Estimasi gaji Crewing Executive di Wintermar Offshore Marine

    Estimasi gaji Crewing Executive di Wintermar Offshore Marine

    Perkiraan industri

    Rp 10 jt - Rp 14 jt

    per bulan
    Rata-rata gaji untuk posisi serupa dalam bidang layanan logistik, kargo & pengiriman
    Diperbarui 2 May 2026

    Lowongan di Wintermar Offshore Marine

    Berdasarkan aktivitas pencarian Anda

    at PT Wintermar Offshore Marine Tbk
    Jakarta Raya
    Responsible for coordinating the movement of goods, managing inventory, and ensuring timely delivery of materials to support vessel operations.
    Responsible for coordinating the movement of goods, managing inventory, and ensuring timely delivery of materials to support vessel operations.
    classification: Manufaktur, Transportasi & LogistikManufaktur, Transportasi & Logistik
    20 hari yang lalu
    20 hari yang lalu

    at PT Wintermar Offshore Marine Tbk
    Jakarta Raya
    Ensure successful system and product implementation while driving smooth user adoption, effective change management
    Ensure successful system and product implementation while driving smooth user adoption, effective change management
    classification: Teknologi Informasi & KomunikasiTeknologi Informasi & Komunikasi
    15 hari yang lalu
    15 hari yang lalu

    Tingkat kepuasan gaji di Wintermar Offshore Marine

    95%
    Ketika karyawan Wintermar Offshore Marine ditanya tentang gajinya,95% karyawan menilai gajinya tinggi atau rata-rata

    Bagaimana rasanya bekerja di Wintermar Offshore Marine?

    Ringkasan ulasan terbaru dari AI

    Karyawan di Wintermar Offshore Marine menghargai peluang untuk belajar dan pertumbuhan karir, serta lingkungan kerja yang mendukung dengan rekan kerja yang ramah dan manajemen yang mudah didekati. Fokus kuat perusahaan pada keselamatan pekerja dan budaya integritas dan profesionalisme juga dihargai, bersama dengan tunjangan dan kompensasi yang baik yang ditawarkan.

    Namun, ada tantangan potensial, seperti memenuhi ekspektasi tinggi perusahaan dan persepsi ketidaksesuaian antara upaya dan pengakuan. Beberapa karyawan mengalami beban kerja berat dan stres, terutama di peran tertentu, yang dapat berdampak pada keseimbangan kerja-hidup. Ada juga keterbatasan sumber daya, seperti peralatan atau ketersediaan awak kapal, dan komunikasi yang efektif dapat menjadi sulit karena sifat lingkungan kerja lepas pantai.