Magang di Greenpeace Southeast Asia - Indonesia sebagai Face to Face FundraiserThe good thingsSebulan lebih beberapa hari saya bekerja sebagai Direct Dialogue Campaigner, di mulai dari bulan Januari - Februari 2017. Hal ini merupakan pengalaman pertama saya bekerja setelah lulus kuliah S1.
Sebagai DDC yang bekerja face to face dengan khalayak umum, saya dituntut untuk tampil pede, berani, dan mengerahkan seluruh kemampuan komunikasi saya. Hal ini tidaklah mudah, pengalaman untuk membagi suatu berita fakta dan mengajak mereka untuk turut ambil peran dalam menyelamatkan bumi dengan cara berdonasi, serta target yang harus dipenuhi, tentu tidaklah mudah. Namun, di sini saya mendapatkan pegalaman yang amat sangat berharga. kemampuan komunikasi saya meningkat dengan sangat bagus, penguasaan materi dan ilmu terkait permasalahan alam di Indonesia saya dapatkan dan saya pahami dengan cukup baik, serta berani dan pede untuk tampil berkomunikasi dengan khalayak umum bukan menjadi suatu hal yang sulit untuk saya lakukan. :)
The challengesHal yang saya sulit lakukan ketika bekerja sebagai face to face fundraiser selama bekerja tidak ada. tetapi, jarak dari rumah saya (Bekasi) ke lokasi bekerja (Mall, tempat umum lainnya. karena DDC bekerja secara mobile) sangat jauh. Tidak mendapatkan uang makan dan ongkos transportasi menuju lokasi dengan biasay sendiri. Reimburs hanya diberikan di lokasi-lokasi terntentu saya dengan jumlah minimal.