Bidang Quality Control + Internal AuditorThe good thingsTim dalam departemen selalu saling support agar kita optimal dalam bekerja, saling melindungi antar rekan kerja, saling mengingatkan kelebihan/ kekurangan/ potensi/ bahkan ancaman yang sering terjadi di Perusahaan baik sebelum, selama & sesudah bekerja. Banyak ilmu berstandar internasional yang dapat digali, dipelajari dan dipraktikkan dalam Perusahaan, sehingga selalu mampu menambah/ memperbarui pengetahuan, membuka wawasan dan membuat staff semakin kompeten.
The challengesJenjang karir masih sangat ditentukan oleh nepotisme. Siapa yang kuat orang dalamnya, maka dialah yang berjaya/ menang (walaupun dalam kondisi salah/ dalam hal yang bersifat negatif). Banyak yang pandai mencari muka dengan cara negatif. Budaya ABS (Asal Bos Senang) membuat pegawai banyak yang bermuka dua. Kebiasaan SDM (Selamatkan Diri Masing-masing) masih sangat kental membuat pegawai banyak yang apatis dan cenderung menghindar. Transparansi terkait SOP bidang kepegawaian sangat buruk dan cenderung disembunyikan karena banyak penyelewengan seperti banyaknya pegawai berstatus Outsourcing demi bisa melakukan PHK sewaktu-waktu, banyaknya pegawai berstatus Magang dan Daily Worker demi mengurangi Labour Cost terutama terkait tunjangan-tunjangan, banyaknya pegawai berstatus PKWT > 3 Tahun dengan cara kontrak ulang setelah dirumahkan beberapa saat / langsung di PHK & melamar ulang (Menyalahi UU Ketenagakerjaan). Saat ada audit dari maskapai domestik maupun asing semua seperti kerja rodi/ romusha dengan kerja lembur yang seringkali tidak diakui/ dibayarkan.