Karyawan di Kayu Mebel Indonesia menghargai lingkungan kerja yang positif, dengan fokus pada keselamatan, kerja sama tim, dan kepedulian terhadap lingkungan. Perusahaan dipuji karena menumbuhkan disiplin dan etika kerja yang baik, serta menyediakan peluang belajar melalui interaksi dengan pembeli internasional dan bekerja dengan mesin CNC.
Namun, ada tantangan potensial, seperti kebutuhan akan kemampuan bahasa Inggris aktif untuk interaksi internasional. Kekhawatiran telah disuarakan tentang keseimbangan kerja/hidup yang buruk, dengan ekspektasi loyalitas tinggi dan potensi pelecehan verbal dari atasan. Selain itu, para pengulas menunjukkan bahwa kesejahteraan karyawan dapat ditingkatkan, dengan masalah seperti kurangnya tunjangan, bonus, dan jalur pengembangan karier yang tidak jelas. Beberapa karyawan juga merasa struktur manajemen dan kebijakan bermasalah, dengan aturan yang rumit, denda, dan perlakuan yang dianggap tidak adil.