Perusahaan Bioskop paling Toxic di IndonesiaHal yang baikTunjangan dan Gaji yang cukup baik bila dibandingkan dengan perusahaan nasional Indonesia lainnya. Tunjangan kesehatannya juga baik, lalu ada free ticket untuk menonton film film setiap bulannya.
TantanganManagement Level yang toxic (CEO, CMO, etc), suasana kantor full politik, sikut menyikut dan penuh dengan target yang tidak realistis. Manajemen cenderung menyalahkan tim dibawah ketimbang memperbaiki diri.
Secara teori, manajemen selalu menyuntikkan kata-kata positif namun mereka sendiri tidak menjalankan apa yang mereka ucapkan. Rules are only for subordinates. Hati-hati karena tingkat turnover yang sangat tinggi