuk memahami kebutuhan dan keinginan prospek pelanggan.

Dalam prosesnya, tim sales umumnya akan mengajukan beberapa pertanyaan kepada pelanggan dan kemudian mengidentifikasi masalah atau kebutuhan mereka. 

Mempresentasikan produk atau layanan 

Tugas dan tanggung jawab sales lainnya adalah mempresentasikan produk atau layanan perusahaan kepada prospek pelanggan dengan cara yang meyakinkan dan informatif.

Dalam proses presentasi tersebut, mereka dituntut untuk bisa menjelaskan fitur, manfaat, dan nilai tambah dari produk atau layanan tersebut kepada prospek pelanggan. 

Menangani keberatan dan pertanyaan prospek 

Ketika prospek pelanggan memiliki keberatan atau pertanyaan terkait produk yang ditawarkan, tim sales harus mampu menanggapinya secara baik. 

Mereka harus bisa memberikan jawaban yang jelas, meyakinkan, dan solutif, untuk mengatasi kekhawatiran atau keraguan dari prospek pelanggan. 

Menutup penjualan 

Job desk sales berikutnya yang bisa dikatakan sebagai tugas utama mereka, adalah membuat pelanggan membeli produk yang ditawarkan.

Untuk bisa mencapai tujuan itu, seorang salesperson harus menggunakan teknik negosiasi yang tepat untuk mencapai kesepakatan yang menguntungkan, baik itu bagi perusahaan maupun pelanggan. 

Membangun dan memelihara hubungan dengan pelanggan 

Setelah proses penjualan selesai, tim sales masih memiliki job desk lain, yakni memelihara hubungan yang baik dengan pelanggan. 

Kegiatan ini biasanya melibatkan pemberian layanan pelanggan yang berkualitas, memastikan kepuasan pelanggan, serta usaha untuk terus membangun hubungan jangka panjang.

⁠Gaji Pekerjaan Sales 

Dua orang sales perusahaan sedang bekerja. (Sumber: Envato)

Besaran gaji di bidang sales dapat berbeda-beda tergantung pada posisi, pengalaman kerja, pencapaian target penjualan, hingga lokasi perusahaan tempat bekerja.

Selain gaji pokok, profesi ini juga umumnya menawarkan bonus dan komisi yang besarannya bisa sangat menguntungkan. Berikut gambaran kisaran gaji di bidang sales di Indonesia:

  • Sales Representative (entry-level)
    Untuk posisi pemula, rata-rata gaji berada di kisaran Rp4.500.000 hingga Rp6.500.000 per bulan. Nominal ini biasanya merupakan gaji pokok dan belum termasuk bonus atau komisi penjualan.
  • Sales Executive senior
    ⁠Seiring bertambahnya pengalaman dan kemampuan negosiasi, gaji seorang Sales Executive senior bisa meningkat menjadi sekitar Rp7.000.000 hingga Rp12.000.000 per bulan.
  • Sales Manager
    ⁠Pada level manajerial, rata-rata gaji dapat mencapai Rp20.000.000 hingga Rp35.000.000 per bulan, terutama di industri seperti B2B, properti, dan teknologi (tech sales).

Salah satu daya tarik utama profesi sales adalah adanya sistem komisi yang nilainya bisa terus bertambah sesuai performa. Bahkan, beberapa perusahaan menerapkan sistem uncapped commission, yaitu komisi tanpa batas maksimum.

Karena itulah, karier di bidang sales sering dianggap memiliki peluang penghasilan yang sangat besar, terutama bagi individu yang memiliki kemampuan komunikasi, negosiasi, dan pencapaian target yang baik.

Skill yang Dibutuhkan untuk Menjadi Salesman 

Tiga orang sales perusahaan tampak bahagia setelah mencapai target penjualan perusahaan. (Sumber: Envato)

Sebagai ujung tombak penjualan, seorang salesperson atau salesman perlu menguasai skill tertentu agar bisa bekerja dengan baik.

Berikut ini beberapa skill yang wajib kamu miliki jika ingin sukses di bidang pekerjaan sales:

Komunikasi yang baik 

Kemampuan untuk berkomunikasi secara jelas, persuasif, dan efektif adalah kunci sukses di bidang sales atau penjualan. 

Seorang salesman harus bisa mengomunikasikan nilai-nilai sebuah produk atau layanan secara komprehensif kepada prospek pelanggan.

Kemampuan membangun hubungan 

Salesman juga perlu menguasai kemampuan dalam membangun hubungan yang baik dengan prospek pelanggan. 

Untuk memenangkan hati calon pelanggan, kamu juga harus mampu menerapkan strategi sales approach yang personal dan adaptif agar interaksi tidak terkesan memaksa.

Hal ini melibatkan kesabaran, empati, dan kemampuan untuk mendengarkan secara baik untuk mengetahui dan memahami masalah, kebutuhan, serta keinginan pelanggan. 

Kegigihan 

Bukan rahasia umum kalau kerja sales sering kali melibatkan penolakan atau hambatan lainnya.

Oleh karena itu, seorang salesperson perlu memiliki kegigihan dan ketahanan mental agar bisa tetap bertahan dan terus berusaha mencapai target penjualan. 

Kemampuan negosiasi 

Kemampuan untuk bernegosiasi dengan baik adalah kunci dalam menutup penjualan secara sukses.

Karenanya, tim sales dituntut mampu mengidentifikasi kebutuhan pelanggan, menawarkan solusi yang tepat, serta dapat mencapai kesepakatan yang menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Pengetahuan tentang produk atau layanan 

Seorang salesman perlu memiliki pengetahuan yang mendalam tentang produk atau layanan yang ia jual.

Ia harus dapat menjelaskan fitur, manfaat, dan nilai tambah produk atau layanan tersebut kepada prospek pelanggan secara jelas dan meyakinkan. 

⁠⁠Perbedaan Sales dan Marketing 

Seorang sales wanita sedang berjalan dengan tim marketing. (Sumber: Envato)

Meski sering dianggap sama, sales dan marketing memiliki fokus serta tanggung jawab yang berbeda dalam sebuah perusahaan. Keduanya memang saling berkaitan, tetapi memiliki peran masing-masing dalam proses bisnis.

Berikut perbedaan antara sales dan marketing:

  • Fokus pekerjaan: Tim sales berfokus pada penjualan produk atau jasa secara langsung kepada pelanggan. Sementara itu, tim marketing lebih berfokus membangun strategi pemasaran untuk menarik minat calon pelanggan.
  • Tujuan utama: Sales bertujuan meningkatkan transaksi dan mencapai target penjualan. Di sisi lain, marketing bertujuan membangun kesadaran merek (brand awareness) dan menciptakan peluang pasar.
  • Cara kerja: Sales biasanya berinteraksi langsung dengan calon pelanggan melalui presentasi, negosiasi, hingga proses closing. Sementara marketing bekerja melalui riset pasar, promosi, kampanye iklan, dan strategi komunikasi.
  • Peran dalam bisnis: Marketing membantu menciptakan ketertarikan terhadap produk, sedangkan sales bertugas mengubah ketertarikan tersebut menjadi pembelian nyata.

⁠⁠Perbedaan Sales dan Account Executive 

Suasana rapat tim sales dan marketing sebuah perusahaan. (Sumber: Envato)

Perbedaan account executive dan sales terletak pada tanggung jawab keduanya.

Tugas utama Account Executive adalah memelihara hubungan yang kuat dengan pelanggan yang sudah ada, mengidentifikasi kebutuhan mereka yang baru, dan memastikan kepuasan pelanggan.

Sebaliknya, tugas utama dari sales adalah mencari dan menarik pelanggan baru, membangun hubungan yang baik dengan mereka, serta menutup kesepakatan penjualan. 

Intinya, hubungan sales dengan pelanggan biasanya lebih berfokus pada proses penjualan awal. Sedangkan AE cenderung membangun relasi jangka panjang dan menjadi penghubung utama antara perusahaan dengan klien.

⁠⁠Perbedaan Sales dan SPG 

Empat orang sales sedang berdiskusi soal penempatan SPG untuk sebuah event. (Sumber: Envato)

Perbedaan sales dan SPG terletak pada definisi serta karakteristik keduanya. 

Meskipun keduanya memiliki tugas yang serupa dalam mempromosikan dan menjual produk, profesi SPG secara khusus hanya diperuntukkan untuk pekerja perempuan. 

Sementara itu, sifat sales lebih fleksibel atau tidak ada batasan kelamin.  

⁠Perbedaan Sales dan Promotor 

Tiga orang sales sedang bersiap bertemu promotor. (Sumber: Envato)

Perbedaan promotor dan sales juga terletak pada job desc keduanya. Sales adalah individu atau tim yang bertanggung jawab atas penjualan suatu produk atau layanan kepada pelanggan.

Sementara itu, tugas seorang promotor adalah meningkatkan kesadaran konsumen terhadap produk atau layanan yang ditawarkan, mendorong terjadinya pembelian, serta memberikan informasi yang dibutuhkan pelanggan. 

Tips Sukses Berkarier di Bidang Sales

Karier di bidang sales membutuhkan kombinasi kemampuan komunikasi, strategi, dan konsistensi.

Agar lebih berkembang di profesi ini, berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan:

  • Pahami produk dengan baik. Pengetahuan produk (product knowledge) yang kuat akan membuatmu lebih percaya diri saat menawarkan solusi kepada pelanggan.
  • Asah kemampuan komunikasi dan negosiasi: Kemampuan berbicara, mendengarkan, dan meyakinkan pelanggan menjadi salah satu kunci utama sukses di dunia sales.
  • Bangun relasi yang baik dengan pelanggan: Menjaga hubungan baik dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan sekaligus membuka peluang penjualan berulang.
  • Jangan takut menghadapi penolakan: Penolakan merupakan hal yang umum dalam dunia sales. Untuk itu, penting untuk tetap konsisten, evaluatif, dan terus mencoba.
  • Terus belajar mengikuti tren pasar: Memahami perkembangan industri dan perilaku konsumen dapat membantumu menyusun strategi penjualan yang lebih efektif.

Jadi, sudah siap menjadi sales yang dipercaya pelanggan dan mampu mencapai target penjualan secara maksimal?

⁠Kesimpulan 

Sales adalah profesi yang memegang peranan penting dalam upaya perusahaan mencapai target penjualan produk atau jasa.

Selain dituntut memenuhi target penjualan, seorang yang bekerja sebagai sales juga harus mampu menjaga hubungan baik dengan pelanggan.

Untuk itu, sales membutuhkan kombinasi antara skill interpersonal seperti komunikasi dan negosiasi, kemampuan memahami produk, serta keuletan dalam menjalankan strategi penjualan.

Kamu tertarik bekerja di bidang sales? Temukan lowongan kerja bidang sales hanya di situs dan aplikasi Jobstreet by SEEK.

Yuk, persiapkan diri kamu untuk menembus pekerjaan impian dengan membaca berbagai informasi dan Tips Karier di situs Jobstreet by SEEK. 

Kamu juga bisa mengakses ribuan konten pembelajaran gratis dari banyak pakar industri di KarirKu dalam aplikasi Jobstreet. Butuh teman diskusi soal karier untuk memperluas networking? Gabung Komunitas Jobstreet, sekarang!

Setelah itu, jangan lupa perbarui profil Jobstreet kamu dan temukan lowongan kerja yang tepat. 

Download aplikasi Jobstreet by SEEK di Play Store atau App Store dan nikmati kemudahan untuk mengakses informasi terbaru seputar dunia kerja hanya dalam satu genggaman saja! Semoga berhasil!

⁠Pertanyaan Seputar Sales 

  1. Bagaimana cara mendapatkan pekerjaan di bidang sales?
    Jika ingin menjalani karier sebagai seorang salespersonkamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut:
    ⁠- Ambil kursus atau pelatihan yang bisa memberimu wawasan dan skill yang diperlukan di bidang sales.
    ⁠- Selanjutnya, carilah lowongan kerja sales di situs atau aplikasi Jobstreet. Kamu juga bisa mencari lowongan kerja sales secara langsung di situs atau media sosial perusahaan.
    ⁠- Kemudian, siapkan resume dan surat lamaran untuk menonjolkan keterampilanmu yang relevan dengan pekerjaan sales.
    ⁠-
    Sebelum datang ke sesi wawancara, pastikan kamu sudah memahami semua produk atau layanan yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut.
  2. Apa saja peluang karier di bidang sales?
    ⁠Jika dijalani dengan baik, bekerja di bidang sales menawarkan berbagai kesempatan dan potensi yang menjanjikan untuk masa depan. Beberapa contoh peluang karier di bidang ini meliputi Sales Representative, Account Executive, Sales Manager, hingga Business Development Representative.
  3. Bagaimana cara membangun karier yang sukses di bidang sales?
    Untuk bisa sukses di bidang sales, kamu perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini:
    ⁠- Mempelajari produk atau layanan yang dijual perusahaan secara mendalam serta melakukan riset terhadap kebutuhan pasar.
    ⁠- Memiliki keinginan untuk terus meningkatkan keterampilan komunikasi dan negosiasi agar selalu bisa memenuhi target penjualan.
    ⁠- Memastikan hubungan dengan pelanggan tetap terjalin baik dan selalu berusaha untuk memprioritaskan kepuasan pelanggan.
    ⁠- Menyempatkan diri untuk ikut pelatihan dan seminar yang relevan dengan dunia sales, sehingga dapat memahami strategi penjualan yang baru.
    ⁠- Tetap fokus untuk mencapai target penjualan dan berusaha lebih proaktif dalam mencari peluang bisnis yang baru.
    ⁠- Belajar memanfaatkan teknologi dan alat penjualan yang tersedia untuk meningkatkan produktivitas.
  4. Bagaimana cara menghadapi pelanggan yang menolak atau berkata "Tidak"?
    ⁠Jangan langsung menyerah, tapi jangan juga memaksa dengan kasar. Tanyakan dengan sopan apa alasan utama mereka menolak (apakah karena harga, fitur, atau waktu). Jadikan penolakan tersebut sebagai masukan (handling objection) untuk memperbaiki penawaranmu di kemudian hari.
  5. Mengapa perusahaan sangat bergantung pada divisi sales?
    ⁠Sebab tanpa divisi sales yang aktif melakukan transaksi dan mendatangkan uang dari pelanggan, perusahaan sehebat apa pun produknya tidak akan memiliki pemasukan (cash flow) untuk membayar operasional dan gaji karyawan lainnya.
  6. Apa bedanya B2B Sales dan B2C Sales secara nyata?
    ⁠B2B Sales (seperti menjual software absensi ke pabrik) proses penjualannya memakan waktu berbulan-bulan karena harus melewati presentasi ke banyak manajer. Sedangkan B2C Sales (seperti menjual mobil atau asuransi ke satu orang) prosesnya sangat cepat karena keputusan mutlak ada di tangan individu tersebut.
  7. Apakah gaji sales dipotong jika target tidak tercapai?
    ⁠Secara hukum ketenagakerjaan, perusahaan tidak boleh memotong gaji pokok (UMK) meskipun target tidak tercapai. Namun, jika target (quota) gagal diraih, kamu tentu tidak akan mendapatkan bonus insentif komisi bulanan, yang mana biasanya jauh lebih besar dari gaji pokok.

More from this category: Tren gaji & profesi

Telusuri istilah pencarian teratas

Tahukah Anda bahwa banyak kandidat yang menyiapkan resume dan meneliti suatu industri dengan menjelajahi istilah pencarian teratas?

Jelajahi topik terkait

Pilih bidang minat untuk menelusuri karier terkait.

Berlangganan Panduan Karir

Dapatkan saran karier dari ahli yang dikirimkan ke kotak masuk Anda.
Dengan memberikan informasi pribadi Anda, Anda menyetujui Pemberitahuan Pengumpulan dan Kebijakan Privasi. Jika Anda berusia di bawah 21 tahun, Anda memiliki izin dari orang tua agar Jobstreet dan afiliasinya memproses data pribadi Anda. Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja.