Green School Bali menawarkan lingkungan kerja yang positif dan berbasis komunitas dengan keseimbangan kerja-hidup yang baik, fleksibilitas jadwal, dan peluang untuk koneksi profesional baru. Karyawan menghargai budaya tempat kerja yang hangat, praktik berkelanjutan dan hijau, serta tunjangan seperti makanan gratis dan lingkungan yang aman. Namun, dapat terjadi konflik kepentingan, terutama dari tim kepemimpinan, yang mungkin perlu diakomodasi oleh karyawan. Karyawan juga mungkin perlu menangani beberapa peran dan tanggung jawab, yang menyebabkan beban kerja berat. Beradaptasi dengan perubahan yang sering terjadi dan bekerja dengan berbagai pemangku kepentingan dapat menjadi tantangan. Sebagai perusahaan nirlaba, mempertahankan keberlanjutan keuangan sambil mematuhi prinsip-prinsip hijau dapat menjadi sulit. Selain itu, beberapa karyawan merasa bahwa kompensasi mungkin tidak adil dibandingkan dengan beban kerja dan tanggung jawab mereka.