Kino Indonesia
    (160 reviews)

    Company Profile

    Company overview

    Industry

    FMCG Manufacturing

    Company size

    More than 10,000

    Primary location

    Kino Tower 17th Floor Jl. Sutera Boulevard No. 1 Alam Sutera, Kota Tangerang 15143
    PT Kino Indonesia Tbk (Kino) berawal dari sebuah perusahaan distribusi kecil bernama PT Dutalestari Sentratama (DLS) yang didirikan pada 1991. Memanfaatkan peluang yang ada saat itu, pengembangan usaha dilakukan DLS dengan mendirikan PT Kino Sentra Industrindo (KSI), sebuah perusahaan produksi makanan ringan pada 1997. KSI memfokuskan diri pada aneka produk makanan ringan seperti permen, snack, dan cokelat, serta minuman berperisa dalam bentuk serbuk yang hingga kini dijual di pasar Indonesia maupun mancanegara. Produk pertama yang diluncurkan oleh KSI adalah "Kino Candy".Melihat keberhasilan pencapaian sebelumnya, pada 1999, Perseroan mendirikan PT Kinocare Era Kosmetindo sebagai produsen aneka produk perawatan tubuh untuk semua gender dan usia. Pada 2014, PT Kinocare Era Kosmetindo berganti nama menjadi PT Kino Indonesia. Produk pertama yang diluncurkan adalah pembersih muka 2 in 1 "Ovale", disusul dengan produk vitamin rambut "Ellips", sabun khusus daerah kewanitaan "Resik-V", dan parfum dalam bentuk gel "Eskulin". Produk-produk tersebut berhasil mendapatkan respons positif dari pasar Indonesia sehingga berdampak signifikan pada pertumbuhan usaha Kino. Inovasi terbaru pada segmen ini juga dilakukan melalui produksi pasta gigi herbal dengan konsep Islami, "Sasha".Pada 2003, Perseroan kembali memperluas segmen usaha melalui diversifikasi produk pada segmen perawatan bayi dan rumah tangga yang dipasarkan dengan merek dagang "Sleek Baby". Kini, "Sleek Baby" menjadi salah satu pemimpin pasar untuk produk pembersih peralatan bayi di Indonesia. Selama lebih dari 16 tahun, produk "Sleek Baby" terus berkembang dan diproduksi dalam berbagai jenis perawatan bayi dan rumah tangga melalui produk "Sleek Baby Bottle, Nipple, and Accessories Cleanser", "Sleek Baby Laundry Detergent", dan "Sleek Baby Antibacterial Diaper Cream".Pada 2011, Perseroan mendapatkan lisensi dari Wen Ken Drug Co Pte Ltd, Singapura untuk memproduksi, memasarkan, dan mendistribusikan produk larutan penyegar "Cap Kaki Tiga". Lisensi ini melengkapi portofolio Kino di bidang minuman. Sebelumnya, Kino memproduksi minuman energi "Panther" dan asian healthy drinks "Cap Panda".Inovasi atas produk minuman terus dilakukan dengan meluncurkan produk larutan penyegar "Cap Kaki Tiga" dalam beberapa varian rasa pada 2016. Kerja sama Perseroan dengan Wen Ken Drug Co Pte Ltd pun semakin erat yang ditandai dengan adanya perjanjian lisensi untuk memproduksi, memasarkan, dan mendistribusikan produk "Larutan Sejuk Segar" pada 2017.Selain itu, Perseroan juga bekerja sama dengan salah satu perusahaan minuman terbesar di Thailand yaitu Grup Malee dengan mendirikan PT Kino Malee Indonesia dan Malee Kino (Thailand) Co Ltd yang beroperasi pada 2019.Dalam segmen farmasi, Perseroan mengembangkan produk jamu dengan merek "Dua Putri Dewi" setelah mengakuisisi merek tersebut dari PT Surya Herbal pada 2016. Merek ini juga akan digunakan untuk berbagai varian jamu lainnya di masa depan.Kemudian, untuk memperluas portofolio pada segmen ini, Perseroan telah meluncurkan produk "Lola Remedios" yang saat ini distribusikan dan dijual di Filipina. Selain itu, Perseroan juga telah memproduksi produk obat batuk herbal, balsam, obat sakit kepala, dan obat kurap dengan menggunakan merek "Cap Kaki Tiga".Selama hampir tiga dekade, Kino telah bertransformasi menjadi perusahaan yang mapan dan terkemuka. Selain bersaing di dalam negeri, Kino juga melakukan pengembangan bisnis untuk merambah kawasan Asia dengan membuka kantor cabang di luar negeri, yaitu di Filipina, Malaysia, Vietnam, Kamboja, India, China, dan Jepang.Kualitas produk Kino telah memenuhi standar kualifikasi internasional, terbukti dengan meningkatnya permintaan pasar dari seluruh dunia. Terlepas dari perkembangannya yang sangat pesat, Perseroan tidak berpuas diri dan menyadari bahwa perusahaan harus tetap menjaga kesuksesan dan karena itu, harus tetap berprestasi. Hingga saat ini, Kino memiliki 33 merek yang beberapa di antaranya berhasil mendapatkan pengakuan sebagai merek pilihan utama para konsumen.Produk-produk Kino telah tersedia di berbagai distributor besar, hypermarket, supermarket, minimarket, toko kecantikan, serta pasar tradisional. Dengan slogan "Innovate Today, Creating Tomorrow", Kino tetap berkreasi dan berinovasi untuk menjadi pemimpin dalam industri kebutuhan konsumen.

    Gallery photos

    Reviews overview

    4.2160 ratings in total
    5
    80
    4
    48
    3
    25
    2
    4
    1
    3
    93%
    Rate salary as high or average
    80%
    Employees recommend this employer to friends

    What’s it like working at Kino Indonesia?

    AI summary of recent reviews

    Employees at Kino Indonesia value the company's commitment to employee welfare, with salaries paid on time and comprehensive benefits including BPJS health insurance, employment insurance, and pension schemes. The office facilities are modern and well-maintained, located in a prestigious area with an attractive canteen. Many appreciate the strong teamwork and supportive colleagues, creating a comfortable, family-oriented work environment. Additionally, employees at supervisor level and above receive vehicle facilities, with marketing staff benefiting from vehicle rental and fuel allowances.

    However, there are some areas that present challenges. Some employees note that performance evaluations through KPI and OKR assessments can lack clear indicators, with decisions primarily determined by management. Career progression can take time, with some finding advancement to higher levels requires patience. The company has experienced management restructuring, including the departure of several directors, which has created periods of adjustment. Employees in certain roles face challenging annual targets that require focus and dedication. Additionally, coordination between divisions could be enhanced to improve overall workflow efficiency.

    Recent reviews

    5.0
    Manajer Bisnis
    May 2026
    Palu Central Sulawesi1 to 2 years in the role, current employee
    Menjadi pemimpin yang lebih tangguh, adaptif terhadap hal baru, dan mengedepankan kerja sama.
    The good thingsMenjadi seorang Business Manager di PT Kino Indonesia Tbk adalah sebuah perjalanan yang penuh warna dan rasa bangga. Bekerja di perusahaan consumer goods terkemuka ini bukan sekadar mengejar target, tapi tentang bertumbuh bersama inovasi.
    The challenges Menjadi seorang Business Manager di PT Kino Indonesia Tbk memang membawa tanggung jawab besar, terutama terkait dengan target yang menantang. Namun, dinamika antara tekanan target dan dukungan manajemen menciptakan lingkungan kerja yang unik. Berikut adalah gambaran tantangan tersebut dan bagaimana peran direksi menjadi kunci keberhasilannya:
    2.0
    Commercial - Sales & Marketing
    Oct 2025
    Tangerang BantenLess than 1 year in the role, current employee
    Semua keputusan tergantung dari pilihan masing masing
    The good things- Fasilitas Kantor okay, - Diberikan fasilitas kendaraan bagi level Spv Up - Jam 5 6 sore, karyawan sudah mulai meninggalkan kantor.
    The challenges- Penilaian KPI & OKR tidak jelas, karena semua ditentukan dari atasan dan tidak ada indikator jelas - HC tidak terlalu berkontribusi positif berkaitan dengan konflik kepentingan karyawan baik user maupun karyawan - Agak susah ketika berhadapan dgn karyawan dgn masa kerja lebih 15 tahun untuk menerima ide2 baru dari karyawan external yg baru di hire - Tidak ada sistem COP, padahal bisa saving cost dripada harus mengeluarkan rental mobil corporate - Turn Over karyawan lumayan tinggi
    1.0
    SPV IT Internal Audit
    Sep 2025
    Tangerang BantenLess than 1 year in the role, former employee
    Paradoks Internal Audit kental dengan “Politik Kantor”
    The good thingsKantin bagus ala drakor dan gedung mewah di kawasan elit alsut
    The challengesEmpat direktur mengundurkan diri bersamaan (termasuk Dirut & Direktur Audit). Saya mendapat penilaian baik dari direktur audit dan manager serta sudah dinyatakan lulus untuk diangkat menjadi kartap. Namun, hanya dua hari setalah direktur audit off keputusan tersebut dianulir oleh PJS dengan alasan efisiensi dan IT Audit tidak dibutuhkan lagi. Yang membingungkan, pihak HC tidak mengetahui adanya kebijakan efisiensi tersebut, sehingga alasan nya terasa dibuat-buat. HC juga tidak mengambil langkah melindungi, misalnya merotasi saya ke divisi lain sesuai kompetensi saya (ISO misalnya, HC tau saya experience disana) Menurut saya, HC seharusnya berperan aktif menjaga budaya perusahaan tetap sehat, bukan justru membiarkan praktik yang tidak adil terjadi.
    Ratings for Kino Indonesia are shared as-is from employees in line with our community guidelines
    Find out more about working at Kino Indonesia. Read company reviews from real employees, explore salaries and life and culture; and view all open jobs.
    This profile contains information from job postings, company websites, third-party databases and AI-generated content. Information may be incomplete or outdated. View our Company Profiles Terms.