Ringkasan
Sebagai pengguna smartphone, kamu pasti familier dengan sistem operasi Android atau iOS, bukan? Atau jika kamu memakai laptop atau komputer, pasti juga tidak asing dengan sistem operasi Windows atau macOS.
Beberapa jenis sistem operasi tadi memang terkenal karena memiliki banyak pengguna. Namun, selain itu, masih banyak contoh sistem operasi lain, baik yang masih aktif digunakan maupun yang sudah usang, lho.
Mau tahu apa saja contoh sistem operasi lebih lengkap? Yuk, kita pelajari bersama dengan membaca artikel ini!
Menurut GeeksforGeeks, sistem operasi (operating system/OS) adalah kumpulan program khusus yang mengatur hardware dan software. Dengan sistem operasi, perangkat menjadi memiliki interface (antarmuka) yang rapi dan mudah dikenali pengguna.
Sistem operasi berfungsi dalam mengendalikan berbagai program di dalam aplikasi, termasuk:
Tanpa sistem operasi, pengguna akan sulit atau bahkan tidak bisa mengoperasikan perangkat seperti ponsel dan komputer sama sekali.
Sistem operasi dapat dikelompokkan berdasarkan kategori tertentu, di antaranya:
Sistem operasi komputer merujuk pada sistem operasi yang digunakan pada perangkat komputer, seperti PC atau laptop. Berikut beberapa contoh perangkat lunak sistem operasi komputer:
Windows, yang secara resmi disebut Microsoft Windows, adalah produk sistem operasi milik Microsoft.
Dikenal sebagai sistem operasi paling populer di pasar desktop, Windows memegang pangsa pasar mayoritas di atas 70% di seluruh dunia (menurut data Statcounter Global Stats tahun 2026).
Microsoft biasanya merilis versi terbaru Windows setiap beberapa tahun sekali. Hingga saat ini, Windows 11 merupakan versi utama yang di-install di komputer.
Adapun versi sebelumnya, yaitu Windows 10, sudah dihentikan dukungan resminya sejak 14 Oktober 2025, sehingga pengguna sangat disarankan untuk melakukan upgrade demi keamanan.
macOS adalah sistem operasi yang dikembangkan khusus oleh Apple untuk produk komputer mereka, seperti MacBook, iMac, Mac Mini, dan Mac Studio. Sistem operasi ini merupakan yang paling populer kedua setelah Windows di pasar komputer desktop dan laptop.
macOS umumnya memiliki performa yang lebih responsif karena dioptimalkan untuk perangkat keras tertentu secara eksklusif.
Versi baru macOS dirilis setiap setahun sekali di musim gugur, seperti perilisan macOS 15 (Sequoia) dan rilis-rilis terbaru setelahnya.
OS komputer desktop populer selain Windows dan macOS adalah Linux. Sistem operasi ini bersifat open-source, yang berarti kode sumbernya dapat diakses, dilihat, dan dimodifikasi secara bebas oleh siapa pun.
Linux merupakan keluarga OS mirip-Unix yang menggunakan kernel Linux sebagai dasarnya. Istilah ‘Linux’ sendiri secara teknis dapat merujuk pada kernel tersebut.
Adapun istilah ‘distribusi Linux’ atau ‘distro Linux’ digunakan untuk menyebut sistem operasi yang dirancang dari kernel Linux dan perangkat lunak lainnya.
Ada banyak jenis distribusi Linux yang bisa kamu instal di komputer, mulai dari:
Setiap distribusi Linux memiliki karakteristiknya sendiri, termasuk tampilan, konfigurasi, dan dukungan dari komunitas serta pengembang masing-masing.
Mungkin kamu pernah mendengar tentang Chromebook, jenis laptop yang menggunakan ChromeOS sebagai sistem operasinya. ChromeOS merupakan sistem operasi besutan Google yang menggunakan browser Google Chrome sebagai user interface utamanya.
Awalnya, ChromeOS hanya dapat menjalankan aplikasi web dan ekstensi browser. Tapi, sejak 2016, sistem operasi ini sudah mendukung Google Play Store, sehingga pengguna dapat menjalankan aplikasi Android di perangkat Chromebook.
Lalu, sejak 2018, pengguna juga dapat menjalankan aplikasi Linux di ChromeOS melalui Debian dengan mengaktifkan mode pengembang.
Jika kamu tertarik menggunakan ChromeOS tanpa perlu membeli Chromebook, kamu bisa menginstal ChromeOS Flex di laptop lamamu sebagai alternatif.
Namun, perlu diingat, ChromeOS Flex memiliki sejumlah keterbatasan dibandingkan ChromeOS bawaan, salah satunya tidak ada dukungan Google Play Store.
FreeBSD mungkin belum familier di telinga orang awam. Tapi, sistem operasi ini sebenarnya sudah membantu kebutuhan tertentu kamu, lho.
FreeBSD adalah sistem operasi mirip-Unix yang bersifat gratis dan open-source. Sistem operasi ini merupakan turunan dari Berkeley Software Distribution (BSD). Karena itu, FreeBSD dikenal juga dengan nama Berkeley Unix.
Dalam pengembangannya, proyek FreeBSD didukung dan dipromosikan oleh organisasi nirlaba, yaitu FreeBSD Foundation.
Beberapa platform terkenal seperti Netflix dan konsol PlayStation terbaru yang kamu gunakan, juga memanfaatkan FreeBSD untuk membangun jaringan transmisi konten (CDN) internalnya.
Solaris merupakan sistem operasi yang masih satu keluarga dengan Unix. Solaris dikembangkan pertama kali oleh Sun Microsystems pada tahun 1992. Dulunya, sistem operasi ini bernama Sun Solaris.
Tapi kemudian namanya diganti menjadi Oracle Solaris setelah diakuisisi oleh Oracle Corporation pada 2010.
Solaris terkenal karena skalabilitasnya dan sejumlah fitur inovatif, seperti DTrace, ZFS, dan Time Slider. Sistem operasi ini dapat berjalan pada SPARC, IA-32, dan x86-64, baik untuk server maupun desktop.
Baca Juga: Rekomendasi Hardware dan Software untuk Remote Working
Berikut beberapa contoh sistem operasi yang digunakan pada perangkat mobile, seperti smartphone, tablet, dan PDA:
Selama bertahun-tahun, Android telah menjadi sistem operasi mobile yang paling laris di pasaran. Menurut Statcounter Global Stats di awal 2026, sistem operasi ini menguasai pangsa pasar smartphone terbesar di seluruh dunia (sekitar 70%).
Android sendiri merupakan sistem operasi seluler yang didasarkan pada kernel Linux yang dimodifikasi dan menggunakan perangkat lunak open source lainnya. Sistem operasi ini didesain untuk digunakan pada perangkat seluler layar sentuh, termasuk smartphone dan tablet.
Open Handset Alliance merupakan sebuah konsorsium pengembang yang terlibat dalam pengembangan Android. Meskipun demikian, versi Android yang paling banyak digunakan utamanya dikembangkan oleh Google.
Hingga saat ini, iOS masih secara konsisten menduduki peringkat kedua sistem operasi seluler paling populer setelah Android.
iOS dibuat oleh Apple Inc. yang khusus digunakan di perangkat iPhone dan iPod Touch. Sebelumnya, iOS juga mendukung perangkat iPad sebelum sistem operasi khusus bernama iPadOS diperkenalkan pada tahun 2019.
Blackberry OS merupakan sistem operasi yang dulu dikembangkan oleh Blackberry Limited untuk lini smartphone Blackberry.
Sistem operasi ini menawarkan multitasking dan memberikan dukungan input khusus yang terdapat pada perangkat Blackberry di masanya. Misalnya perangkat navigasi fisik seperti trackwheel, trackball, trackpad, hingga integrasi layar sentuh.
Windows Phone adalah sistem operasi besutan Microsoft untuk smartphone dan merupakan pengganti Windows Mobile.
Berbeda dengan Windows Mobile yang berfokus pada pasar perusahaan, Windows Phone lebih ditujukan untuk menarik pasar individual.
Versi pertama diluncurkan (Windows Phone 7) pada Oktober 2010. Dilanjutkan dengan peluncuran Windows Phone 8 pada 2012 dan Windows 10 Mobile pada 2015.
Sayangnya, Microsoft akhirnya resmi menghentikan pengembangannya pada 2017.
Sebelum Android menguasai pasar, Symbian pernah berada di posisi teratas sebagai OS smartphone paling populer hingga akhir tahun 2010.
Pada waktu itu, sistem operasi ini merajai ponsel ternama seperti Nokia, Motorola, Samsung, Sony Ericson, serta merek Jepang seperti Sharp, Mitsubishi, dan Fujitsu.
Sebelum beralih sepenuhnya ke Android, Samsung pernah mengembangkan sistem operasi buatannya sendiri, yaitu Bada, yang resmi diperkenalkan pada 2009.
Sebagai penanda, Samsung menyematkan kata “Wave” pada ponselnya yang dijalankan dengan Bada (sedangkan ponsel Android mereka menggunakan kata “Galaxy”).
Namun, pada 2013, Samsung memutuskan untuk menghentikan pengembangannya dan beralih fokus.
Maemo merupakan platform perangkat lunak yang terdiri dari sistem operasi Maemo dan SDK. Mulanya, platform ini dikembangkan oleh Nokia, sebelum kemudian dikembangkan oleh komunitas untuk ponsel pintar dan tablet internet.
MeeGo merupakan hasil penggabungan antara sistem operasi Moblin dari Intel dan sistem operasi Maemo dari Nokia, yang diselenggarakan oleh Linux Foundation.
Awalnya Nokia berencana menjadikan MeeGo sebagai OS utamanya pada 2010. Namun, Nokia kemudian meninggalkan proyek tersebut dan memilih untuk fokus pada sistem operasi milik Microsoft, yakni Windows Phone 7.
webOS merupakan sistem operasi yang awalnya dikembangkan oleh Palm, Inc. pada 2009. Selang setahun, Hewlett-Packard mengakuisisi Palm dan mengubah webOS menjadi open-source (berubah nama menjadi Open webOS).
Kemudian, sistem operasi ini dibeli oleh LG Electronics sehingga menjadi LG webOS.
Sejak dirilis, webOS dalam berbagai versinya telah digunakan di sejumlah perangkat seperti smartphone, tablet TouchPad, smart TV, kulkas pintar, dan proyektor pintar.
Sebelum kemunculan smartphone modern, terdapat perangkat komputer genggam yang dikenal sebagai personal digital assistant (PDA).
Nah, salah satu sistem operasi yang banyak digunakan dalam PDA adalah Palm OS, yang dikembangkan oleh Palm, Inc. pada tahun 1996.
Palm OS dibuat dengan graphical user interface berbasis layar sentuh dan dilengkapi aplikasi dasar untuk mengelola informasi pribadi.
Sebelumnya, kita sudah mengulas contoh sistem operasi pada komputer pribadi atau desktop. Sekarang, yuk, kenali contoh software sistem operasi untuk kebutuhan server:
Windows Server merupakan kumpulan sistem operasi server yang diluncurkan oleh Microsoft Corporation sejak 1993. Nama Windows Server mulai digunakan secara resmi sejak perilisan Windows Server 2003.
Versi utamanya terus diperbarui untuk kebutuhan perusahaan modern, dengan rilis terbarunya saat ini mencakup Windows Server 2025.
Menurut Technopedia, Linux Server adalah variasi dari sistem operasi Linux yang dirancang untuk efisiensi dan kekuatan komputasi berat.
Sistem operasi open-source ini didesain khusus untuk memenuhi kebutuhan aplikasi bisnis yang terus berkembang, termasuk untuk kebutuhan administrasi sistem dan jaringan, layanan web, dan manajemen database.
Karena reputasi keamanan, konsistensi, dan fleksibilitas yang sangat tinggi, Linux Server bisa disebut server pilihan yang unggul. Beberapa contoh sistem operasi Linux server yang populer, antara lain Ubuntu Server, CentOS, Slackware, dan Gentoo.
Secara umum, macOS Server mirip dengan versi standar macOS. Bedanya, macOS Server sudah dilengkapi perangkat lunak untuk memenuhi kebutuhan manajemen dan administrasi workgroup di lingkungan komputer skala besar (seperti menjalankan SMTP, SMB, LDAP, dan DNS).
Pada 21 April 2022, Apple telah mengumumkan penghentian macOS Server. Namun, fitur-fitur utama seperti server caching, berbagi file, dan time machine kini telah disertakan langsung ke dalam sistem operasi macOS bawaan (versi High Sierra ke atas).
FreeBSD Server telah dilengkapi dengan koleksi lengkap perangkat lunak yang berkaitan dengan server pada sistem dasar dan koleksi port-nya. Dengan begitu, kamu dapat mengonfigurasi FreeBSD untuk berbagai layanan server, seperti email, web, firewall, FTP, DNS, dan juga fungsi routing tingkat lanjut.
Memahami berbagai jenis sistem operasi bukan hanya soal pengetahuan teknologi, tetapi juga sangat memengaruhi produktivitas di dunia kerja. Banyak perusahaan dan industri spesifik yang mewajibkan karyawannya familier dengan OS tertentu.
Agar kamu tidak salah langkah saat melamar pekerjaan atau membeli perangkat baru untuk bekerja, berikut adalah panduan singkat memilih OS berdasarkan profesi:
Windows cocok untuk pekerja korporat dan administrasi
Windows adalah standar di mayoritas perkantoran, BUMN, perbankan, dan firma akuntansi. Jika profesimu adalah staf HRD untuk menggunakan HRIS, Admin, Akuntan, atau Data Entry yang sangat bergantung pada ekosistem Microsoft Office (Excel, Word, PowerPoint) tingkat lanjut, menguasai Windows adalah syarat mutlak.
macOS cocok untuk industri kreatif
Ekosistem Apple sangat disarankan di dunia kreatif karena akurasi warnanya yang luar biasa dan performanya yang mulus. Jika kamu mengincar karier sebagai Graphic Designer, Video Editor, UI/UX Designer, atau Content Creator, kamu wajib terbiasa menggunakan antarmuka macOS.
Linux cocok untuk profesional IT)
Jika kamu ingin berkarier sebagai Software Developer, System Administrator, Pakar Cybersecurity, atau Data Scientist, Linux adalah "taman bermain" utamamu. Perusahaan teknologi raksasa mencari kandidat yang fasih menggunakan command line di Linux untuk mengelola server dan keamanan data.
Android & iOS cocok untuk Mobile Developer dan marketer)
Profesi Mobile App Developer tentu wajib menguasai bahasa pemrograman di kedua OS mobile ini. Selain itu, profesi Social Media Specialist juga dituntut familier dengan interface iOS dan Android untuk memastikan konten visual yang diunggah tidak pecah dan optimal di layar smartphone pengguna.
Nah, sekarang kamu sudah lebih paham bahwa sistem operasi merupakan program pondasi yang mengontrol hardware dan software supaya perangkat menghasilkan tampilan yang ramah pengguna.
Setiap perangkat, seperti ponsel, komputer, dan server, memiliki sistem operasi yang berbeda-beda. Beberapa contoh sistem operasi untuk ponsel masa kini adalah Android dan iOS.
Lain halnya dengan sistem operasi untuk komputer, yaitu Windows, macOS, dan Linux. Sementara sistem operasi untuk infrastruktur skala besar bisa menggunakan Windows Server, Linux Server, dan FreeBSD Server.
Pengetahuan soal berbagai macam sistem operasi sangat penting terutama bagi kamu yang bekerja menggunakan komputer, seperti operator komputer, desainer grafis, administrator, guru, dan beragam profesi lainnya.
Yuk, persiapkan diri kamu untuk menembus pekerjaan impian dengan membaca berbagai informasi dan Tips Karier di situs Jobstreet by SEEK.
Kamu juga bisa mengakses ribuan konten pembelajaran gratis dan terhubung dengan pakar industri di KariKu dalam aplikasi Jobstreet.
Setelah itu, jangan lupa perbarui profil Jobstreet kamu dan temukan lowongan kerja yang tepat.
Download aplikasi Jobstreet by SEEK di Play Store atau App Store dan nikmati kemudahan untuk mengakses informasi terbaru seputar dunia kerja hanya dalam satu genggaman saja! Semoga berhasil!
Sistem operasi apa yang terbaik?
Sistem operasi terbaik bergantung pada kebutuhan dan preferensi masing-masing pengguna. Untuk komputer desktop, Windows bisa jadi pilihan terbaik bagi kamu yang ingin bermain game atau membutuhkan perangkat lunak spesifik perusahaan. Namun, jika kamu mencari sistem operasi yang gratis, open-source, dan aman dari virus, Linux mungkin lebih cocok. Sementara untuk OS mobile, kamu bisa memilih Android jika ingin integrasi luas dan fleksibel, atau iOS bagi kamu yang menginginkan ekosistem Apple yang sangat eksklusif dan mulus.
Bagaimana cara memilih sistem operasi yang tepat?
Cara memilih sistem operasi yang tepat dapat dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa faktor, seperti:
- Kebutuhan spesifik pekerjaan
- Harga / Anggaran
- Stabilitas sistem operasi
- Kompatibilitas perangkat lunak (software)
- Perangkat keras (hardware) yang didukung
- Keamanan dan privasi
- Kemampuan pengguna dalam mengoperasikannya
- Ketersediaan dukungan ( update dan layanan pelanggan)
Apa saja fungsi dan peran sistem operasi?
Beberapa fungsi dan peran penting sistem operasi, di antaranya adalah manajemen memori, manajemen prosesor, manajemen perangkat masukan/keluaran, manajemen file, menyediakan antarmuka pengguna (UI), melakukan booting, menjaga keamanan, deteksi kesalahan ( error tracking), dan manajemen jaringan.
Apa perbedaan utama sistem operasi komputer dan mobile?
Sistem operasi komputer (seperti Windows/macOS) dirancang untuk menangani tugas komputasi berat, multitasking kompleks, dan menggunakan input presisi seperti mouse serta keyboard. Sedangkan sistem operasi mobile (seperti Android/iOS) dirancang agar lebih ringan, hemat daya baterai, dan dioptimalkan penuh untuk input sentuhan jari (touchscreen).
Apakah sistem operasi Linux bisa digunakan untuk pemula?
Tentu saja. Meskipun dulu Linux dikenal rumit dan hanya untuk programmer, kini banyak distro Linux yang sangat ramah pemula, seperti Ubuntu atau Linux Mint. Tampilannya sudah dibuat sangat intuitif menyerupai Windows atau macOS, sehingga orang awam pun bisa langsung menggunakannya untuk mengetik atau browsing.
Mengapa Windows 10 sudah tidak disarankan untuk digunakan saat ini?
Sejak 14 Oktober 2025, Microsoft telah resmi menghentikan dukungan keamanan ( End of Life) untuk Windows 10 reguler. Artinya, sistem operasi tersebut tidak akan lagi menerima pembaruan sistem yang menangkal virus atau hacker baru, sehingga datamu menjadi lebih rentan diretas. Pengguna disarankan beralih ke Windows 11.
Apa yang terjadi jika komputer tidak memiliki sistem operasi?
Jika komputer tidak diinstal sistem operasi, layar hanya akan menampilkan teks BIOS dasar dan kamu tidak akan bisa menggunakan mouse, membuka browser, memutar lagu, atau menginstal aplikasi apa pun. Komputer hanya akan menjadi tumpukan mesin logam yang tidak bisa merespons perintah manusia.
Apakah OS server bisa digunakan untuk komputer sehari-hari?
Bisa saja, namun sangat tidak disarankan. OS server (seperti Windows Server) dioptimalkan untuk berjalan di latar belakang selama 24 jam penuh tanpa henti guna melayani jaringan. OS ini biasanya tidak dilengkapi dengan aplikasi hiburan, antarmuka yang cantik, atau dukungan pemutar game, sehingga akan terasa sangat kaku jika digunakan untuk aktivitas sehari-hari.