FUJIFILM
    (12 ulasan)

    Estimasi gaji Application Specialist di FUJIFILM

    Estimasi gaji Application Specialist di FUJIFILM

    Rp 7 jt - Rp 10 jt

    per bulan
    Rata-rata gaji dari iklan lowongan sebelumnya
    Diperbarui 2 Apr 2026

    Lowongan di FUJIFILM

    Berdasarkan aktivitas pencarian Anda

    at PT Fujifilm Indonesia
    Jakarta Selatan, Jakarta Raya
    Drive healthcare innovation. Support medical professionals with cutting-edge imaging technology and advance your career with a global leader.
    Drive healthcare innovation. Support medical professionals with cutting-edge imaging technology and advance your career with a global leader.
    classification: Kesehatan & MedisKesehatan & Medis
    22 hari yang lalu
    22 hari yang lalu

    at PT Fujifilm Indonesia
    Jakarta Selatan, Jakarta Raya
    Launch printing solution campaigns. Competitive salary, benefits, and career growth with Fujifilm.
    Launch printing solution campaigns. Competitive salary, benefits, and career growth with Fujifilm.
    classification: Pemasaran & KomunikasiPemasaran & Komunikasi
    8 jam yang lalu
    8 jam yang lalu

    Tingkat kepuasan gaji di FUJIFILM

    100%
    Ketika karyawan FUJIFILM ditanya tentang gajinya,100% karyawan menilai gajinya tinggi atau rata-rata

    Bagaimana rasanya bekerja di FUJIFILM?

    Ringkasan ulasan terbaru dari AI

    Karyawan di FUJIFILM menghargai peluang untuk belajar dan berkembang, termasuk pelatihan fotografi dan paparan pengalaman baru. Kompensasi dan tunjangan dipandang positif, dengan gaji yang baik, bonus, dan paket yang komprehensif. Budaya perusahaan mendapat pujian karena lingkungannya yang mendukung, seperti keluarga, dan rasa kerjasama tim. Selain itu, karyawan menghargai sumber daya dan fasilitas yang disediakan, seperti kantor yang dilengkapi dengan baik dan dukungan untuk proyek.

    Namun, ada beberapa tantangan yang ada, termasuk menjaga keseimbangan kerja-hidup yang sehat karena ekspektasi kerja lembur dan jam kerja panjang. Menghadapi pelanggan yang menuntut atau skeptis dapat menjadi beban emosional dan membutuhkan keterampilan komunikasi yang efektif. Ada juga kekhawatiran tentang proses pengambilan keputusan yang lambat dan tantangan dalam memberikan masukan atau umpan balik kepada manajemen.