Kesempatan untuk berkontribusi langsung terhadap pengembangan masyarakat. Koordinasi dengan Kementerian dan Pemerintah Daerah memberi saya wawasan mendalam tentang kebijakan dan regulasi. Sosialisasi Desa Cerdas di tingkat kabupaten dan desa memungkinkan saya berinteraksi dengan berbagai pemangku kepentingan, menciptakan jaringan yang kuat. Selain itu, proses dokumentasi praktik terbaik dan evaluasi program memberikan kepuasan tersendiri.The good thingsMelakukan koordinasi dengan Kementerian Desa PDTT, Pemerintah Kabupaten, dan Desa untuk memastikan pelaksanaan Desa Cerdas efektif. Sosialisasi di tingkat kabupaten dan desa dilakukan bersama kader, serta advokasi regulasi yang mendukung program. Rencana prioritas literasi dan pemberdayaan digital disusun berdasarkan kebutuhan lokal. Duta Digital membuat rencana kerja dan memberikan bimbingan teknis kepada Kader Digital. Pendampingan diberikan dalam peningkatan kapasitas dan pengelolaan ruang komunitas digital. Monitoring dan evaluasi dilakukan untuk mengukur pemanfaatan digital, mendokumentasikan praktik terbaik, dan menyusun laporan bulanan untuk Kementerian Desa serta melaksanakan tugas tambahan yang diberikan.
The challengesMengatasi perbedaan pemahaman dan tingkat literasi digital di antara pemangku kepentingan. Koordinasi dengan berbagai instansi seringkali terhambat oleh birokrasi yang rumit, membuat implementasi program menjadi lebih sulit. Selain itu, mengadvokasi regulasi yang mendukung pelaksanaan Desa Cerdas memerlukan negosiasi yang intens. Menyusun rencana prioritas berdasarkan kebutuhan lokal tidak selalu mudah, karena data dan informasi seringkali terbatas. Memberikan bimbingan teknis juga bisa menghadapi resistensi dari Kader Digital yang kurang percaya diri. Monitoring dan evaluasi program membutuhkan ketelitian, sementara pendokumentasian praktik terbaik menuntut kesabaran dan konsistensi.