Dimana kami bekerjaSaat ini, Plan International Indonesia bekerja di 4 propinsi yaitu Jakarta, Jawa Tengah, NTB dan NTT. Plan International memiliki kantor program pengembangan masyarakat jangka panjang di 3 pulau yaitu pulau Timor, pulau Flores dan pulau Lembata. Sementara terdapat lebih dari 7 kabupaten dimana Plan memiliki proyek air dan sanitasi, pemberdayaan ekonomi, perlindungan anak, dll. Plan International Indonesia juga menanggapi upaya bantuan darurat akibat gempa bumi, tsunami, banjir dan letusan gunung berapi. Pada 2005 – 2009 Plan International melaksanakan kegiatan tanggap darurat dan rehabilitasi , sementara 2005-2009 Plan juga membantu korban bencana gempa Yogyakarta, di 2009 Plan International membantu korban bencana di Padang dan Garut; di 2010 Plan Internatioanl bekerja untuk pengungsi di Gunung Merapi dan mentawai.Plan International Indonesia bekerja di lebih dari 300 desa. Program yang dikembangkan Plan bersama dengan anak,keluarga dan masyarakat setempat berupaya meningkatkan kualitas hidup anak dan masyarakat dampingan dalam hal kesehatan, lingkungan, ekonomi, mitigasi bencana dan perlindungan anak. Di Indonesia, terdapat sekitar 40,000 anak sponsor. Merekalah duta-duta bagi pembangunan di desa mereka. Mereka berkomunikasi dengan para sponsor mereka di luar negeri dan menceritakan hasil bantuan para sponsor melalui Plan di desa mereka.Cara kami bekerjaProgram Plan dilaksanakan melalui pelibatan aktif anak dan masyarakat, pembentukan dan dukungan terhadap organisasi masyarakat, kemitraan bersama pemerintah setempat dan organisasi non-pemerintah yang peduli akan hak-hak anak, dan advokasi keberlanjutan program. Pendekatan Plan International dikenal sebagai pendekatan Pengembangan Masyarakat yang Berpusat pada Anak (CCCD).Program KamiPerlindungan dan Partisipasi AnakMemastikan hak anak akan perlindungan dari segala bentuk kekerasan. Program ini memperkuat system perlindungan anak yang berbasis masyarakat dan berkontribusi dalam inisiatif global dan regional untuk belajar tanpa rasa takut, pencatatan kelahiran, dan pencegahan pernikahan dini.Pengasuhan dan Pengembangan Anak Usia DiniMemfokuskan pada pemenuhan hak tumbuh kembang anak usia 8 tahun ke bawah termasuk anak dari kelompok yang termarginalkan. Program ini berupaya meningkatkan status gizi dan perkembangan anak, meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan orang tua/ pengasuh, meningkatkan akses pelayanan pengasuhan dan pengembangan anak usia dini serta mempromosikan pendidikan inklusi untuk anak dengan kebutuhan khusus.Air, Sanitasi dan Kebersihan LingkunganMeningkatkan pemenuhan hak akan air dan sanitasi yang lebih baik untuk anak-anak di komunitas yang rendah sumber dayanya. Program ini untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap system penyediaan air bersih, desa yang bebas buang air besar sembarangan dan mempromosikan praktek cuci tangan pakai sabun.Pengelolaan Risiko BencanaMempromosikan hak akan perlindungan dan bantuan pada saat situasi darurat dan membangun ketahanan anak-anak serta masyarakatnya untuk menghadapi bencana dan perubahan iklim. Program ini untuk meningkatkan kesadaran, kesiapsiagaan masyarakat, mitigasi dan respon yang tepat waktu terhadap bencana alam dan perubahan iklim.Pemberdayaan Ekonomi Kaum MudaMenguatkan ketahanan ekonomi kaum muda khususnya perempuan muda. Program ini memfasilitasi kaum muda dengan pelatihan ketrampilan hidup dan kewirausahaaan mikro sampai pemberian lapangan kerja formal sehingga mereka mengalami transisi yang mudah dari masa sekolah ke masa kerja.
Dimana kami bekerjaSaat ini, Plan International Indonesia bekerja di 4 propinsi yaitu Jakarta, Jawa Tengah, NTB dan NTT. Plan International memiliki kantor program pengembangan masyarakat jangka panjang di 3 pulau yaitu pulau Timor, pulau Flores dan pulau Lembata. Sementara terdapat lebih dari 7 kabupaten dimana Plan memiliki proyek air dan sanitasi, pemberdayaan ekonomi, perlindungan anak, dll. Plan International Indonesia juga menanggapi upaya bantuan darurat akibat gempa bumi, tsunami, banjir dan letusan gunung berapi. Pada 2005 – 2009 Plan International melaksanakan kegiatan tanggap darurat dan rehabilitasi , sementara 2005-2009 Plan juga membantu korban bencana gempa Yogyakarta, di 2009 Plan International membantu korban bencana di Padang dan Garut; di 2010 Plan Internatioanl bekerja untuk pengungsi di Gunung Merapi dan mentawai.Plan International Indonesia bekerja di lebih dari 300 desa. Program yang dikembangkan Plan bersama dengan anak,keluarga dan masyarakat setempat berupaya meningkatkan kualitas hidup anak dan masyarakat dampingan dalam hal kesehatan, lingkungan, ekonomi, mitigasi bencana dan perlindungan anak. Di Indonesia, terdapat sekitar 40,000 anak sponsor. Merekalah duta-duta bagi pembangunan di desa mereka. Mereka berkomunikasi dengan para sponsor mereka di luar negeri dan menceritakan hasil bantuan para sponsor melalui Plan di desa mereka.Cara kami bekerjaProgram Plan dilaksanakan melalui pelibatan aktif anak dan masyarakat, pembentukan dan dukungan terhadap organisasi masyarakat, kemitraan bersama pemerintah setempat dan organisasi non-pemerintah yang peduli akan hak-hak anak, dan advokasi keberlanjutan program. Pendekatan Plan International dikenal sebagai pendekatan Pengembangan Masyarakat yang Berpusat pada Anak (CCCD).Program KamiPerlindungan dan Partisipasi AnakMemastikan hak anak akan perlindungan dari segala bentuk kekerasan. Program ini memperkuat system perlindungan anak yang berbasis masyarakat dan berkontribusi dalam inisiatif global dan regional untuk belajar tanpa rasa takut, pencatatan kelahiran, dan pencegahan pernikahan dini.Pengasuhan dan Pengembangan Anak Usia DiniMemfokuskan pada pemenuhan hak tumbuh kembang anak usia 8 tahun ke bawah termasuk anak dari kelompok yang termarginalkan. Program ini berupaya meningkatkan status gizi dan perkembangan anak, meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan orang tua/ pengasuh, meningkatkan akses pelayanan pengasuhan dan pengembangan anak usia dini serta mempromosikan pendidikan inklusi untuk anak dengan kebutuhan khusus.Air, Sanitasi dan Kebersihan LingkunganMeningkatkan pemenuhan hak akan air dan sanitasi yang lebih baik untuk anak-anak di komunitas yang rendah sumber dayanya. Program ini untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap system penyediaan air bersih, desa yang bebas buang air besar sembarangan dan mempromosikan praktek cuci tangan pakai sabun.Pengelolaan Risiko BencanaMempromosikan hak akan perlindungan dan bantuan pada saat situasi darurat dan membangun ketahanan anak-anak serta masyarakatnya untuk menghadapi bencana dan perubahan iklim. Program ini untuk meningkatkan kesadaran, kesiapsiagaan masyarakat, mitigasi dan respon yang tepat waktu terhadap bencana alam dan perubahan iklim.Pemberdayaan Ekonomi Kaum MudaMenguatkan ketahanan ekonomi kaum muda khususnya perempuan muda. Program ini memfasilitasi kaum muda dengan pelatihan ketrampilan hidup dan kewirausahaaan mikro sampai pemberian lapangan kerja formal sehingga mereka mengalami transisi yang mudah dari masa sekolah ke masa kerja.
Dimana kami bekerjaSaat ini, Plan International Indonesia bekerja di 4 propinsi yaitu Jakarta, Jawa Tengah, NTB dan NTT. Plan International memiliki kantor program pengembangan masyarakat jangka panjang di 3 pulau yaitu pulau Timor, pulau Flores dan pulau Lembata. Sementara terdapat lebih dari 7 kabupaten dimana Plan memiliki proyek air dan sanitasi, pemberdayaan ekonomi, perlindungan anak, dll. Plan International Indonesia juga menanggapi upaya bantuan darurat akibat gempa bumi, tsunami, banjir dan letusan gunung berapi. Pada 2005 – 2009 Plan International melaksanakan kegiatan tanggap darurat dan rehabilitasi , sementara 2005-2009 Plan juga membantu korban bencana gempa Yogyakarta, di 2009 Plan International membantu korban bencana di Padang dan Garut; di 2010 Plan Internatioanl bekerja untuk pengungsi di Gunung Merapi dan mentawai.Plan International Indonesia bekerja di lebih dari 300 desa. Program yang dikembangkan Plan bersama dengan anak,keluarga dan masyarakat setempat berupaya meningkatkan kualitas hidup anak dan masyarakat dampingan dalam hal kesehatan, lingkungan, ekonomi, mitigasi bencana dan perlindungan anak. Di Indonesia, terdapat sekitar 40,000 anak sponsor. Merekalah duta-duta bagi pembangunan di desa mereka. Mereka berkomunikasi dengan para sponsor mereka di luar negeri dan menceritakan hasil bantuan para sponsor melalui Plan di desa mereka.Cara kami bekerjaProgram Plan dilaksanakan melalui pelibatan aktif anak dan masyarakat, pembentukan dan dukungan terhadap organisasi masyarakat, kemitraan bersama pemerintah setempat dan organisasi non-pemerintah yang peduli akan hak-hak anak, dan advokasi keberlanjutan program. Pendekatan Plan International dikenal sebagai pendekatan Pengembangan Masyarakat yang Berpusat pada Anak (CCCD).Program KamiPerlindungan dan Partisipasi AnakMemastikan hak anak akan perlindungan dari segala bentuk kekerasan. Program ini memperkuat system perlindungan anak yang berbasis masyarakat dan berkontribusi dalam inisiatif global dan regional untuk belajar tanpa rasa takut, pencatatan kelahiran, dan pencegahan pernikahan dini.Pengasuhan dan Pengembangan Anak Usia DiniMemfokuskan pada pemenuhan hak tumbuh kembang anak usia 8 tahun ke bawah termasuk anak dari kelompok yang termarginalkan. Program ini berupaya meningkatkan status gizi dan perkembangan anak, meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan orang tua/ pengasuh, meningkatkan akses pelayanan pengasuhan dan pengembangan anak usia dini serta mempromosikan pendidikan inklusi untuk anak dengan kebutuhan khusus.Air, Sanitasi dan Kebersihan LingkunganMeningkatkan pemenuhan hak akan air dan sanitasi yang lebih baik untuk anak-anak di komunitas yang rendah sumber dayanya. Program ini untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap system penyediaan air bersih, desa yang bebas buang air besar sembarangan dan mempromosikan praktek cuci tangan pakai sabun.Pengelolaan Risiko BencanaMempromosikan hak akan perlindungan dan bantuan pada saat situasi darurat dan membangun ketahanan anak-anak serta masyarakatnya untuk menghadapi bencana dan perubahan iklim. Program ini untuk meningkatkan kesadaran, kesiapsiagaan masyarakat, mitigasi dan respon yang tepat waktu terhadap bencana alam dan perubahan iklim.Pemberdayaan Ekonomi Kaum MudaMenguatkan ketahanan ekonomi kaum muda khususnya perempuan muda. Program ini memfasilitasi kaum muda dengan pelatihan ketrampilan hidup dan kewirausahaaan mikro sampai pemberian lapangan kerja formal sehingga mereka mengalami transisi yang mudah dari masa sekolah ke masa kerja.