Budaya kerja yang burukThe good thingsHubungan antara rekan kerja cukup baik, meski ada banyak kesalah pahaman dalam komunikasi kerja. Gaji yang sedang, meski tidak ada Overtime fee, khusunya untuk staff yang seharusnya layak diberikan fasilitas dan salary lebih baik lagi.
The challengesBuruknya budaya kerja, senioritas, dan asal boss senang kerap kali memancing perdebatan antara rekan kerja. Etika pemimpin yang notabennya pekerja Asing (Korea Selatan) tidak seperti tenanga asing yang beretika dan berpendidikan, masih mempraktekan budaya penjajahan yang kerap meneriaki pekerja/karyawannya. Reward yang tidak fair, bahkan cenderung tidak ada sama sekali. Kesenjangan pendapatan yang menitikberatkan rasa suka bukan karena kinerja kian memperburuk budaya kerja. Tidak adanya jenjang karir yang jelas dan struktur organisasi yang buruk, secara tidak sadar menghancurkan sistem bekerja yang ada. Pengembangan SDM yang tidak berfungsi secara semestinya,hanya menjadi kepanjang tanganan para Pemimpin. Karyawan pada akhirnya terjebak dalam budaya kerja yang buruk, meski tetap menjaga hubungan kekeluargaan diluar hubungan pekerjaan.