Manufaktur adalah salah satu industri yang memiliki peran krusial dalam perekonomian Indonesia. Badan Pusat Statistik menyebut industri pengolahan menyumbang 19,07% ke PDB Indonesia selama 2025.
Industri manufaktur juga termasuk sektor yang membuka peluang pekerjaan paling banyak dari berbagai latar keahlian. Mulai dari posisi entry-level seperti staf dan admin, sampai high-level seperti manager dan chief.
Seiring pesatnya kemajuan teknologi dan proses produksi, pekerjaan di industri manufaktur pun makin beragam dan menjanjikan.
Buat kamu yang tertarik untuk berkarier di bidang ini, Jobstreet by SEEK sudah menyajikan beberapa rekomendasi pekerjaan di industri manufaktur, lengkap dengan kisaran gajinya dalam artikel ini.
Yuk, kita pelajari bersama!
Melansir laman Study, manufaktur adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan bahan mentah menjadi produk siap pakai atau siap jual, baik secara langsung maupun melalui distributor ke konsumen.
Contoh perusahaan manufaktur di Indonesia adalah Unilever Indonesia, Astra International, Mayora, Indofood, dan Chandra Asri.
Dalam praktiknya, proses di sektor manufaktur umumnya melibatkan beberapa tahapan, mulai dari perencanaan, perakitan, pengujian, hingga pemasaran produk.
Produk yang dihasilkan dari olahan manufaktur pun sangat bervariasi. Bisa berupa makanan dan minuman, peralatan rumah tangga, hingga otomotif yang siap dipakai.
Bahkan, satu perusahaan manufaktur bisa menciptakan lebih dari satu jenis produk.
Data BPS mencatat, ada sekitar 30 ribuan perusahaan manufaktur di Indonesia per 2024, dari perusahaan skala kecil hingga besar.
Tak heran jika industri manufaktur pun jadi penyumbang lapangan pekerjaan terbesar untuk semua jenis keahlian dan level pengalaman.
Jadi, buat kamu yang ingin berkarier di industri manufaktur, wajib punya keterampilan yang sesuai posisi kerja, ya.
Berikut beberapa jenis pekerjaan di industri manufaktur, lengkap dengan deskripsi tugas dan kisaran gajinya.
Sebagai seorang engineer di industri manufaktur, tugas utama kamu adalah merancang sekaligus mengoptimalkan proses produksi, mesin, dan semua peralatan pabrik.
Misalnya, engineer mekanik bertugas untuk merancang dan memelihara mesin produksi.
Sementara untuk engineer listrik fokus pada bidang kelistrikan mesin dan instalasi seluruh sistem kelistrikan di pabrik.
Ada lagi engineer industri yang fokus pada efisiensi sistem produksi, manajemen supply chain, hingga pengelolaan sumber daya guna meningkatkan produktivitas pabrik.
Untuk bisa menjadi engineer di industri manufaktur, kamu harus memiliki kemampuan teknik yang mendalam sesuai dengan posisi.
Kamu juga harus memiliki keterampilan dalam CAD (Computer-Aided Design) dan problem-solving yang mumpuni.
Dengan memiliki pengalaman yang cukup, engineer bisa naik ke posisi manajerial, seperti technical director atau engineering manager.
Selain itu, kamu juga berkesempatan untuk fokus pada beberapa spesialisasi, seperti otomasi atau robotika sesuai dengan kebutuhan industri.
Sekitar Rp8 juta–Rp20 juta per bulan, tergantung pada pengalaman dan spesialisasi.
Untuk engineer yang lebih berpengalaman dan memiliki keahlian khusus, seperti desain produk, tentu gajinya bisa lebih tinggi.
Teknisi bertanggung jawab untuk menjaga kinerja mesin-mesin produksi agar tetap berfungsi dengan baik.
Untuk teknisi pemeliharaan (maintenance), tugas utamanya adalah perawatan mesin.
Sementara, untuk teknisi kontrol kualitas (quality control), tugasnya adalah untuk memastikan produk yang dihasilkan sudah memenuhi standar kualitas.
Selain itu, teknisi juga bertanggung jawab untuk segera melakukan perbaikan apabila terjadi kerusakan pada mesin maupun peralatan produksi.
Untuk menjadi teknisi pemeliharaan atau kontrol kualitas, kamu harus memiliki keterampilan mekanik, matematika, penyelesaian masalah, kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan diagnostik untuk mengidentifikasi masalah dengan cepat dan efisien.
Teknisi bisa naik jabatan menjadi supervisor teknik atau beralih ke posisi manajerial operasional apabila sudah berpengalaman dan memiliki pengalaman tertentu.
Gaji rata-rata teknisi pemeliharaan dan kontrol kualitas berkisar antara Rp2,7 juta–Rp5,4 juta per bulan tergantung perusahaan dan lokasi kerja.
Operator produksi bertugas mengoperasikan semua mesin produksi dan memastikan produksi produk berjalan dengan efisien dan sesuai standar.
Umumnya, mereka bekerja di lini produksi dan mengikuti instruksi yang telah ditentukan oleh tim manajer atau supervisor.
Untuk menjadi operator produksi, maka kamu harus bisa mengikuti prosedur operasional standar dan menguasai teknik pengoperasian mesin.
Selain itu, kamu juga harus mampu menjaga kebersihan dan keamanan di tempat kerja guna menghindari kecelakaan kerja.
Dengan memiliki pengalaman, operator produksi bisa naik ke posisi supervisor produksi atau menjadi bagian dari divisi pengembangan produk.
Namun, bagi yang memiliki keterampilan teknis dan manajerial yang baik, biasanya bisa naik ke posisi yang lebih tinggi.
Gaji rata-rata operator produksi adalah Rp4 juta–Rp5,5 juta per bulan, tergantung perusahaan, tempat kerja dan lokasi.
Supervisor produksi merupakan salah satu pekerjaan di bidang manufaktur yang cukup banyak peminatnya.
Tugas utamanya adalah mengawasi jalannya produksi di pabrik, mengelola divisi operator, dan memastikan produksi berjalan dengan lancar sesuai dengan ketentuan.
Supervisor produksi juga bertanggung jawab dalam menjaga kualitas produk dan menyelesaikan masalah dalam proses produksi.
Untuk menjadi supervisor produksi, kamu harus memiliki skills kepemimpinan, analisis, dan keterampilan dalam mengelola sumber daya produksi.
Seorang supervisor juga harus mampu menjaga semangat kerja dan mengelola konflik dalam tim agar produksi tetap berjalan dengan lancar.
Posisi ini bisa berkembang ke posisi manajer produksi atau posisi manajer lainnya sesuai dengan bidang operasional, seperti production director atau plant manager.
Gaji rata-rata supervisor produksi di Indonesia adalah Rp5 juta–Rp8 juta per bulan tergantung jenis perusahaan, skala, dan lokasi.
Quality assurance specialist bertugas dalam memastikan bahwa semua produk yang diproduksi memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan oleh perusahaan.
Mereka juga harus mengecek dan menguji produk sebelum dipasarkan.
Selain itu, QA specialist juga berkolaborasi dengan divisi produksi guna memastikan semua tahapan dalam proses produksi telah dijalankan dengan baik.
Untuk menjadi QA specialist, kamu harus memiliki kemampuan analitis yang kuat, ketelitian dalam bekerja, dan pemahaman terkait standar kualitas produk.
Kamu juga harus memiliki pemahaman yang mumpuni terkait regulasi dan standar kualitas internasional.
QA specialist yang berpengalaman bisa naik jabatan menjadi quality manager atau QC director.
Bahkan, kamu juga bisa pindah ke posisi yang lebih strategis, seperti quality assurance director.
Gaji rata-rata QA specialist mulai dari Rp3 juta–Rp5 juta per bulan untuk junior dan sekitar Rp8 juta–Rp15 juta per bulan tergantung lokasi dan skala perusahaan.
Baca Juga: Good Manufacturing Practice (GMP): Definisi, Tujuan, dan Penerapannya
HSE adalah salah satu jenis pekerjaan di industri manufaktur dengan prospek karier yang cukup menjanjikan. Namun, untuk bisa menjadi HSE, kamu wajib memiliki sertifikasi K3.
Tugas utama posisi ini adalah memastikan pabrik atau tempat produksi sudah sesuai dengan standar keselamatan dan kesehatan kerja.
HSE juga bertanggung jawab dalam menangani masalah lingkungan dan menjamin perusahaan memenuhi regulasi yang berlaku.
HSE wajib memiliki keterampilan terkait peraturan keselamatan kerja dan keterampilan dalam melakukan audit keselamatan.
Selain itu, HSE juga harus memiliki kemampuan dalam menyusun kebijakan untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja.
Posisi ini bisa naik menjadi HSE manager atau safety director apabila memiliki keahlian dalam mengelola risiko dan mitigasi bencana.
Gaji rata-rata HSE specialist adalah Rp5,5 juta–Rp7 juta per bulan tergantung pada pengalaman, industri, lokasi kerja, dan keterampilan yang dimiliki.
Pekerjaan di bidang logistik dan supply chain lebih fokus pada pengelolaan aliran bahan baku dan distribusi produk jadi ke distributor atau konsumen.
Pekerjaan ini umumnya melibatkan manajemen gudang, manajemen transportasi, dan pengelolaan inventaris.
Untuk bisa berkarier di bidang logistik dan supply chain, maka kamu harus menguasai keterampilan dalam perencanaan logistik, analisis supply chain, serta manajemen gudang.
Keterampilan komunikasi juga sangat diperlukan untuk berkoordinasi dengan pihak lain.
Bekerja di bidang logistik dan supply chain menawarkan jenjang karier yang cukup menjanjikan.
Kamu bisa menjadi logistics director atau supply chain manager apabila memiliki keahlian dalam manajemen global dan digitalisasi supply chain.
Gaji rata-rata di bidang logistik dan supply chain adalah Rp4 juta–Rp18 jutaan per bulan tergantung pada posisi, jenis perusahaan, dan lokasi.
HR adalah profesi yang paling banyak diincar dari semua profesi lainnya. Bagian HR bertanggung jawab dalam mengelola tenaga kerja di perusahaan.
Hal ini termasuk rekrutmen, pelatihan, pengelolaan kinerja SDM, dan menjamin kepatuhan terhadap peraturan ketenagakerjaan.
Untuk menjadi HR, maka kamu harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik, pemahaman terkait hukum ketenagakerjaan, analisis data, problem solving, dan keterampilan dalam mengelola konflik.
Hampir semua perusahaan membutuhkan tim HR untuk mengelola karyawan dan menjaga operasional bisnis agar berjalan lancar.
Jadi, bisa dibilang, prospek karier di bidang HR sangat terbuka dan menjanjikan.
Seiring pengalaman, kamu bisa naik jabatan dari HR staf menjadi HR supervisor, HR manager, hingga posisi strategis seperti HR Business Partner atau Head of HR.
Karyawan HR memiliki rata-rata gaji antara Rp4,5 juta–Rp7 juta per bulan tergantung posisi, jenis perusahaan, dan lokasi.
Tim penjualan dan pemasaran bertugas dalam memasarkan produk yang telah dihasilkan dan menjalin hubungan dengan distributor dan pelanggan.
Tim ini juga harus melakukan riset pasar untuk mengetahui tren dan strategi harga yang sesuai.
Untuk menjadi tim sales dan marketing, maka kamu harus memiliki pemahaman pasar, kemampuan negosiasi, komunikasi, dan kreativitas dalam menyusun strategi pemasaran.
Staff sales dan marketing memiliki potensi untuk naik jabatan menjadi marketing director atau sales manager.
Gaji rata-rata staf sales dan marketing sekitar Rp4 juta–Rp14 juta per bulan tergantung posisi, lokasi, dan perusahaan. Namun, gaji tersebut di luar bonus dan komisi, ya.
Bagian keuangan bertanggung jawab dalam mengelola anggaran perusahaan, mengontrol pengeluaran dan pemasukan, serta menyusun laporan keuangan.
Mereka juga wajib memantau cash flow dan menyusun rencana finansial perusahaan.
Pekerjaan di bidang manufaktur yang satu ini membutuhkan kemampuan akuntansi, analisis finansial, dan pengelolaan anggaran yang baik serta regulasi perpajakan.
Posisi ini bisa naik jabatan menjadi CFO atau finance manager bila memiliki pengalaman dan keahlian yang mumpuni.
Gaji rata-rata staff di divisi keuangan suatu perusahaan adalah Rp2,5 juta–Rp15 juta tergantung posisi dan jenis perusahaan.
Posisi IT di perusahaan manufaktur fokus pada pengelolaan sistem komputer, software, dan jaringan yang diperlukan dalam operasional pabrik.
Teknologi informasi juga terlibat dalam penerapan semua sistem otomasi yang meningkatkan efisiensi produksi.
Kemampuan dalam pemrograman, pemecahan masalah teknis, manajemen jaringan, dan kemampuan dalam mengintegrasikan semua bagian dalam sistem produktivitas perusahaan.
Bidang IT menawarkan prospek karier yang cemerlang karena staff yang kompeten bisa berkesempatan menjadi IT manager atau bahkan CTO.
Rata-rata gaji di divisi IT manufaktur adalah Rp5,5 juta hingga lebih dari Rp20 juta per bulan tergantung posisi, lokasi, dan jenis perusahaan.
Posisi R&D bertanggung jawab dalam melakukan penelitian atau riset guna menciptakan produk baru atau meningkatkan kualitas produk yang sudah ada.
Tim R&D juga bekerja untuk memastikan perusahaan mampu bersaing di pasar dengan merumuskan produk yang inovatif dan sesuai kebutuhan target konsumen.
Untuk berkarier di bidang R&D, maka kamu harus memiliki kemampuan riset, kreativitas dalam merancang produk, dan pengetahuan teknis tentang proses produksi dan bahan baku.
Staff R&D berkesempatan untuk mendapatkan promosi menjadi innovation director atau R&D manager.
Gaji rata-rata profesi di R&D adalah Rp4,5 juta hingga lebih dari Rp20 juta tergantung posisi dan level pengalaman.
Baca Juga: 13 Contoh Jawaban Alasan Melamar Pekerjaan saat Interview Kerja
Dari banyaknya prospek karier di atas di industri manufaktur, sektor ini sangat bisa menjadi incaran kamu untuk membangun karier yang cemerlang.
Peluang kerjanya sangat bervariasi, mulai dari engineer, operator produksi, staf admin, hingga IT.
Terkait persaingan kerja, industri manufaktur terbilang sangat terbuka untuk berbagai level pengalaman.
Bahkan, industri manufaktur tergolong “royal” dalam menerima fresh graduate atau lulusan baru, baik tanpa pengalaman maupun dengan pengalaman magang.
Dengan keterampilan yang relevan dan kemauan belajar tinggi, kamu bisa menjadi talenta berkualitas yang dibutuhkan di industri manufaktur.
Terpenting, manfaatkan setiap kesempatan untuk mengasah kemampuan agar tetap kompetitif di dunia kerja.
Yuk, persiapkan diri kamu untuk menggapai pekerjaan impian dengan membaca berbagai informasi dan Tips Karier di situs Jobstreet by SEEK.
Setelah itu, jangan lupa perbarui profil Jobstreet kamu dan temukan lowongan kerja yang tepat.
Download aplikasi Jobstreet by SEEK di Play Store atau App Store dan nikmati kemudahan untuk mengakses informasi terbaru seputar dunia kerja hanya dalam satu genggaman saja! Semoga berhasil!