Karyawan di Kayu Lapis Indonesia menghargai peluang belajar yang disediakan, terutama dalam memahami kayu dan aplikasinya. Mereka menghargai kerja sama dan kerjasama di antara rekan kerja, serta lingkungan berbagi pengetahuan yang terbuka yang ditumbuhkan oleh atasan. Lingkungan kerja yang kekeluargaan perusahaan juga dilihat sebagai aspek positif.
Namun, ada beberapa tantangan yang ada, seperti persepsi kurangnya kejelasan mengenai perkembangan karir dan peluang promosi. Ada juga keprihatinan tentang gaji rendah dan kurangnya insentif untuk kinerja yang baik. Selain itu, karyawan merasa sulit mengikuti perkembangan teknologi karena peluang pelatihan yang terbatas.