Mengaku sebagai Jobstreet dan meminta bayaran untuk proses kerja ke luar negeri
Ringkasan: Penipu mengaku sebagai perwakilan Jobstreet dengan mengirim email penawaran kerja palsu yang posisi bergaji tinggi di luar negeri. Mereka meminta dokumen pribadi seperti CV, paspor, foto, sertifikat pendidikan, slip gaji, atau surat pengalaman kerja, lalu menagih biaya proses. Modus ini berisiko menyebabkan kerugian finansial dan pencurian identitas, karena data pribadi korban dapat disalahgunakan untuk tujuan ilegal.
Taktik yang digunakan: Penipu meniru identitas Jobstreet dengan menggunakan alamat email yang menyerupai domain resmi dan menyertakan link ke situs Jobstreet agar terlihat meyakinkan. Dalam beberapa kasus, mereka juga menggunakan teknologi AI untuk membuat penawaran kerja yang terdengar profesional dan detail. Mereka memanfaatkan ketertarikan pencari kerja terhadap posisi bergaji tinggi, lalu meminta pembayaran di muka dengan alasan biaya proses atau persyaratan administratif palsu.
Rekomendasi utama:
Periksa ketidakkonsistenan informasi. Waspadai perbedaan kontak, lokasi, dan operasi bisnis. Contohnya, jika nomor telepon, rekening bank, atau mata uang yang digunakan berasal dari India, padahal Jobstreet atau SEEK tidak beroperasi di sana. Contoh lain yaitu penipu mengaku mewakili SEEK Australia, tetapi menawarkan pekerjaan di Singapura dan mengarahkan Anda ke situs SEEK Australia. Ketidaksesuaian seperti ini merupakan tanda kuat penipuan.
Jangan pernah membayar biaya apa pun. Hati-hati terhadap pesan yang mengatasnamakan Jobstreet dan meminta pembayaran untuk mendapatkan pekerjaan, mengikuti wawancara, atau memproses dokumen lamaran. Jobstreet maupun SEEK tidak pernah memungut biaya dalam proses melamar kerja atau rekrutmen.