Pertanyaan yang tepat untuk diajukan di akhir wawancara

Pertanyaan yang tepat untuk diajukan di akhir wawancara
Jobstreet tim kontendiperbarui pada 19 January, 2026
Share

Bayangkan skenario ini. Kamu berhasil menjawab semua pertanyaan dalam wawancara kerja dengan lancar dan percaya diri. Tapi ketika pewawancara bertanya, “Apa yang ingin Anda tanyakan tentang pekerjaan ini?”, kamu diam seribu bahasa.

Banyak kandidat mengalami hal ini karena tidak menyiapkan pertanyaan. Padahal, pertanyaan yang tepat bisa jadi nilai tambah di mata pewawancara. Dengan bertanya, kandidat juga bisa lebih mengenal pekerjaan dan perusahaan yang dillamar, sekaligus memastikan kecocokan dengan calon tempat kerja.

Kandidat yang datang wawancara dengan menyiapkan pertanyaan, sudah selangkah lebih maju dibanding kandidat lainnya, kata Nicole Gorton, Direktur di Robert Half Australia. “Ketika Anda bertanya, Anda menunjukkan ketertarikan untuk bekerja di perusahaan itu,” ujar Nicole.

“Kalau Anda tidak punya pertanyaan sama sekali, Anda terkesan kurang riset atau bahkan tidak benar-benar tertarik dengan posisi yang Anda lamar.”

Berikut beberapa contoh pertanyaan yang dapat ditanyakan dalam wawancara kerja.

Tanggung jawab dan ekspektasi

  • Mengapa posisi ini dibuka?
  • Menurut Anda, tiga hal apa yang paling penting agar seseorang bisa sukses di posisi ini?
  • Biasanya butuh waktu berapa lama untuk bisa beradaptasi dan tampil optimal di posisi ini?

Gaya kepemimpinan

  • Sebagai pemimpin, bagaimana Bapak/Ibu biasanya merespons dan menyelesaikan sebuah masalah yang dihadapi oleh tim?
  • Bagaimana biasanya Bapak/Ibu mendelegasikan tugas dan tanggung jawab kepada tim?
  • Bagaimana cara Bapak/Ibu memantau atau mengevaluasi kinerja setiap anggota tim?

Rekan satu tim

Biasanya, pewawancara tidak akan membahas tim kerjamu secara mendalam. Tapi mereka bisa memberi gambaran umum tentang seberapa besar timnya, siapa manajernya, dan bagaimana cara kerja di perusahaan, kata Nicole Gorton.

  • Menurut Anda, seperti apa dinamika kerja di dalam tim ini?
  • Apakah saya akan punya kesempatan untuk berdiskusi dengan calon atasan atau anggota tim selama proses seleksi ini?
  • Jika saya diterima, apakah akan ada rekan kerja yang bisa menjadi mentor atau pendamping di masa awal saya bekerja?

Budaya kerja perusahaan

Kamu mungkin sudah tahu sedikit tentang budaya kerja perusahaan lewat riset online. Tapi menurut Nicole Gorton, beberapa hal perlu dipastikan tetap perlu, misalnya, program apresiasi untuk karyawan, dukungan untuk pengembangan skill, atau aturan berpakaian di tempat kerja.

  • Seperti apa budaya kerja di perusahaan ini?
  • Peluang apa yang sedang dikerjakan perusahaan sekarang, dan bagaimana hal itu berdampak bagi karyawan?

Pelatihan dan pengembangan skill

Kamu bisa menanyakan apakah perusahaan menyediakan peluang pelatihan bagi karyawan. Menurut Nicole Gorton, hal ini penting untuk memahami komitmen perusahaan dalam pengembangan skill karyawannya supaya tetap relevan dan terus berkembang. Misalnya, kamu bisa menanyakan apakah perusahaan memberi kesempatan untuk ikut konferensi atau kursus online.

  • Apakah perusahaan menyediakan program pengembangan skill, dan apa saja yang ditawarkan?
  • Kalau saya diterima, apakah ada pelatihan yang perlu saya ikuti di awal?
  • Menurut Anda, bagaimana posisi dan karier saya bisa berkembang, dan apakah perusahaan memiliki jalur karier yang jelas untuk posisi ini
  • Bagaimana perusahaan membantu anggota tim untuk tumbuh dan berkembang secara profesional?
  • Bisakah Anda menjelaskan seperti apa proses evaluasi kinerja karyawan di sini?

Langkah selanjutnya setelah wawancara

Gunakan kesempatan ini untuk bertanya tentang tahapan setelah wawancara. Kamu juga bisa menanyakan arah dan rencana perusahaan ke depan, terutama jika hal itu bisa berdampak pada posisi yang kamu lamar.

  • Bisakah Anda menjelaskan rencana strategis perusahaan untuk setahun ke depan dan bagaimana hal itu berpengaruh pada posisi ini?
  • Setelah wawancara ini, apakah ada proses lanjutan yang perlu saya ikuti
  • Kapan kira-kira saya bisa mendapatkan kabar mengenai hasil seleksi?

Tanyakan ini untuk membuat pewawancara terkesan

Ingin tetap diingat setelah sesi wawancara selesai? Coba ajukan pertanyaan yang unik dan berkaitan dengan tren yang sedang berkembang, terutama yang berdampak pada pekerjaan dan perusahaan.

Pertanyaan yang bagus biasanya membuat pewawancara berpikir, menarik, dan menunjukkan bahwa kamu benar-benar memahami konteks pekerjaan yang kamu lamar. Pertanyaan seperti ini juga bisa mencerminkan apakah kamu mengikuti perkembangan, tertarik dengan perusahaan, dan sudah memikirkan kontribusimu ke depan. Selain itu, pertanyaan yang orisinal juga bisa memperlihatkan kecocokanmu dengan budaya kerja tim.

  • Bagaimana perkembangan AI akan memengaruhi pekerjaan saya atau perusahaan dalam setahun ke depan?
  • Tantangan apa yang menurut Anda akan dihadapi perusahaan dalam lima tahun ke depan?
  • Menurut Anda, karakter dan skill seperti apa yang sebaiknya dimiliki kandidat untuk posisi ini, yang belum disebutkan di deskripsi pekerjaan?
  • Bagaimana posisi ini berkontribusi langsung pada pencapaian misi dan tujuan perusahaan?
  • Apa yang ingin Anda capai bersama perusahaan dalam setahun ke depan?

Pertanyaan-pertanyaan di atas bisa membantu kamu menilai apakah posisi yang kamu lamar benar-benar cocok untukmu, sekaligus menunjukkan pada pewawancara kalau kamu antusias, tertarik, dan siap bekerja. Jadi, kalau kamu dapat kesempatan wawancara lagi, siapkan beberapa pertanyaan dan akhiri sesi itu dengan percaya diri.

Pertanyaan seputar wawancara kerja

Apa contoh pertanyaan yang menarik untuk diajukan di akhir wawancara?

Kamu bisa menanyakan hal-hal seperti, “Karakter seperti apa yang dibutuhkan agar saya bisa bekerja dengan baik di posisi ini?”

Mengapa saya perlu bertanya di akhir wawancara?

Bertanya di akhir wawancara menunjukkan bahwa kamu benar-benar tertarik pada posisi dan perusahaan yang kamu lamar. Selain itu, dengan bertanya, kamu bisa menilai apakah kamu kandidat yang cocok untuk perusahaan.

Bagaimana supaya pertanyaan saya berkesan?

Pilih pertanyaan yang menunjukkan bahwa kamu sudah riset dan paham konteks pekerjaan yang kamu lamar. Pertanyaan yang orisinal juga akan membuat pewawancara terkesan.

Pertanyaan apa yang sebaiknya tidak saya ajukan di akhir wawancara?

Hindari pertanyaan seputar gaji atau cuti tahunan, karena bisa memberi kesan bahwa kamu hanya tertarik pada sisi finansial atau fleksibilitas kerja. Kamu tetap bisa menanyakan hal-hal ini, tapi sebaiknya bukan di akhir wawancara.

Pertanyaan apa yang menunjukkan kalau saya kandidat yang tepat untuk perusahaan?

Pertanyaan seputar tren dan inovasi terbaru di industri tempat kamu bekerja, juga pertanyaan yang menunjukkan kamu tahu cukup banyak tentang perusahaan dan tertarik untuk berkontribusi pada keberhasilan perusahaan.

Berapa banyak pertanyaan yang boleh saya ajukan?

Siapkan dua atau tiga pertanyaan saja. Jangan terlalu banyak bertanya atau melewati waktu wawancara, karena bisa memberi kesan kamu kurang bisa mengelola waktu dengan baik.

Apa yang bisa saya tanyakan untuk memahami budaya kerja perusahaan?

Tanyakan hal-hal seperti, “Bagaimana Anda menggambarkan tim Anda dalam satu kalimat?”, dan “Bagaimana nilai-nilai perusahaan diterapkan dalam budaya kerja sehari-hari?”

Bolehkah saya bertanya tentang tantangan pekerjaan yang akan dihadapi?

Tidak masalah. Justru dengan menanyakan tantangan pekerjaan, kamu menunjukkan kalau kamu benar-benar tertarik dan ingin tahu bagaimana cara mengatasinya.

Bagaimana saya baiknya bertanya tentang perkembangan karier atau kesempatan pengembangan skill?

Kamu bisa menanyakan hal-hal seperti, “Biasanya seperti apa jalur karier untuk posisi ini?” atau “Bagaimana perusahaan memastikan karyawan punya ruang untuk berkembang dan meningkatkan keterampilan mereka?”

Bagaimana saya baiknya bertanya tentang dinamika kerja dalam tim dan calon tim saya?

Kamu bisa bertanya, “Seperti apa dinamika kerja dalam tim saat menyelesaikan sebuah proyek?” atau “Bisakah Anda ceritakan sedikit tentang tim saya?”

More from this category: Sumber daya dan templat

Telusuri istilah pencarian teratas

Tahukah Anda bahwa banyak kandidat yang menyiapkan resume dan meneliti suatu industri dengan menjelajahi istilah pencarian teratas?

Jelajahi topik terkait

Pilih bidang minat untuk menelusuri karier terkait.

Berlangganan Panduan Karir

Dapatkan saran karier dari ahli yang dikirimkan ke kotak masuk Anda.
Dengan memberikan informasi pribadi Anda, Anda menyetujui Pemberitahuan Pengumpulan dan Kebijakan Privasi. Jika Anda berusia di bawah 21 tahun, Anda memiliki izin dari orang tua agar Jobstreet dan afiliasinya memproses data pribadi Anda. Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja.