Karyawan di Yayasan Universitas Pelita Harapan menghargai peluang pelatihan dan pengembangan yang disediakan, serta sifat mendukung dari rekan kerja mereka dan kemampuan untuk belajar satu sama lain. Keseimbangan kerja-hidup dihargai, dengan jam kerja yang wajar yang memungkinkan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Selain itu, tunjangan yang ditawarkan, seperti gaji ke-13 dan ke-14, tunjangan kesehatan, dan fasilitas olahraga, dianggap sebagai aspek positif.
Namun, ada beberapa tantangan potensial yang disebutkan, termasuk masalah dengan manajemen, seperti prioritas yang tidak jelas atau berubah-ubah, mikromanajemen, dan fokus pada faktor pribadi daripada kualitas pekerjaan. Beban kerja berat, terutama di peran tertentu, dengan pengakuan atau kompensasi terbatas untuk lembur, juga menjadi kekhawatiran. Selanjutnya, sejumlah pengulas menyebutkan peluang terbatas untuk pertumbuhan karir atau kurangnya jalur karir yang jelas dalam organisasi.