UTC Aerospace Systems
    (16 ulasan)

    Estimasi gaji Engineering Role di UTC Aerospace Systems

    Estimasi gaji Engineering Role di UTC Aerospace Systems

    Perkiraan industri

    Rp 6 jt - Rp 8 jt

    per bulan
    Rata-rata gaji untuk posisi serupa dalam bidang pertahanan, luar angkasa & kelautan
    Diperbarui 2 May 2026

    Lowongan di UTC Aerospace Systems

    Berdasarkan aktivitas pencarian Anda

    at PT. UTC Aerospace Systems Bandung Operations
    Purwakarta, Jawa Barat
    A Project Site Execution & Technical Coordinator is needed to support new site development in Purwakarta.
    A Project Site Execution & Technical Coordinator is needed to support new site development in Purwakarta.
    classification: TeknikTeknik
    18 jam yang lalu
    18 jam yang lalu

    at PT. UTC Aerospace Systems Bandung Operations
    Bandung, Jawa Barat
    We are currently looking for an Operation Finance and Project Cost Lead to support strategic operations finance activities in Indonesia.
    We are currently looking for an Operation Finance and Project Cost Lead to support strategic operations finance activities in Indonesia.
    classification: AkuntansiAkuntansi
    12 hari yang lalu
    12 hari yang lalu

    Tingkat kepuasan gaji di UTC Aerospace Systems

    87%
    Ketika karyawan UTC Aerospace Systems ditanya tentang gajinya,87% karyawan menilai gajinya tinggi atau rata-rata

    Bagaimana rasanya bekerja di UTC Aerospace Systems?

    Ringkasan ulasan terbaru dari AI

    Karyawan di UTC Aerospace Systems menghargai peran kerja yang jelas, lingkungan kerja yang kondusif, tunjangan dan kompensasi yang kompetitif, serta peluang untuk keseimbangan kerja-hidup. Penekanan kuat perusahaan pada keselamatan dan peluang belajar dan berkembang juga disorot sebagai aspek positif.

    Namun, ada beberapa tantangan potensial, seperti kebutuhan untuk perhatian terhadap detail yang tinggi dan kepatuhan yang ketat terhadap prosedur, tantangan komunikasi di antara rekan kerja, bekerja dengan komponen yang kompleks, persepsi ketidakselarasan antara ekspektasi manajemen dan upaya karyawan, keterbatasan teknologi dalam mengimplementasikan sistem yang dirancang di AS di Indonesia, dan terjadinya penghentian operasi yang tidak direncanakan yang menyebabkan tugas yang tidak terduga.