Cara Meminta Reschedule Interview, Alasan, dan Tips Profesionalnya

Cara Meminta Reschedule Interview, Alasan, dan Tips Profesionalnya
Jobstreet tim kontendiperbarui pada 26 January, 2026
Share

Poin utama:

  • Meminta reschedule interview kerja bukan hal negatif, asal dilakukan dengan cara yang sopan dan profesional.
  • Ketika meminta reschedule interview, jelaskan alasan dengan jujur dan singkat tanpa detail berlebihan.
  • Selalu ucapkan terima kasih dan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan atas permintaan reschedule interview.
  • Tawarkan beberapa opsi waktu pengganti baru sebagai bentuk fleksibilitas.
  • Tetap jaga komunikasi positif dan tunjukkan antusiasme terhadap posisi yang dilamar. 

Bayangkan kamu sudah menunggu kesempatan wawancara kerja yang kamu impikan, tapi tiba-tiba ada hal tak terduga. Pasti bikin panik, kan? Namun, kabar baiknya, kamu bisa meminta reschedule interview, lho. 

Sayangnya, banyak pelamar yang merasa takut atau ragu ketika ingin meminta penjadwalan ulang wawancara kerja. Salah satu alasan yang sering muncul adalah takut dianggap tidak serius oleh HRD atau perusahaan. 

Padahal, reschedule interview bukan hal negatif dan diperbolehkan dalam proses rekrutmen kerja. Meminta reschedule bisa menunjukkan bahwa kamu menghargai waktu rekruter dan tahu cara mengelola situasi dengan bijak. 

Nah, biar kamu tidak salah langkah, pelajari panduan lengkap tentang cara reschedule interview yang tepat dalam artikel ini!

Temukan juga lasan yang bisa diterima dan contoh kalimat profesional yang bisa kamu pakai. Yuk, kita pelajari bersama!

Pentingnya Meminta Reschedule Interview dengan Tepat  

Ilustrasi seorang fresh graduates sedang meminta reschedule interview kerja kepada HRD. (Sumber: Envato)

Merasa canggung saat harus meminta reschedule wawancara itu wajar. Tapi, kamu gak perlu khawatir.

Selama bisa menjelaskan alasannya secara jelas dan sopan, HRD pasti akan memahami situasimu. 

Kenapa mempelajari cara meminta reschedule itu penting? Berikut beberapa alasannya: 

  • Menunjukkan bahwa kamu menghargai kesempatan yang diberikan.
  • Menunjukkan profesionalisme dan kemampuan berkomunikasi.
  • Menjaga hubungan baik dengan rekruter untuk peluang selanjutnya. 

Dengan cara yang benar, kamu tetap bisa mempertahankan kesan positif dan terlihat lebih matang dalam bersikap. 

Format Email Reschedule Interview  

Kalau ingin meminta penjadwalan ulang wawancara melalui email, pastikan kamu menggunakan format yang sopan dan mudah dipahami.

Nah, biar gak salah langkah, berikut unsur-unsur penting yang harus kamu perhatikan ketika ingin mengirim pesan permintaan reschedule interview melalui email: 

  • Subjek email: Tulis dengan jelas, misalnya: Permintaan Penjadwalan Ulang Wawancara – [Nama Lengkap - Posisi].
  • Salam pembuka: Gunakan sapaan profesional seperti “Kepada Bapak/Ibu [Nama Perekrut]”. Jika tidak mengetahui nama HRD atau perwakilan perusahaan, kamu bisa menulis jabatan dari penerima email.
  • Alasan singkat: Jelaskan alasan reschedule dengan jujur dan ringkas tanpa detail berlebihan.
  • Usulan waktu baru: Berikan beberapa opsi tanggal/waktu agar rekruter bisa memilih yang sesuai.
  • Ucapan terima kasih: Tunjukkan apresiasi atas pengertian mereka.
  • Penutup: Tutup dengan salam hormat yang sopan dan profesional. 

Cara Meminta Reschedule Interview Secara Profesional

Reschedule Interview

Berikut adalah langkah-langkah yang wajib kamu perhatikan saat meminta penjadwalan ulang wawancara kerja agar tetap terlihat agar kamu tetap terlihat sopan dan profesional:

Ucapkan terima kasih 

Meskipun kamu meminta penjadwalan ulang, awali pesanmu dengan mengucapkan terima kasih atas kesempatan wawancara yang diberikan.

Hal ini menunjukkan bahwa kamu menghargai proses seleksi yang sedang berjalan. 

Jelaskan alasan secara singkat 

Jangan terlalu panjang menjelaskan alasan kamu meminta reschedule. Sampaikan alasan reschedule dengan jujur tapi padat dan ringkas.

Hindari penjelasan panjang yang tidak perlu agar HRD bisa langsung memahami situasimu tanpa merasa dibebani dengan terlalu banyak informasi. 

Ajukan beberapa opsi waktu baru 

Ketika meminta reschedule, sebaiknya kamu juga menawarkan beberapa opsi tanggal atau waktu pengganti.

Inisiatif memberi jadwal alternatif menunjukkan fleksibilitas dan memudahkan rekrtuer menyesuaikan waktu.

Setelah memberi opsi tanggal atau waktu, pastikan kamu juga membuka opsi negosiasi, ya!

Dengan demikian, kamu dan HRD bisa mencapai kesepakatan jadwal pengganti dengan lebih mudah.

Sertakan permintaan maaf 

Dalam pesan permintaan reschedule interview, jangan lupa mengucapkan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin kamu timbulkan.

Pasalnya, HRD atau perwakilan perusahaan sudah meluangkan waktu untuk menjadwalkan interview.

Nah, dengan mengucapkan permintaan maaf, kamu sudah menunjukkan empati dan sopan santun profesional. 

Akhiri dengan salam hormat 

Setelah menjelaskan alasan dan opsi jadwal pengganti, tutup pesan dengan kalimat yang sopan seperti “Hormat saya,” diikuti dengan nama lengkapmu.

Kalimat tersebut memberikan kesan bahwa kamu tetap menjaga profesionalisme meskipun dalam situasi sulit.

Contoh Kalimat Meminta Reschedule Interview

Ilustrasi seorang pelamar kerja sedang menyampaikan permintaan reschedule interview kepada HRD. (Sumber: Envato)

Kalau kamu sudah memahami cara dan etika meminta reschedule interview, sekarang saatnya melihat contoh konkret kalimat yang bisa kamu jadikan referensi. 

Di bawah ini, ada beragam contoh pesan profesional untuk meminta reschedule interview, baik melalui email maupun WhatsApp.

Pastikan kamu menyesuaikan gaya bahasa dengan platform yang digunakan, ya!

Contoh kalimat permintaan reschedule interview via email 

Jika kamu meminta penjadwalan ulang melalui email, gunakan format yang lebih formal, jelas, dan ringkas.

Tujuannya agar HRD bisa langsung memahami permintaanmu tanpa kesan bertele-tele. 

Berikut contoh email dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris yang bisa kamu jadikan referensi: 

- Contoh email reschedule interview dalam bahasa Indonesia 

Subjek: Permohonan Penjadwalan Ulang Wawancara – [Nama Lengkap – Posisi yang Dilamar] 

Yth. Bapak/Ibu [Nama HRD/Jabatan Perwakilan Perusahaan], 

Terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya untuk mengikuti wawancara kerja posisi [posisi yang kamu lamar] di [nama perusahaan]

Namun, dengan sangat berat hati, saya tidak dapat menghadiri wawancara sesuai jadwal yang telah ditentukan, yakni pada [Tanggal dan waktu jadwal wawancara].

Saya tidak bisa menghadiri wawancara pada tanggal tersebut karena saya harus menghadiri acara keluarga yang tidak dapat saya tinggalkan. 

Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan atas pemberitahuan ini. Jika memungkinkan, saya sangat berterima kasih apabila wawancara dapat dijadwalkan ulang pada [usulan tanggal dan waktu alternatif].

Namun, saya tetap bersedia menyesuaikan dengan waktu Bapak/Ibu apabila jadwal tersebut belum memungkinkan. 

Terima kasih atas pengertian dan kesempatan yang diberikan. 

Hormat saya,


[Nama Lengkap]

- Contoh Email dalam bahasa Inggris 

 Subject: Request to Reschedule Interview 

Dear Mr./Mrs. [Interviewer's Name], 

I hope this message finds you well. Thank you very much for the opportunity to interview for the [position name] role at [company name], originally scheduled for 21 October 2025

Unfortunately, due to a family emergency, I won’t be able to attend at the scheduled time. I sincerely apologize for any inconvenience this may cause. 

If possible, I would greatly appreciate the chance to reschedule our meeting to a later date. I am available on 23 or 24 October, but I’m more than happy to adjust to your schedule if needed. 

Thank you for your kind understanding. I truly look forward to our conversation. 

Best regards,

[Your Name]

Contoh kalimat permintaan reschedule interview via WhatsApp 

Jika berkomunikasi melalui WhatsApp, kamu bisa menggunakan bahasa yang sedikit lebih santai namun tetap sopan dan profesional.

Gunakan kalimat yang jelas dan tidak berbelit, agar HRD mudah memahami maksudmu. 

Berikut contoh pesannya dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris: 

- Contoh pesan WhatsApp bahasa Indonesia

Selamat pagi, Bapak/Ibu [Nama Perekrut], 

Perkenalkan, saya [Nama Kamu], kandidat [posisi yang kamu lamar] di perusahaan ABC.

Melalui pesan ini, saya ingin menguapkan terima kasih atas kesempatan wawancara yang akan dijadwalkan pada 27 November 2025. 

Namun, dengan berat hati, saya perlu meminta penjadwalan ulang karena ada urusan mendadak yang tidak bisa saya tinggalkan. 

Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan atas pemberitahuan ini. Apakah memungkinkan untuk menjadwalkan ulang wawancara pada hari Kamis atau Jumat minggu depan? Saya sangat fleksibel dan terbuka untuk berdiskusi terkait jadwal pengganti interview agar sesuai dengan waktu Bapak/Ibu. 

Terima kasih banyak atas pengertiannya. 

Salam, 

[Nama Lengkap]

- Contoh pesan WhatsApp bahasa Inggris

Hi [Interviewer's Name], 

I hope you’re doing well! 

I’m reaching out regarding our interview scheduled for 21 October. Unfortunately, I’m feeling unwell and would like to kindly request a reschedule. 

I’m really sorry for any inconvenience this might cause. If possible, could we find another suitable time? I’m available on 23 or 24 October, but I’m happy to adjust to your availability. 

Thank you so much for your understanding! 😊 

Best regards, 

[Your Name] 

Alasan Profesional untuk Meminta Reschedule Interview

Ilustrasi seorang fresh graduates tampak bahagia setelah mengirim pesan permintaan reschedule interview kepada HRD. (Sumber: Envato)

Ketika meminta reschedule interview, hal utama yang harus kamu sampaikan adalah alasan dan juga permintaan maaf.

Berikut beberapa contoh alasan umum yang kerap digunakan:  

Sakit atau keadaan darurat keluarga 

Alasan pertama dan yang paling umum digunakan untuk meminta reschedule interview adalah sakit atau keadaan darurat.

Jika dalam keadaan sakit, tentunya kamu tidak akan dapat tampil maksimal selama wawancara. Daripada datang dengan kondisi yang kurang baik, lebih baik meminta penjadwalan ulang. 

Situasi darurat keluarga juga termasuk alasan yang dapat diterima. Pasalnya, kehidupan keluarga terkadang menghadirkan situasi yang tidak terduga.  

Saat menyampaikan alasan ini, usahakan untuk tetap singkat dan jelas tanpa perlu masuk ke detail yang terlalu pribadi. Contoh: 

“Saya mohon maaf karena ada kondisi keluarga mendesak yang tidak dapat saya hindari pada tanggal wawancara yang telah dijadwalkan.” 

Memiliki jadwal dengan wawancara lain 

Jika kamu memiliki jadwal wawancara di waktu yang sama dengan perusahaan lain, itu hal yang wajar. 

Namun, saat memberikan alasan ini, pastikan untuk menyampaikannya dengan sopan dan profesional. Hindari kesan bahwa kamu menganggap perusahaan lain lebih penting. 

Sampaikan bahwa kamu sedang menghadapi konflik jadwal, tetapi tetap menunjukkan antusiasme dan minat yang besar untuk melakukan wawancara dengan perusahaan tersebut. 

Dengan begitu, kamu menunjukkan bahwa kamu menghargai setiap kesempatan wawancara yang kamu terima. 

Kesalahan administrasi 

Terkadang, alasan reschedule interview bisa terjadi akibat kesalahan administrasi.

Misalnya, kamu mungkin menerima email atau pemberitahuan mengenai jadwal interview kerja yang berbeda dari yang disepakati sebelumnya.

Selain itu, bisa juga karena ada kebingungan terkait waktu atau lokasi wawancara.  

Jika kamu merasa bahwa kesalahan terjadi di pihak rekrtuer, mintalah klarifikasi dengan sopan.

Tetap tenang, dan jangan langsung menyalahkan pihak perusahaan. Fokuslah pada solusi, bukan pada siapa yang salah. 

Perlu waktu untuk mempersiapkan diri 

Alasan lain yang bisa diterima untuk meminta reschedule adalah undangan wawancara yang mendadak.

Jika undangan wawancara datang terlalu mendadak, kamu bisa meminta sedikit waktu tambahan. 

Berikan penjelasan bahwa kamu perlu persiapan diri agar tampil lebih siap dan percaya diri. 

Daripada tampil setengah-setengah saat wawancara, lebih baik meminta tambahan waktu untuk mempersiapkan diri. Hal tersebut justru menunjukkan keseriusanmu terhadap posisi tersebut.

Tips Tambahan Agar Permintaan Reschedule Interview Diterima

Ilustrasi cara meminta reschedule interview dengan sopan dan profesional. (Sumber: Envato)

Meminta penjadwalan ulang wawancara adalah hal wajar dalam proses rekrutmen karyawan.

Nah, kalau kamu harus meminta jadwal ulang wawancara, ada beberapa hal kecil tapi penting yang bisa membuat permintaanmu diterima dengan baik. 

Berikut beberapa tips agar permintaanmu lebih mudah diterima: 

  • Pastikan kamu jujur dalam menyampaikan alasan meminta reschedule interview. Hindari membuat alasan yang mengada-ada karena itu bisa menimbulkan efek negatif pada masa depan.
  • Kirim pesan atau email sesegera mungkin setelah kamu tahu tidak bisa hadir di waktu yang dijadwalkan.
  • Hindari mengirim pesan last minute (misalnya satu jam sebelum wawancara). Mengabari secara mendadak bisa memberi kesan bahwa kamu tidak serius dan kurang menghargai waktu perusahaan.
  • Tetap jaga nada bicara sopan dan penuh rasa terima kasih, baik lewat email maupun WhatsApp.
  • Hindari nada memaksa atau terlalu santai, terutama jika kamu baru pertama kali berinteraksi dengan HRD.
  • Akhiri pesan dengan ucapan terima kasih dan kesiapan menyesuaikan diri dengan jadwal mereka. Ini memperlihatkan sikap fleksibel dan profesionalisme kamu.

Kesimpulan   

Meminta reschedule interview kerja bukanlah tanda ketidaksiapan, tapi justru bisa menunjukkan kedewasaan profesional jika dilakukan dengan cara yang benar.

Kuncinya adalah komunikasi yang sopan, jujur, dan penuh rasa hormat. 

Selama kamu menjelaskan alasan dengan jelas, menawarkan solusi berupa opsi waktu pengganti, membuka opsi negosiasi, dan menunjukkan antusiasme terhadap posisi yang dilamar, HRD atau user akan menghargai sikapmu.

Nah, ketika nanti jadwal wawancaramu berhasil dijadwal ulang, pastikan kamu mempersiapkan diri dengan lebih baik.

Gunakan waktu tambahan ini untuk mempelajari profil perusahaan, memahami deskripsi pekerjaan, dan menyiapkan jawaban atas pertanyaan umum saat interview

Dengan begitu, HRD atau user bisa melihat bahwa meski kamu sempat meminta penjadwalan ulang, kamu tetap menghargai kesempatan dan berkomitmen untuk memberikan yang terbaik.

Yuk, persiapkan diri kamu untuk menggapai pekerjaan impian dengan membaca berbagai informasi dan Tips Karier di situs Jobstreet by SEEK.

Kamu juga bisa mengakses ribuan konten pembelajaran gratis dari banyak pakar industri di KarirKu dalam aplikasi Jobstreet. Butuh teman diskusi soal karier untuk memperluas networking? Gabung Komunitas Jobstreet, sekarang!

Setelah itu, jangan lupa perbarui profil Jobstreet kamu dan temukan lowongan kerja yang tepat.

Download aplikasi Jobstreet by SEEK di Play Store atau App Store dan nikmati kemudahan untuk mengakses informasi terbaru seputar dunia kerja hanya dalam satu genggaman saja! Semoga berhasil!

Pertanyaan Seputar Cara Meminta Reschedule Interview   

  1. Kapan waktu terbaik untuk menghubungi rekruter ketika ingin meminta penjadwalan ulang wawancara kerja?
    ⁠Waktu terbaik adalah secepat mungkin setelah kamu mengetahui bahwa kamu perlu menjadwalkan ulang. Idealnya, dalam satu atau dua hari setelah menerima undangan wawancara.
  2. Apa yang harus saya lakukan jika pihak perusahaan menolak permintaan saya?
    ⁠Jika permintaanmu ditolak, tetaplah bersikap profesional. Terima keputusan tersebut dan jika memungkinkan, tanyakan apakah ada opsi lain yang dapat dipertimbangkan.
  3. Apakah menjadwal ulang wawancara akan berdampak negatif terhadap peluang pelamar kerja?
    ⁠Tidak selalu. Jika dilakukan dengan alasan yang valid dan komunikasi yang baik, pihak perusahaan pasti akan memahami situasi tersebut. Namun, terlalu sering menjadwalkan ulang bisa memberi kesan negatif.
  4. Berapa kali saya bisa meminta penjadwalan ulang wawancara?
    ⁠Sebaiknya, jangan menjadwalkan ulang lebih dari sekali. Jika kamu merasa perlu lebih dari itu, pertimbangkan kembali keseriusan terhadap posisi tersebut.

More from this category: Interview pekerjaan

Telusuri istilah pencarian teratas

Tahukah Anda bahwa banyak kandidat yang menyiapkan resume dan meneliti suatu industri dengan menjelajahi istilah pencarian teratas?

Jelajahi topik terkait

Pilih bidang minat untuk menelusuri karier terkait.

Berlangganan Panduan Karir

Dapatkan saran karier dari ahli yang dikirimkan ke kotak masuk Anda.
Dengan memberikan informasi pribadi Anda, Anda menyetujui Pemberitahuan Pengumpulan dan Kebijakan Privasi. Jika Anda berusia di bawah 21 tahun, Anda memiliki izin dari orang tua agar Jobstreet dan afiliasinya memproses data pribadi Anda. Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja.