Mattel
    (200 ulasan)

    Estimasi gaji Process Engineer di Mattel

    Estimasi gaji Process Engineer di Mattel

    Perkiraan industri

    Rp 7,3 jt - Rp 9 jt

    per bulan
    Rata-rata gaji untuk posisi serupa dalam bidang manufaktur kebutuhan & alat rumah tangga
    Diperbarui 2 May 2026

    Lowongan di Mattel

    Berdasarkan aktivitas pencarian Anda

    at PT Mattel Indonesia
    Cikarang
    PT. Mattel Indonesia adalah perusahaan kelas dunia dan pemimpin di bidang industri mainan. Di Indonesia, kami beroperasi sebagai perusahaan...
    PT. Mattel Indonesia adalah perusahaan kelas dunia dan pemimpin di bidang industri mainan. Di Indonesia, kami beroperasi sebagai perusahaan...
    classification: Manufaktur, Transportasi & LogistikManufaktur, Transportasi & Logistik
    16 hari yang lalu
    16 hari yang lalu

    at PT Mattel Indonesia
    Cikarang
    Deliver impactful training, collaborate with cross-functional teams, support employee development, and build an engaging learning culture.
    Deliver impactful training, collaborate with cross-functional teams, support employee development, and build an engaging learning culture.
    classification: Sumber Daya Manusia & PerekrutanSumber Daya Manusia & Perekrutan
    23 hari yang lalu
    23 hari yang lalu

    Tingkat kepuasan gaji di Mattel

    99%
    Ketika karyawan Mattel ditanya tentang gajinya,99% karyawan menilai gajinya tinggi atau rata-rata

    Bagaimana rasanya bekerja di Mattel?

    Ringkasan ulasan terbaru dari AI

    Karyawan menghargai kesempatan untuk belajar dan berkembang di Mattel, dengan perusahaan mendorong staf untuk mengembangkan keterampilan baru dan keluar dari zona nyaman mereka. Kerja sama tim dan saling mendukung di antara rekan kerja dihargai, bersama dengan lingkungan kerja yang positif yang mencakup fasilitas baik seperti kantin dan mushola. Anggota staf juga menyoroti tunjangan di atas rata-rata dan kegiatan HR yang menarik, sementara banyak yang menikmati bekerja dengan merek Barbie dan melihat produk baru sebelum diluncurkan.

    Namun, ada beberapa tantangan potensial, termasuk periode penyesuaian awal bagi karyawan baru yang beradaptasi dengan lingkungan kerja dan proses. Kecepatan pembelajaran dapat menuntut, terutama dengan perubahan model produk yang sering memerlukan pemahaman cepat. Beberapa staf mengalami pendekatan manajemen yang direktif dengan dorongan terbatas untuk perspektif alternatif, sementara periode istirahat yang singkat selama 30 menit dapat membuat sulit untuk memenuhi kebutuhan pribadi. Kesenjangan komunikasi sesekali antara anggota tim dan supervisor juga telah dicatat.