Di tengah gempuran teknologi dan artificial intelligence (AI), mungkin kamu sering bertanya-tanya, apakah prospek kerja graphic designer masih menjanjikan di masa depan?
Nyatanya, profesi graphic designer justru makin krusial, lho. Sebab, kreativitas, emosional, dan humanity merupakan aset manusia yang tidak bisa digantikan oleh mesin.
University College Dublin bahkan menyebut, AI tidak bisa sepenuhnya menggantikan peran graphic designer.
Malah, tren desain gratis di masa depan merupakan kolaborasi antara AI dan kreativitas manusia untuk menghasilkan konten yang inovatif.
Lantas, seperti apa peluang karier graphic designer di masa depan? Jobstreet by SEEK sudah mengulasnya di artikel kali ini. Cermati sampai akhir, yuk!
Bisa dibilang, profesi graphic designer merupakan pekerjaan kreatif yang cukup fleksibel. Sebab, kamu masuk ke berbagai industri bisnis di era digital.
Mulai dari penerbitan, pemasaran, manufaktur, hingga industri kreatif, kamu punya banyak peluang kerja dengan gaji dan jenjang karier yang menarik.
Lebih lanjut, berikut beberapa industri yang paling membutuhkan peran graphic designer:
Desainer grafis sangat laris di industri periklanan, baik media tradisional maupun digital.
Jenjang karir graphic designer di bidang sini cukup cerah. Kamu bahkan bisa mencapai level eksekutif, lho.
Tak hanya itu, kamu juga berkesempatan membuka agensi sendiri atau bekerja di perusahaan luar negeri.
Pekerjaan di dunia periklanan berkaitan erat dengan pembuatan konsep kreatif. Baik untuk kebutuhan branding maupun promosi.
Kamu juga bekerja sama dengan banyak pihak seperti marketer, manajemen, analis, bagian keuangan, hingga divisi hukum.
Desainer grafis punya banyak potensi kerja di dunia penerbitan. Kamu bisa menjadi desainer sampul, ilustrator buku dan majalah, editor desain, hingga kepala desain.
Desainmu menjadi bagian dari hasil terbitan. Jadi, kamu harus bekerja sama dengan penulis dan editor.
Dalam dunia penerbitan, desainer grafis bisa memiliki posisi yang cukup penting, apalagi jika visual berperan penting dalam aspek promosi dan artistik.
Desainer grafis yang bekerja di agensi digital bertugas menciptakan desain yang menarik untuk berbagai kebutuhan klien, mulai dari promosi hingga pemasaran lewat media sosial.
Di agensi digital, kamu akan mendapat klien dari berbagai latar belakang dan dengan beragam kebutuhan.
Tertarik dengan bidang e-commerce sekaligus desain? Kamu bisa menjadi desainer grafis yang hasil kerjanya bermanfaat untuk meningkatkan penjualan. Contohnya adalah desainer untuk iklan, kemasan produk, hingga iklan online.
Perusahaan startup banyak yang mencari desainer grafis. Kamu bisa menjadi desainer untuk berbagai proyek tergantung jenis startup-nya.
Misalnya, jika kamu bekerja di startup aplikasi, kamu bisa menjadi desainer materi pemasaran, logo, dan kemasan produknya.
Siapa bilang perusahaan manufaktur tidak cocok untuk desainer grafis? Kamu bisa mendesain berbagai aspek penting seperti kemasan produk, materi pemasaran, logo dan maskot, hingga desain visual yang menarik untuk media sosial.
Baca Juga: Promosi Jabatan: Definisi, Syarat, Jenis, dan Cara Mengajukan
Karir graphic designer sangat beragam dan memiliki kisaran gaji serta jalur karier yang menjanjikan.
Inilah beberapa contoh pekerjaan graphic designer yang bisa kamu jadikan inspirasi dan motivasi:
Profesi sebagai desainer grafis bisa kamu lakukan di berbagai bidang. Mereka bertanggung jawab dalam menciptakan dan menyelesaikan konsep desain untuk menyampaikan pesan tertentu.
Tak sebatas itu, seorang desainer grafis juga harus bisa menciptakan interpretasi visual berdasarkan ide-ide dari proyek, rencana produk, hingga permintaan klien.
Gaji desainer grafis di Indonesia rata-rata sekitar Rp5 juta hingga Rp7 juta per bulan.
Kisaran gaji bisa bervariasi tergantung pengalaman serta jenis perusahaan yang mempekerjakan.
Umumnya, peran ini bisa dikerjakan di kantor atau remote. Jadi, kedua faktor tersebut harus dipertimbangkan dalam analisis gaji desainer.
Art director biasanya bekerja di agensi periklanan atau studio film dan game. Tugas sehari-harinya adalah memadukan berbagai aspek visual untuk menerjemahkan konsep serta ide.
Profesi ini membutuhkan imajinasi dan kreativitas level tinggi agar mampu mengubah konsep menjadi produk jadi.
Karena tugasnya cukup rumit, gaji rata-rata art director cukup tinggi. Peran ini bisa mendapat Rp8 juta hingga Rp11 juta per bulan.
Jika posisnya sudah senior, apalagi di perusahaan besar, gajimu mungkin bisa naik hingga Rp20 juta per bulan.
Posisi sebagai art director berpotensi memberimu patokan untuk melakukan profesi yang lebih bergengsi atau mendatangkan gaji besar.
Contohnya yaitu sutradara hingga eksekutif bidang desain dan artistik.
Desainer UI/UX berperan penting dalam pengalaman menggunakan suatu website atau aplikasi.
Sebagai UI/UX designer, kamu akan bertanggung jawab memastikan agar setiap elemen memiliki flow yang natural bagi pengguna. Desainmu juga memastikan agar situs atau aplikasi tersebut lebih user-friendly.
Jenjang karir graphic designer untuk UI/UX cukup bagus dan biasanya ada kenaikan progresif.
Misalnya, di Indonesia, gaji rata-rata untuk desainer junior adalah sekitar Rp6 juta hingga Rp8 juta per bulan.
Sementara itu, gaji UI/UX designer di level menengah bisa mencapai Rp12 juta hingga Rp17 juta.
Level yang sudah senior bisa mendapat sekitar Rp20 juta hingga Rp25 juta per bulan.
Animator cocok untuk lulusan graphic design dengan passion pada media audiovisual.
Tugasnya menciptakan konsep dan mewujudkannya dalam bentuk animasi. Kamu bisa bekerja di studio animasi atau game, perusahaan, dan institusi.
Gaji rata-rata untuk animator junior mungkin sekitar Rp5,8 juta hingga lebih dari Rp8 juta per bulan, tergantung perusahaan dan kebijakan gajinya.
Ilustrator biasanya bekerja di perusahaan media atau penerbit. Mereka bertugas mendesain karya visual yang menggambarkan isi buku, artikel, hasil wawancara, dan berbagai produk media lainnya.
Saat menjadi ilustrator, kamu akan sering bertukar ide dengan penulis, editor, hingga penata layout untuk menghasilkan karya yang menarik dan bermakna.
Gaji ilustrator tergantung ukuran perusahaan serta kebijakan terkait penghasilan. Ilustrator pemula digaji sekitar Rp5 juta hingga Rp6,5 juta per bulan.
Sementara ilustrator level senior bisa mengantongi take home pay Rp8 juta hingga lebih dari Rp10 juta per bulan.
Motion graphic designer cocok buat kamu yang suka desain gambar bergerak.
Pekerjaan utamanya yaitu menciptakan konsep dan menerjemahkannya menjadi desain bergerak, mulai dari animasi hingga video.
Mereka juga menggarap elemen desain lainnya seperti teks, ilustrasi, dan tata letak.
Lebih daripada itu, seorang motion graphic designer juga turut menyumbang ide untuk aspek desain lainnya. Misalnya, voice over, elemen musik, atau copywriting.
Peran ini memang menuntut kolaborasi dengan profesi lain dalam pengerjaannya. Mulai dari editor, desainer grafis lain, pengisi suara, dan produser video.
Gaji seorang motion graphic designer bervariasi, tergantung lokasi, beban kerja, dan level pengalaman.
Untuk pemula biasanya digaji mulai dari Rp5 jutaan per bulan. Sementara level senior bisa mencapai lebih dari Rp9 juta per bulan.
Pekerjaan satu ini cocok untuk penggemar dunia kerja kreatif sekaligus industri digital.
Sebagai web designer, tugasmu adalah menyusun dan menyatukan berbagai elemen visual untuk membuat website yang sesuai dengan kebutuhan.
Setiap elemen seperti skema warna, bentuk ikon, hingga ilustrasi harus cocok dengan citra, visi, misi, dan sasaran pelanggan website tersebut.
Web designer menawarkan banyak kesempatan kerja, baik di perusahaan, bisnis sendiri, atau menjadi freelancer untuk klien dari berbagai kalangan.
Gajinya pun menarik. Web designer pemula bisa mengantongi gaji mulai dari Rp5 juta per bulan.
Sedangkan yang berpengalaman atau senior bisa meraih lebih dari Rp10 juta per bulan.
Ilmu desain grafis bisa kamu manfaatkan untuk profesi video editor, lho.
Cakupan tugas video editor cukup banyak, meliputi memilih footage terbaik, menyunting hasil rekaman agar sesuai tujuan proyek, menyusun elemen “pemanis” agar mencerminkan makna tertentu, hingga memilih musik dan latar belakang suara yang tepat.
Kamu bisa bekerja di berbagai bidang seperti perfilman, musik, pertunjukan, agensi digital, hingga media.
Umumnya, gaji rata-rata video editor di Indonesia mulai dari Rp3,5 juta hingga Rp5 juta per bulan untuk pemula.
Bagi yang sudah berpengalaman bisa mendapat lebih dari Rp6 juta per bulan.
Last but not least, social media graphic designer tentu termasuk peluang karier yang menarik di bidang desain gratis.
Biasanya, desainer gratis khusus media sosial bekerja untuk instansi, perusahaan, atau agensi. Baik di industri manufaktur, edukasi, kesehatan, hingga hiburan.
Dibutuhkan kepekaan dan editing skill untuk mengombinasikan berbagai aspek visual yang harmonis demi menghasilkan konten menarik.
Dari segi gaji, social media graphic designer umumnya menawarkan nominal mulai dari Rp5 juta hingga Rp7 juta per bulan untuk pemula.
Setelah memiliki pengalaman solid, gajinya bisa naik hingga lebih dari Rp10 juta per bulan.
Baca Juga: 10+ Contoh Profesi di Industri Kreatif dan Kisaran Gajinya
Apa saja jenjang karir graphic designer yang bisa kamu jalani? Jika konsisten bekerja di bidang ini sambil menambah pengalaman, kamu berkesempatan meraih posisi dan gaji sebagai berikut:
Desainer grafis junior biasanya baru lulus kuliah atau sertifikasi dan belum punya pengalaman.
Ketika melamar, kamu biasanya masuk ke entry level, atau baru bisa diterima di perusahaan atau agensi kecil.
Desainer grafis junior biasanya juga tidak bekerja sendiri, tetapi sambil belajar dari yang sudah senior.
Saat menjalankan tugas, karyamu biasanya harus melewati pemeriksaan atau approval dari desainer senior.
Posisi ini ideal untuk mengumpulkan ilmu dan beradaptasi dengan lingkungan kerja realistis.
Posisi “desainer grafis” biasanya satu level di atas desainer junior, atau menunjukkan bahwa kamu sudah memiliki semua kualifikasi standarnya.
Desainer grafis bisa bekerja sendiri atau berkolaborasi dengan tim. Kamu menerapkan berbagai prinsip dan elemen desain untuk mendeskripsikan konsep serta ide hasil diskusi atau permintaan klien.
Sebagai desainer grafis, kamu juga bisa mendirikan agen atau bisnismu sendiri.
Posisi sebagai desainer grafis senior biasanya bisa kamu raih dalam waktu tiga hingga lima tahun, tergantung kecepatan jenjang karier.
Sebagai desainer senior, kamu akan membawahi tim berisi desainer junior.
Tugasmu biasanya melibatkan pendelegasian tugas serta kolaborasi dengan dirimu sebagai pemimpinnya.
Desainer senior biasanya juga banyak berhubungan langsung dengan klien serta bertugas menciptakan konsep desain baru.
Kamu juga biasanya bertugas mempresentasikan ide ke klien atau atasan serta mengelola proyek dalam tim.
Tugas sebagai art director jauh lebih rumit dari “sekadar” menjadi desainer grafis. Kamu mengelola tim dengan anggota dari beragam spesialis yang mampu mewujudkan konsep visualmu.
Pekerjaan art director juga melibatkan penciptaan konsep artistik segar serta memastikan bahwa tim kamu bisa mewujudkannya.
Creative director hampir mirip dengan art director. Akan tetapi, peran dan tanggung jawab creative director jauh lebih rumit.
Creative director bertanggung jawab dalam mengelola tim dengan banyak anggota, menciptakan konsep kreatif yang bisa diwujudkan tim, dan memastikan setiap hasil proyek sesuai standar dan tujuan brand.
Selain keahlian sebagai desainer, posisi ini juga mengharuskan kamu menguasai ilmu manajemen, kepemimpinan, dasar-dasar marketing, dan keuangan.
Walau terlihat menantang, profesi ini merupakan salah satu posisi terbaik untuk desainer grafis, lho.
Kamu bisa menggapai jalur karier tinggi, membentuk koneksi luas, serta menambah kompetensi.
Desainer grafis adalah profesi yang fleksibel serta memberimu kesempatan mengumpulkan berbagai keahlian. Baik keahlian kerja tim, leadership, hingga keahlian desain grafis dan editing secara teknis.
Jenjang karir graphic designer pun cukup bagus, mulai dari level junior hingga creative director.
So, tertarik mengembangkan potensi dan memulai karier sebagai desainer grafis?
Yuk, persiapkan diri kamu untuk menggapai pekerjaan impian dengan membaca berbagai informasi dan Tips Karier di situs Jobstreet by SEEK.
Setelah itu, jangan lupa perbarui profil Jobstreet kamu dan temukan lowongan kerja yang tepat.
Download aplikasi Jobstreet by SEEK di Play Store atau App Store dan nikmati kemudahan untuk mengakses informasi terbaru seputar dunia kerja hanya dalam satu genggaman saja! Semoga berhasil!