Memberi membuat kayaThe good thingsSaya berperan dalam KBA (Kegiatan Belajar Anak) yang berlangsung sekali seminggu saat weekend sesuai kesepakatan siswa dan volunteernya.
Selama saya berpartisipasi saya bertemu banyak hal baru, bertemu teman volunteer dengan background yang beragam dan hebatnya mereka mampu meluangkan waktunya dari kesibukan bekerja di kantor, hal ini membuat saya yang seorang mahasiswa untuk tertantang ikut berperan dalam kegiatan ini. Teman-teman volunteer (senior) juga bersikap ramah dan hangat dalam menyambut para volunteer baru, seperti bertemu keluarga bagi saya yang merantau. Mereka dengan sabar membimbing dan mengarahkan agar kami dapat berpartisipasi dengan nyaman dan baik.
Selama mengikuti kegiatan ini saya belajar sabar, dan tertantang khususnya menghadapi anak-anak dengan rasa ingin tahu yang tinggi sehingga saya harus mampu mengemas pembelajaran semenarik mungkin agar mereka tidak jenuh dan tetap datang dipertemuan minggu berikutnya.
Karena kegiatan ini bersifat sukarelawan atau gratis, sering sekali siswa ogah-ogahan untuk datang sehingga perlu untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pendidikan/pengetahuan agar mereka termotivasi dan sadar diri.
Saat saya hanya meluangkan waktu, sekedar mengisi waktu weekend saya, saya memperoleh banyak hal, teman, saudara, tawa, pengalaman, koneksi dan cerita baru setiap minggunya yang belum tentu diperoleh teman lain bahkan sesama volunteer.
Bersama teman-teman volunteer lainnya kadang kami mengikuti kegiatan volunteer lainnya bersama-sama, saling berbagi informasi.
The challengesSaat siswa bolong-bolong kehadirannya untuk KBA, saya merasa tidak mampu meraihnya untuk berbagi bersama teman-temannya yang lain.
Saat siswa belum mampu mencapai target yang seharusnya dia peroleh seperti teman sebayanya. Misalkan siswa kelas 2 SD yang belum lancar melakukan perhitungan, Siswa kelas 6 SD yang belum lancar membaca.