Banyak orang pasti ingin bekerja sesuai minat dan karakter diri. Apakah kamu salah satunya?
Dilansir dari Psychology Today, beberapa studi menunjukkan bahwa orang yang bekerja di bidang yang sesuai dengan kepribadian cenderung lebih produktif, bahagia, dan mampu menghasilkan banyak uang.
Selain meminimalisir burnout, bekerja sesuai kepribadian juga akan memotivasi diri untuk lebih berkembang secara profesional.
Agar bisa mendapatkan pekerjaan yang cocok, penting untuk mengenali diri sendiri terlebih dahulu. Salah satu cara termudahnya adalah mengikuti tes kepribadian online.
Bagaimana cara melakukan tes kepribadian online? Apa saja jenis tes yang sering digunakan dalam proses seleksi kerja? Langsung cek pembahasannya berikut ini, yuk!
Tes kepribadian dapat memberi banyak manfaat signifikan untuk meraih kesuksesan di dunia kerja. Berikut penjelasannya:
Tes kepribadian membantu individu memahami kekuatan dan kelemahan diri mereka, termasuk aspek-aspek yang mungkin belum sepenuhnya disadari.
Ketika mengetahui kelebihan, kamu bisa lebih percaya diri mengambil peran yang tepat.
Sementara itu, menyadari kelemahan membantu kamu mengantisipasi tantangan dan fokus pada aspek yang perlu dibenahi.
Dengan mengenali watak, pola perilaku, dan keterampilan melalui tes kepribadian, kamu bisa memilih karir yang lebih cocok dengan karakter diri.
Misalnya, seseorang yang cenderung analitis mungkin akan lebih sukses di bidang research and development, keuangan, atau data analis yang membutuhkan pemikiran kritis dan logis.
Sementara itu, mereka yang kreatif bisa lebih perform saat berkarir di bidang seni atau desain.
Tes kepribadian akan membantu mencocokkan karakter pribadi dengan tuntutan peran pekerjaan, sehingga mengurangi risiko ketidakpuasan kerja nantinya.
Tes kepribadian juga dapat membantu memahami gaya kerja pribadi. Mulai dari preferensi problem solving, pengambilan keputusan, dan interaksi dengan orang lain.
Umumnya, orang lebih puas saat bisa bekerja sesuai gaya dan kemampuannya.
Hal tersebut juga diakui dalam studi BT Group yang menemukan bahwa 13% karyawan mengaku lebih produktif bekerja saat bahagia.
Misalnya, individu yang suka bekerja mandiri akan lebih menikmati posisi yang menawarkan kebebasan.
Di sisi lain, mereka yang kolaboratif cenderung perform saat bekerja di lingkungan yang mendukung kerja tim.
Dilansir dari Deeper Signal, pemahaman tentang tipe kepribadian dan preferensi tiap anggota tim juga menjadi modal penting dalam membangun hubungan kerja yang efektif.
Manajer dan rekan kerja bisa menentukan cara terbaik untuk mengatur tugas, berkomunikasi, dan mengatasi konflik.
Dari sana, tercipta kerja sama dan kolaborasi antaranggota tim yang optimal dalam rangka mencapai tujuan perusahaan secara efektif.
Baca Juga: 5 Jenis Assessment Test dalam Proses Rekrutmen Karyawan
Tes kepribadian atau personality assessment hampir selalu diadakan saat rekrutmen eksternal maupun internal.
Hal tersebut juga diakui oleh lebih dari 72% HR yang terlibat dalam survei terkait.
Menurut Fred Oswald, PhD, tes kepribadian dilakukan HR untuk menilai kecocokan karakter, kemampuan dasar, serta motivasi kandidat dengan tuntutan pekerjaan dan budaya perusahaan.
Berikut beberapa jenis tes kepribadian yang banyak digunakan untuk mendukung pengembangan karir:
Tes MBTI merupakan tes yang dirancang untuk mengetahui preferensi psikologis terkait cara manusia berinteraksi, mengamati dunia, dan mengambil keputusan. Tes MBTI diciptakan berdasarkan teori Carl Jung.
Dalam praktiknya, MBTI menggunakan model empat faktor sehingga orang-orang dapat mendeskripsikan kepribadian mereka dengan empat huruf.
Setiap huruf menunjukkan kecenderungan seseorang pada suatu karakteristik, yaitu:
Tes Big Five Personality Traits digunakan untuk mengukur kepribadian manusia dengan model lima faktor, yaitu:
Tes ini biasanya berbentuk kuesioner berisi puluhan pernyataan yang dinilai dengan skala persetujuan.
Setelah diisi, setiap dimensi akan mendapatkan skor yang menunjukkan posisi kamu (rendah, sedang, atau tinggi) dibandingkan norma acuan.
Tes ini cocok untuk membantu memahami kecenderungan diri sebelum menentukan arah karier.
Tes DISC merupakan salah satu tes kepribadian online paling populer di dunia.
Bahkan, tes ini digunakan oleh lebih dari satu juta orang setiap tahunnya untuk meningkatkan kerja sama tim, produktivitas, dan komunikasi di tempat kerja.
Tes pengembangan karir secara online DISC memiliki empat faktor utama, yaitu:
Umumnya, tes DISC terdiri dari 24 soal atau lebih. Kamu diminta memilih kata sifat yang paling menggambarkan diri (Most) dan paling tidak menggambarkan diri (Least).
Sama seperti tes kepribadian lainnya, tidak ada jawaban benar atau salah dalam tes DISC.
Sebab, tujuannya untuk menilai gaya perilaku alami di lingkungan kerja.
Tes ini menilai kepribadianmu dengan pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan 9 tipe kepribadian Enneagram, yaitu:
Tes ini biasanya berbentuk kuesioner dengan puluhan hingga lebih dari 100 pertanyaan.
Setelah selesai, hasil yang keluar yaitu satu tipe kepribadian dominan dan tipe lain yang dipengaruhi pengalaman dan lingkungan.
Tes kepribadian 16Personalities adalah gabungan dari metode Big Five Personality Traits dan MBTI.
Tes ini menjadi salah satu tes minat dan kepribadian terpopuler di dunia selama bertahun-tahun, termasuk pada tahun 2024.
Tes 16Personalities bisa diakses secara gratis dan mudah, serta mudah dipahami oleh pemula.
Setiap kategori dalam 16 tipe kepribadian memberikan wawasan spesifik mengenai aspek-aspek seperti cara berpikir (introvert atau ekstrovert), cara mengolah informasi, pengambilan keputusan, dan gaya hidup.
Hal ini menjadikan 16Personalities sebagai alat bantu yang efektif untuk memahami diri sendiri dengan lebih baik.
Baik untuk pengembangan pribadi maupun merancang langkah karir yang lebih sesuai.
RIASEC adalah tes kepribadian yang menggunakan 6 kategori, yakni:
Dikembangkan oleh Dr. John L. Holland, model tes RIASEC sangat praktis, fleksibel untuk berbagai karir, dan punya dasar empiris.
Tidak heran jika tes kepribadian ini juga populer digunakan di dunia profesional.
Baca Juga: Tes Kraepelin: Tujuan, Aspek Penilaian, dan Cara Mengerjakan
Tes kepribadian online bekerja dengan cara mengaitkan jawabanmu atas serangkaian pertanyaan dengan norma psikometri yang sudah ditetapkan.
Berikut langkah-langkah pengerjaan hingga menginterpretasikan hasilnya:
Sederhananya, proses dan cara tes kepribadian untuk pengembangan karir via online adalah sebagai berikut:
Umumnya, hasil tes kepribadian akan menampilkan tipe kepribadian, skor karakteristik diri, serta gambaran seputar kelemahan dan kekurangan, hubungan dengan manusia, atau peluang karir.
Kamu bisa membaca hasil tes kepribadian dengan cara berikut:
Baca Juga: 30+ Contoh Soal Tes Psikotes Kerja dan Tips Agar Lolos
Tes kepribadian online dapat memberikan banyak manfaat untuk pengembangan karir.
Melalui tes ini, kamu bisa lebih memahami kekuatan, kelemahan, preferensi kerja, hingga gaya komunikasi pribadi. Hasil tes pada akhirnya bisa membantu kamu dalam memilih jalur karir yang tepat.
Dengan mengenali diri lebih baik, kamu bisa mengambil langkah untuk meningkatkan kinerja, mengatasi tantangan dengan lebih bijaksana, dan berkolaborasi dengan lebih efektif.
Yuk, persiapkan diri kamu untuk menggapai pekerjaan impian dengan membaca berbagai informasi dan Tips Karier di situs Jobstreet by SEEK.
Kamu juga bisa mengakses ribuan konten pembelajaran gratis dari banyak pakar industri di KarirKu dalam aplikasi Jobstreet. Butuh teman diskusi soal karier untuk memperluas networking? Gabung Komunitas Jobstreet, sekarang!
Setelah itu, jangan lupa perbarui profil Jobstreet kamu dan temukan lowongan kerja yang tepat.
Download aplikasi Jobstreet by SEEK di Play Store atau App Store dan nikmati kemudahan untuk mengakses informasi terbaru seputar dunia kerja hanya dalam satu genggaman saja! Semoga berhasil!