Ringkasan
Menulis cover letter yang mampu memberikan kesan pertama yang baik bisa meningkatkan peluang lamaranmu dilirik oleh recruiter. Bayangkan cover letter sebagai pembuka perkenalan profesional yang membantu perusahaan mengenal siapa dirimu di luar isi CV.
CV atau resume biasanya berisi daftar pengalaman kerja, skill, pendidikan, dan pencapaian. Sementara itu, cover letter membantu menjelaskan mengapa pengalaman tersebut relevan dengan posisi yang kamu lamar dan mengapa kamu tertarik bekerja di perusahaan tersebut.
Bahkan untuk beberapa posisi tertentu, cover letter masih menjadi salah satu faktor penilaian penting dalam proses screening kandidat, lho!
Lantas, bagaimana cara menulis cover letter yang profesional dan menarik? Simak penjelasannya berikut ini!
Cover letter adalah surat pengantar lamaran kerja yang berfungsi untuk memperkenalkan diri sekaligus menjelaskan alasan mengapa kamu cocok untuk posisi tertentu.
Dokumen ini biasanya dikirim bersama CV atau resume saat melamar pekerjaan.
Berbeda dengan CV yang berisi daftar pengalaman dan kemampuan secara ringkas, cover letter memberikan ruang untuk menjelaskan:
Jadi, pastikan cover letter yang ditulis dengan baik bisa membantu lamaranmu terlihat lebih menonjol dibanding kandidat lain.
Meski begitu, cover letter saat ini sifatnya tidak wajib ada untuk semua lowongan kerja.
Namun, untuk posisi tertentu seperti fresh graduate, career switcher, posisi kreatif, komunikasi, atau perusahaan internasional, cover letter masih menjadi nilai tambah yang penting.
Meskipun sering dikirim bersamaan, cover letter dan CV memiliki fungsi yang berbeda. Pasalnya, CV atau Curriculum Vitae berfungsi untuk menampilkan informasi profesional secara ringkas dan terstruktur, seperti:
CV biasanya dibuat singkat dan fokus pada data serta pengalaman kerja kandidat. Sementara itu, cover letter digunakan untuk menjelaskan konteks di balik pengalaman tersebut.
Melalui cover letter, kamu bisa memperkenalkan diri secara profesional, menjelaskan alasan melamar, menunjukkan ketertarikan terhadap perusahaan, dan menjelaskan mengapa kamu cocok untuk posisi tersebut.
Singkatnya, CV menunjukkan “apa yang pernah kamu lakukan”, sedangkan cover letter membantu recruiter memahami “siapa dirimu dan mengapa kamu cocok”.
Agar mudah dipahami recruiter, cover letter sebaiknya memiliki struktur yang jelas dan rapi. Berikut struktur cover letter yang umum digunakan:
Pada bagian ini kamu bisa cantumkan:
Jika diperlukan, tambahkan nama perusahaan dan nama recruiter atau HRD yang dituju.
Pada bagian ini, jelaskan posisi yang dilamar, dari mana kamu mengetahui lowongan tersebut, dan alasan singkat mengapa kamu tertarik melamar.
Usahakan pembuka ditulis langsung dan tidak terlalu bertele-tele, ya!
Bagian ini merupakan inti cover letter. Jelaskan pengalaman atau skill yang paling relevan, pencapaian yang mendukung posisi, serta kontribusi yang bisa kamu berikan kepada perusahaan.
Sebaiknya kamu fokus pada pengalaman yang benar-benar berkaitan dengan posisi yang dilamar.
Tutup cover letter dengan ucapan terima kasih, antusiasme untuk mengikuti proses selanjutnya, dan harapan untuk mendapatkan kesempatan interview.
Gunakan penutup yang profesional dan sopan agar memberikan kesan pertama yang lebih baik.
Berikut beberapa cara yang harus kamu perhatikan ketika menulis cover letter agar peluangmu lolos screening semakin besar:
Cover letter berisi rangkuman dirimu yang lebih spesifik, dengan menonjolkan skill dan pengalaman yang relevan dengan pekerjaan.
Pastikan kamu menyisipkan kata kunci (keywords) spesifik dari iklan lowongan agar terbaca relevan oleh sistem pemindaian Applicant Tracking System (ATS) milik HRD.
Waktu yang perusahaan perlukan untuk membaca cover letter bahkan lebih pendek dari waktu mereka membaca resume.
Mengutip riset terbaru dari platform karier Teal HQ, rekruter rata-rata hanya menghabiskan waktu 6 hingga 10 detik untuk memindai sebuah dokumen lamaran. Pada waktu inilah mereka menentukan apakah kandidat tersebut relevan atau tidak.
Terlebih lagi, rekruter masa kini sering memindai lamaran dengan cepat melalui layar smartphone. Oleh karena itu, tulis suratmu dengan singkat, padat, dan to the point.
Pilih poin penting yang relevan dengan posisi lamaran untuk ditunjukkan. Jelaskan bagaimana poin-poin ini menunjukkan bahwa kamu merupakan pilihan yang cocok untuk posisi tersebut.
Ceritakan "mengapa" dan "bagaimana", bukan sekadar menyalin ulang daftar pengalaman di CV, ya!
Menyesuaikan cover letter dapat mengindikasikan bahwa kamu sudah mempelajari hal tentang perusahaan tempat kamu melamar. Kustomisasi personal (hyper-personalization) sangat dihargai oleh perusahaan.
Setelah menggunakan template untuk menulis cover letter, jangan lupa untuk mengoreksinya (proofread).
Pastikan nama-nama, terutama nama HRD dan nama perusahaan, serta penjelasan di dalamnya sudah tepat. Kamu juga bisa meminta orang lain untuk membacanya agar lebih yakin terbebas dari typo.
Masih banyak kandidat yang melakukan kesalahan sederhana saat menulis cover letter. Berikut beberapa yang paling umum:
Saat ini banyak perusahaan menggunakan sistem ATS untuk membantu proses screening kandidat.
Untuk itulah, cover letter juga perlu dibuat ATS-friendly agar lebih mudah terbaca sistem. Berikut beberapa tipsnya:
Agar kamu dapat menulis cover letter dengan lebih mudah, Jobstreet punya template cover letter yang bisa kamu unduh.
Template ini bisa menjadi langkah awal untuk membuat cover letter unggul yang akan membuat lamaran kamu menarik di mata perekrut.
Cover letter yang efektif bukan sekadar formalitas, melainkan alat pemasaran diri yang kuat.
Dengan menyelaraskan kualifikasi pribadi dengan visi perusahaan secara singkat dan profesional, peluangmu untuk dipanggil wawancara akan meningkat drastis. Pastikan kamu selalu melakukan pengecekan ulang sebelum mengirimkannya.
Sekarang karena kamu sudah tahu bagaimana tampilan cover letter, kamu juga dianjurkan untuk memperbaiki kualitas resume atau CV kamu.
Yuk, persiapkan diri kamu untuk menggapai pekerjaan impian dengan membaca berbagai informasi dan Tips Karier di situs Jobstreet by SEEK.
Kamu juga bisa mengakses ribuan konten pembelajaran gratis dari banyak pakar industri di KarirKu dalam aplikasi Jobstreet. Butuh teman diskusi soal karier untuk memperluas networking? Gabung Komunitas Jobstreet, sekarang!
Setelah itu, jangan lupa perbarui profil Jobstreet kamu dan temukan lowongan kerja yang tepat.
Download aplikasi Jobstreet by SEEK di Play Store atau App Store dan nikmati kemudahan untuk mengakses informasi terbaru seputar dunia kerja hanya dalam satu genggaman saja! Semoga berhasil!