6 Tes Kepribadian Online untuk Karir

6 Tes Kepribadian Online untuk Karir
Jobstreet tim kontendiperbarui pada 16 April, 2026
Share

Ringkasan: 

  • Bekerja sesuai kepribadian cenderung meningkatkan produktivitas, kepuasan kerja, serta mengurangi risiko burnout.
  • Tes kepribadian dapat digunakan untuk membantu memahami potensi diri, minat, dan kecocokan karier agar dapat mengambil keputusan profesional yang lebih tepat.
  • Beragam tes populer seperti MBTI, Big Five, DISC, Enneagram, 16Personalities, dan RIASEC sering digunakan untuk pengembangan karier maupun proses rekrutmen.
  • Hasil tes sebaiknya dijadikan alat refleksi, bukan penentu tunggal, serta dipadukan dengan pengalaman, evaluasi diri, dan feedback orang lain.
  • Meski bermanfaat, tes kepribadian memiliki keterbatasan validitas dan bisa dipengaruhi faktor emosi, sehingga perlu disikapi secara bijak. 

Banyak orang pasti ingin bekerja sesuai minat dan karakter diri. Apakah kamu salah satunya? 

Dilansir dari Psychology Today, beberapa studi menunjukkan bahwa orang yang bekerja di bidang yang sesuai dengan kepribadian cenderung lebih produktif, bahagia, dan mampu menghasilkan banyak uang.

Selain meminimalisir burnout, bekerja sesuai kepribadian juga akan memotivasi diri untuk lebih berkembang secara profesional. 

Agar bisa mendapatkan pekerjaan yang cocok, penting untuk mengenali diri sendiri terlebih dahulu. Salah satu cara termudahnya adalah mengikuti tes kepribadian online

Bagaimana cara melakukan tes kepribadian online? Apa saja jenis tes yang sering digunakan dalam proses seleksi kerja? Langsung cek pembahasannya berikut ini, yuk! 

Manfaat Tes Kepribadian untuk Karir

Ilustrasi seorang fresh graduate sedang mengerjakan tes kepribadian online. (Sumber: Envato)

Tes kepribadian dapat memberi banyak manfaat signifikan untuk meraih kesuksesan di dunia kerja. Berikut penjelasannya: 

1. Memahami kekuatan dan kelemahan diri 

Tes kepribadian membantu individu memahami kekuatan dan kelemahan diri mereka, termasuk aspek-aspek yang mungkin belum sepenuhnya disadari. 

Ketika mengetahui kelebihan, kamu bisa lebih percaya diri mengambil peran yang tepat.

Sementara itu, menyadari kelemahan membantu kamu mengantisipasi tantangan dan fokus pada aspek yang perlu dibenahi.

2. Mengarahkan pilihan karir yang tepat 

Dengan mengenali watak, pola perilaku, dan keterampilan melalui tes kepribadian, kamu bisa memilih karir yang lebih cocok dengan karakter diri. 

Misalnya, seseorang yang cenderung analitis mungkin akan lebih sukses di bidang research and development, keuangan, atau data analis yang membutuhkan pemikiran kritis dan logis. 

Sementara itu, mereka yang kreatif bisa lebih perform saat berkarir di bidang seni atau desain.

Tes kepribadian akan membantu mencocokkan karakter pribadi dengan tuntutan peran pekerjaan, sehingga mengurangi risiko ketidakpuasan kerja nantinya. 

3. Meningkatkan kepuasan dan produktivitas kerja 

Tes kepribadian juga dapat membantu memahami gaya kerja pribadi. Mulai dari preferensi problem solving, pengambilan keputusan, dan interaksi dengan orang lain. 

Umumnya, orang lebih puas saat bisa bekerja sesuai gaya dan kemampuannya.

Hal tersebut juga diakui dalam studi BT Group yang menemukan bahwa 13% karyawan mengaku lebih produktif bekerja saat bahagia. 

Misalnya, individu yang suka bekerja mandiri akan lebih menikmati posisi yang menawarkan kebebasan.

Di sisi lain, mereka yang kolaboratif cenderung perform saat bekerja di lingkungan yang mendukung kerja tim. 

4. Membangun hubungan kerja yang efektif 

Dilansir dari Deeper Signal, pemahaman tentang tipe kepribadian dan preferensi tiap anggota tim juga menjadi modal penting dalam membangun hubungan kerja yang efektif. 

Manajer dan rekan kerja bisa menentukan cara terbaik untuk mengatur tugas, berkomunikasi, dan mengatasi konflik. 

Dari sana, tercipta kerja sama dan kolaborasi antaranggota tim yang optimal dalam rangka mencapai tujuan perusahaan secara efektif.

Baca Juga: 5 Jenis Assessment Test dalam Proses Rekrutmen Karyawan 

Jenis Tes Kepribadian yang Populer untuk Pengembangan Karir

Ilustrasi seorang pelamar kerja tampak serius saat mengerjakan tes kepribadian online. (Sumber: Envato)

Tes kepribadian atau personality assessment hampir selalu diadakan saat rekrutmen eksternal maupun internal.

Hal tersebut juga diakui oleh lebih dari 72% HR yang terlibat dalam survei terkait

Menurut Fred Oswald, PhD, tes kepribadian dilakukan HR untuk menilai kecocokan karakter, kemampuan dasar, serta motivasi kandidat dengan tuntutan pekerjaan dan budaya perusahaan.

Berikut beberapa jenis tes kepribadian yang banyak digunakan untuk mendukung pengembangan karir: 

1. Tes MBTI (Myers-Briggs Type Indicator) 

Tes MBTI merupakan tes yang dirancang untuk mengetahui preferensi psikologis terkait cara manusia berinteraksi, mengamati dunia, dan mengambil keputusan. Tes MBTI diciptakan berdasarkan teori Carl Jung

Dalam praktiknya, MBTI menggunakan model empat faktor sehingga orang-orang dapat mendeskripsikan kepribadian mereka dengan empat huruf. 

Setiap huruf menunjukkan kecenderungan seseorang pada suatu karakteristik, yaitu: 

  • Extraversion (E) – Introversion (I): lebih nyaman berinteraksi atau mengisi energi sendiri.
  • Sensing (S) – Intuition (N): fokus pada fakta konkret atau gambaran besar dan kemungkinan.
  • Thinking (T) – Feeling (F): mengambil keputusan berdasarkan logika atau pertimbangan nilai dan perasaan.
  • Judging (J) – Perceiving (P): cenderung terstruktur atau fleksibel dalam menjalani aktivitas. 

2. Tes Big Five Personality Traits 

Tes Big Five Personality Traits digunakan untuk mengukur kepribadian manusia dengan model lima faktor, yaitu: 

  • Openness to Experience: keterbukaan pada ide baru, imajinasi, dan rasa ingin tahu.
  • Conscientiousness: kedisiplinan, keteraturan, dan tanggung jawab.
  • Extraversion: energi sosial dan kenyamanan berinteraksi.
  • Agreeableness: sikap kooperatif, empati, dan keramahan.
  • Neuroticism: kecenderungan mengalami stres atau emosi negatif. 

Tes ini biasanya berbentuk kuesioner berisi puluhan pernyataan yang dinilai dengan skala persetujuan.

Setelah diisi, setiap dimensi akan mendapatkan skor yang menunjukkan posisi kamu (rendah, sedang, atau tinggi) dibandingkan norma acuan. 

Tes ini cocok untuk membantu memahami kecenderungan diri sebelum menentukan arah karier.

3. Tes DISC 

Tes DISC merupakan salah satu tes kepribadian online paling populer di dunia. 

Bahkan, tes ini digunakan oleh lebih dari satu juta orang setiap tahunnya untuk meningkatkan kerja sama tim, produktivitas, dan komunikasi di tempat kerja. 

Tes pengembangan karir secara online DISC memiliki empat faktor utama, yaitu: 

  • Dominance (D): tegas, asertif, fokus pada hasil, dan cepat mengambil keputusan.
  • Influence (I): komunikatif, persuasif, antusias, dan mudah membangun relasi.
  • Steadiness (S): sabar, stabil, suportif, dan menghindari konflik.
  • Compliance (C): analitis, teliti, sistematis, dan berorientasi pada detail serta aturan. 

Umumnya, tes DISC terdiri dari 24 soal atau lebih. Kamu diminta memilih kata sifat yang paling menggambarkan diri (Most) dan paling tidak menggambarkan diri (Least). 

Sama seperti tes kepribadian lainnya, tidak ada jawaban benar atau salah dalam tes DISC.

Sebab, tujuannya untuk menilai gaya perilaku alami di lingkungan kerja. 

4. Tes Kepribadian Enneagram 

Tes ini menilai kepribadianmu dengan pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan 9 tipe kepribadian Enneagram, yaitu: 

  • Tipe 1 – The Perfectionist: berprinsip, terorganisir, dan berstandar tinggi terhadap diri sendiri.
  • Tipe 2 – The Giver: hangat, suportif, dan senang membantu orang lain.
  • Tipe 3 – The Achiever: ambisius, percaya diri, dan berorientasi pada pencapaian.
  • Tipe 4 – The Individualist: kreatif, reflektif, dan ingin tampil autentik.
  • Tipe 5 – The Investigator: analitis, mandiri, dan haus pengetahuan.
  • Tipe 6 – The Skeptic: waspada, setia, dan mencari rasa aman.
  • Tipe 7 – The Enthusiast: optimis, aktif, dan menyukai hal baru.
  • Tipe 8 – The Challenger: tegas, kuat, dan suka memegang kendali.
  • Tipe 9 – The Peacemaker: tenang, suportif, dan mengutamakan harmoni. 

Tes ini biasanya berbentuk kuesioner dengan puluhan hingga lebih dari 100 pertanyaan.

Setelah selesai, hasil yang keluar yaitu satu tipe kepribadian dominan dan tipe lain yang dipengaruhi pengalaman dan lingkungan. 

5. Tes Kepribadian 16Personalities 

Tes kepribadian 16Personalities adalah gabungan dari metode Big Five Personality Traits dan MBTI. 

Tes ini menjadi salah satu tes minat dan kepribadian terpopuler di dunia selama bertahun-tahun, termasuk pada tahun 2024.

Tes 16Personalities bisa diakses secara gratis dan mudah, serta mudah dipahami oleh pemula.

Setiap kategori dalam 16 tipe kepribadian memberikan wawasan spesifik mengenai aspek-aspek seperti cara berpikir (introvert atau ekstrovert), cara mengolah informasi, pengambilan keputusan, dan gaya hidup. 

Hal ini menjadikan 16Personalities sebagai alat bantu yang efektif untuk memahami diri sendiri dengan lebih baik.

Baik untuk pengembangan pribadi maupun merancang langkah karir yang lebih sesuai. 

6. Tes RIASEC (Holland Codes/Holland Occupational Themes) 

RIASEC adalah tes kepribadian yang menggunakan 6 kategori, yakni: 

  • Realistic (Realistis): menyukai aktivitas praktis dan teknis, bekerja dengan alat, objek, atau aktivitas fisik.
  • Investigative (Investigatif): analitis, kritis, dan tertarik pada riset serta pemecahan masalah.
  • Artistic (Artistik): kreatif, ekspresif, dan menyukai kebebasan dalam menuangkan ide.
  • Social (Sosial): senang membantu, mengajar, dan berinteraksi dengan orang lain.
  • Enterprising (Giat/Wirausaha): persuasif, percaya diri, dan nyaman memimpin atau memengaruhi orang lain.
  • Conventional (Konvensional): terstruktur, teliti, dan menyukai keteraturan serta pengolahan data. 

Dikembangkan oleh Dr. John L. Holland, model tes RIASEC sangat praktis, fleksibel untuk berbagai karir, dan punya dasar empiris.

Tidak heran jika tes kepribadian ini juga populer digunakan di dunia profesional. 

Baca Juga: Tes Kraepelin: Tujuan, Aspek Penilaian, dan Cara Mengerjakan 

Bagaimana Tes Kepribadian Online Bekerja?

Ilustrasi seorang fresh graduate tampak bersemangat saat mengerjakan tes kepribadian online. (Sumber: Envato)

Tes kepribadian online bekerja dengan cara mengaitkan jawabanmu atas serangkaian pertanyaan dengan norma psikometri yang sudah ditetapkan. 

Berikut langkah-langkah pengerjaan hingga menginterpretasikan hasilnya: 

Proses pengambilan tes 

Sederhananya, proses dan cara tes kepribadian untuk pengembangan karir via online adalah sebagai berikut: 

  • Mendaftar atau masuk akun, jika diperlukan.
  • Menyetujui syarat dan ketentuan yang umumnya terkait data pribadi.
  • Membaca instruksi dan setiap pertanyaan secara teliti.
  • Menjawab semua pertanyaan yang diberikan.
  • Menerima laporan hasil dari penyelesaian tes kepribadian online

Apa yang diharapkan dari hasil tes? 

Umumnya, hasil tes kepribadian akan menampilkan tipe kepribadian, skor karakteristik diri, serta gambaran seputar kelemahan dan kekurangan, hubungan dengan manusia, atau peluang karir. 

Cara menginterpretasi hasil tes 

Kamu bisa membaca hasil tes kepribadian dengan cara berikut: 

  • Lihat hasil tes sesuai tujuanmu, apakah untuk memilih karier, memahami gaya kerja, atau pengembangan diri.
  • Cermati skor atau tipe dominan, lalu fokus pada pola yang paling menonjol, bukan hanya satu label.
  • Jadikan hasil tes kepribadian sebagai sebagai alat bantu, bukan penentu tunggal. Padukan dengan refleksi diri, pengalaman, dan feedback dari orang lain.

Baca Juga: 30+ Contoh Soal Tes Psikotes Kerja dan Tips Agar Lolos 

Kesimpulan

Tes kepribadian online dapat memberikan banyak manfaat untuk pengembangan karir. 

Melalui tes ini, kamu bisa lebih memahami kekuatan, kelemahan, preferensi kerja, hingga gaya komunikasi pribadi. Hasil tes pada akhirnya bisa membantu kamu dalam memilih jalur karir yang tepat. 

Dengan mengenali diri lebih baik, kamu bisa mengambil langkah untuk meningkatkan kinerja, mengatasi tantangan dengan lebih bijaksana, dan berkolaborasi dengan lebih efektif.

Yuk, persiapkan diri kamu untuk menggapai pekerjaan impian dengan membaca berbagai informasi dan Tips Karier di situs Jobstreet by SEEK.  

Kamu juga bisa mengakses ribuan konten pembelajaran gratis dari banyak pakar industri di KarirKu dalam aplikasi Jobstreet. Butuh teman diskusi soal karier untuk memperluas networking? Gabung Komunitas Jobstreet, sekarang! 

Setelah itu, jangan lupa perbarui profil Jobstreet kamu dan temukan lowongan kerja yang tepat. 

Download aplikasi Jobstreet by SEEK di Play Store atau App Store dan nikmati kemudahan untuk mengakses informasi terbaru seputar dunia kerja hanya dalam satu genggaman saja! Semoga berhasil! 

Pertanyaan Seputar Tes Kepribadian Online untuk Karier

  1. Apakah tes kepribadian akurat?
    ⁠Tidak selalu. Tes kepribadian tidak selalu akurat, tetapi tetap bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan potensi karirmu.
  2. Berapa lama waktu yang diperlukan untuk mengerjakan tes kepribadian online?
    ⁠Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya bergantung pada jenis tes kepribadian online yang kamu pilih. Sebagai contoh, tes The Big Five Personality memerlukan waktu selama 15 menit, sedangkan tes MBTI memakan waktu sekitar 45 menit.
  3. Apakah tes kepribadian online gratis bisa dipercaya?
    ⁠Cukup bisa dipercaya. Namun, gunakan hasil tes kepribadian online sebagai bahan introspeksi saja. Jangan menjadikannya sebagai patokan yang membuatmu tidak mau menerima perubahan.
  4. Bagaimana cara menggunakan hasil tes kepribadian dalam karir?
    ⁠Gunakan tes kepribadian untuk hal-hal berikut:
    ⁠- Mengetahui bakat dan minat.
    ⁠- Menemukan lingkungan kerja yang ideal.
    ⁠- Mempersiapkan diri untuk wawancara.
    ⁠- Menentukan bidang pekerjaan yang sesuai dengan minat dan kemampuan.
    ⁠- Mencari tahu potensi tantangan karir.
  5. Apakah tes kepribadian berguna untuk semua profesi?
    ⁠Tes kepribadian bisa bermanfaat untuk semua profesi. Namun, untuk hasil yang lebih akurat, tes harus disesuaikan dengan peran karier secara spesifik.

More from this category: Pengembangan karir

Telusuri istilah pencarian teratas

Tahukah Anda bahwa banyak kandidat yang menyiapkan resume dan meneliti suatu industri dengan menjelajahi istilah pencarian teratas?

Berlangganan Panduan Karir

Dapatkan saran karier dari ahli yang dikirimkan ke kotak masuk Anda.
Dengan memberikan informasi pribadi Anda, Anda menyetujui Pemberitahuan Pengumpulan dan Kebijakan Privasi. Jika Anda berusia di bawah 21 tahun, Anda memiliki izin dari orang tua agar Jobstreet dan afiliasinya memproses data pribadi Anda. Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja.