Sheraton
    (17 ulasan)
    Tidak diklaim

    Gaji Sheraton

    Estimasi gaji di Sheraton

    Lihat kisaran gaji berdasarkan rata-rata industri atau iklan loker yang sebelumnya dipasang perusahaan ini di Jobstreet.
    Perlu diketahui bahwa semua angka gaji merupakan perkiraan dari Jobstreet. Informasi ini ditampilkan untuk membantu pengguna Jobstreet membandingkan gaji secara umum.

    Tingkat kepuasan gaji di Sheraton

    82%
    Ketika karyawan Sheraton ditanya tentang gajinya,82% karyawan menilai gajinya tinggi atau rata-rata

    Lowongan di Sheraton

    Berdasarkan aktivitas pencarian Anda

    at Sheraton Bali Kuta Resort
    Bangka Belitung
    Functions as the leader of the property’s sales department for properties with bookings over 300 peak rooms and significant local catering revenue....
    Functions as the leader of the property’s sales department for properties with bookings over 300 peak rooms and significant local catering revenue....
    classification: Hospitaliti & PariwisataHospitaliti & Pariwisata
    30+ hari yang lalu
    30+ hari yang lalu

    at Sheraton Bali Kuta Resort
    Bangka Belitung
    When you join the Sheraton family, you become a member of its global community. We’ve been a place to gather and connect since 1937. At Sheraton, a...
    When you join the Sheraton family, you become a member of its global community. We’ve been a place to gather and connect since 1937. At Sheraton, a...
    classification: Hospitaliti & PariwisataHospitaliti & Pariwisata
    30+ hari yang lalu
    30+ hari yang lalu

    Bagaimana rasanya bekerja di Sheraton?

    Ringkasan ulasan terbaru dari AI

    Karyawan di Sheraton menghargai kerjasama tim dan lingkungan yang mendukung, di mana rekan kerja bekerja bersama seperti keluarga dan staf senior membimbing dan melatih karyawan junior. Perusahaan memberikan peluang untuk belajar dan pengembangan, terutama dalam pengetahuan makanan dan minuman. Bekerja untuk merek terkemuka seperti Marriott juga dianggap sebagai aspek positif.

    Namun, ada beberapa tantangan potensial, seperti perubahan manajemen yang sering terjadi dan pengambilan keputusan, yang dapat mengganggu. Menjaga keseimbangan kerja-hidup yang sehat dapat menjadi sulit, terutama selama periode puncak atau dengan beban kerja berat. Selain itu, mungkin ada hambatan bahasa atau kesulitan dalam berkomunikasi secara efektif dengan beberapa rekan kerja atau tamu. Beberapa karyawan juga merasa bahwa kompensasi dan pengakuan bisa ditingkatkan, terutama dalam kaitannya dengan beban kerja dan tanggung jawab pekerjaan.